
Maureen bersama Rayen menunggu Rakha datang. tiga puluh menit kemudian Rakha datang diantar sopir keluarganya. jelas diantar sopirnya, karena jika dia bawa mobil sendiri pasti tidak bisa bawa pulang mobil Rayen.
"maaf menunggu lama" sapa rayen kepada Maureen dan Rayen.
"iya gapapa, tolong bawa Rayen pulang, kasihan tuh" kata Maureen.
"iya makasih ya, udah jagain dia" sahut Rakha.
"sama sama" jawab Maureen.
Rayen yang melihat kedua sahabatnya itu bercakap cakap hanya diam tanpa menyahut sedikitpun. hingga Rakha mengajak dia berdiri dan pulang, dia berdiri ditengah tengah sebelah kiri Rakha dan disebelah kanannya Maureen. sampainya diparkiran resto mereka berpisah.. "ya udah Ray, Rak aku pulang dulu ya sudah malam," kata Maureen. "ya hati hati" jawab Rakha, tetapi rayen hanya diam saja
Rakha mengajak Rayen masuk mobil Rayen tetapi rakha yang memegang kemudi.
Maureen menjalankan mobilnya untuk pulang kerumah, sedangkan Rakha mengendarai mobil Rayen untuk mengantar Rayen pulang.
Siapa Rayen itu?
Rayen Briliyan Putra putra dari Rehan Saputra dan Kim Nana , Ayahnya asli Indonesia dan ibunya berasal dari Korea Selatan. Blesteran Indo-Korea. ayahnya seorang Presdir yang memiliki banyak perusahaan. Ibunya Seorang Desainer Perhiasan yang Terkenal.
_____________________________________
Mobil Rayen sudah memasuki gerbang Rumah Rayen , Rayen keluar dari mobil dengan wajah lesu disusul oleh Rakha. . .
Tanpa Menyapa Rakha, Rayen berlalu maduk ke dalam rumah. . .
__ADS_1
Rakha menyusul Rayen tetapi langkahnya terhenti ketika seseorang memanggil namanya .
"Rakha tunggu dulu" suara lembut itu memanggil Rakha. ternyata yang memanggil Rakha adalah Kim Nana ibu dari Rayen.
"eh tante selamat malam" kata Rakha menyapa mama Rayen sambil mencium tangannya.
"selamat malam sayang, ikut tante dulu yuk" ajak kim Nana Kepada Rakha.
"baik tante" kata Rakha sambil mengekori kim Nana.
"Rak, duduk dulu sini" kata kim Nana.
"iya tan" jawab Rakha.
"maaf om dan tante, aku tidak tahu, s
aku sudah mencoba bertanya tetapi Rayen enggan menjawab" saut Rakha menunduk.
"biasanya Rayen selalu terbuka kepadamu kenapa kali ini tidak" kata Rehan ayah Rayen.
"saya tidak tau om, tetapi mungkin saja Maureen tau semua ini?" kata Rakha lagi.
"siapa Maureen itu?" tanya Kim Nana.
"saya tidak tau tan, setahu saya Maureen itu gadis cupu yang menjadi bahan bullyan dikampus kami" jawab Rakha jujur.
__ADS_1
"oh apakah dia dari keluarga kaya" tanya. kim Nana lagi.
"saya tidak tau tan," kata Rakha.
"ya sudah jika begitu, tidur disini saja Nak" kata Rehan.
"maaf om, saya harus pulang takutnya daddy menungu saya" kata Rakha.
"oh ya sudah hati hati dijalan" sahut Rehan.
"iya om terima kasih, saya permisi" kata Rakha sambik berdiri terus melangkah pergi. . .
Rakha melihat mobil hitam milik keluarganya terparkir didepan gerbang rumah rayen, terlihat juga sang supir sedang bercakap cakap dengan penjaga gerbang rumah rayen.
"pak ayo pulang" sapa Rakha kepada supirnya. "baik tuan" kata supirnya.
"bro saya pergi dulu" pamit supir Rakha kepada penjaga gerbang rumah rayen.
"ya hati hati" jawab penjaga gerbang rumah rayen.
Rakha dan Supirnya sudah siap. mobil hita metalic itu sudah lenyap dibalik gelapnya malam.
***Hallo Sahabat, jangan lupa dukung terus karya saya like, komen dan tambahkan favorite...
salam Zepthy.Bharata***
__ADS_1