
Rakha dan Chika masuk kembali bersama seorang dokter, dokter tersebut segera memeriksa keadaan Rayen,
" tuan Rayen sudah sepenuhnya sadar, dia hanya perlu beristirahat, dan segera ambil keputusan untuk operasinya, karena jika dibiarkan akan berakibat fatal." kata Dr. itu
" operasi apa dok?" sahut Maureen.
" begini nona, kecelakaan waktu itu menyebabkan pendarahan dikepala tuan Rayen dan akibatnya terdapat gumpalan darah jika itu tidak dikeluarkan maka akan berbahaya untuk keadaan tuan Rayen" jelas Dr. itu.
" baik dok, lakukan saja yang terbaik tidak perlu khawatir soal biyaya saya yang akan menanggungnya". jawab Maureen.
" masalahnya nona, penanggung jawab pasien ini adalah Dr. William, sebaiknya anda menyuapinya bubur halus untuk memulihkan tenaga" jawab Dr. itu
" siapa Dr. William itu dok,!" tanya Azar.
" Dr. William adalah salah satu dokter umum dirumah sakit in, dia juga dokter pribadi seseorang yang memegang saham terbesar dirumah sakit ini" jelas Dr. itu.
" baiklah, dokter tolong beritahu Dr. William untuk segera kemari".
" baik akan saya sampaikan, saya permisi!"
Dokter tersebut keluar dari ruang rawat Rayen, Kim Nana dan Rehan terkejut melihat sikap Maureen, tetapi tetap berusaha tenang. Maureen menyuruh salah satu temannya membelikan semangkuk bubur untuk Rayen, Chika tidak mau keluar dengan alasan panas dll, akhirnya Azar dan Abellia yang mengalah dan keluar membelikan bubur.
Maureen berdebat dengan Rakha didepan Rayen, Kim Nana, Rehan dan tentunya Chika yang senyum-senyum melihat tinggkah Rakha.
__ADS_1
" Rak, 20 M kucabut oke!"
" Ya ga bisa gitu Reen, masa sama aku kamu itung-itungan!"
" Pilih satu Hellikopter apa 20 M"
" pilihan gila Reen, aku pilih 20 M"
" Alasannya??????"
" Buat modal usaha,buat hidupin Chika😀😀!!"
" Konyol banget sih kamu Rak, bukankah kamu punya perusahaan besar?"
" kan punya bokap, bukan punyaku!"
" tentu saja mau!!"
" sujud dikakiku aku bantu (bercanda)"
" gila kamu Reen"
" udah nih 20 M," (sambil mengambil selembar cek dari dari dalam dompet, menulis angka 20.000.000.000
__ADS_1
Gurauan mereka itu menyisakan suatu kebingungan bagi Rayen, Rehan dan Kim Nana. bagaimana tidak, dengan mudah Maureen mengeluarkan uang 20 M untuk Rakha juga berencana membelikan Helikopter yang pastinya harganya fantastis.
Ternyata diam-diam Maureen ingin menunjukkan siapa dia sebenarnya, tetapi pelan-pelan, jika terus terang mungkin akan membuat mereka Syok,.
Azar telah kembali bersama Abellia membawa dua bungkus bubur untuk Rayen dan sebotol air mineral.
Maureen menuang bubur tersebut kedalam mangkuk, dan mulai menyuapi Rayen, mereka sambil berbincang-bincang, Kim Nana sudah tidak lagi mempermasalahkan Maureen yang dekat dengan Rayen.
"Reen, sebenarnya kamu siapa, kenapa kamu dengan mudah mengeluarkan uang sebanyak itu?" tanya Rayen.
" Ray, kamu tidak perlu berfikir siapa aku, yang pastinya itu halal kok!".
" Aku tau itu halal, tapi aku jadi merasa ga pantas kamu perjuangin!".
" Ray, jangan bilang seperti itu, kamu tau aku sudah mengembangkan perusahaanku di New York!".
" lalu siapa yang mendanai pendirian perusahaan itu Reen?".
" tentu saja ayah Ray, besok ayah akan kemari kami berencana untuk membantu perusahaanmu berdiri kembali!"
" itu terlalu berlebihan Reen, aku ga pantas menerima pertolonganmu!"
" siapa bilang ini pertolongan, itu adalah transaksi bisnis Ray!"
__ADS_1
" ya terima kasih Reen!"
tak terasa bubur yang disuapkan Maureen telah habis, Maureen membantu Rayen minum air, Kim Nana dan Rehan tersenyum melihat putranya sudah lebih baik, bahkan mereka bersyukur jika Maureen berniat menyokong Perusahaan mereka.