Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Rencana 2


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu, Rayen, Rakha, Azar, Chika, Abellia, Rehan, Kim Nana dan P Doni serta Sekertaris Vino sudah berada dibandara Soekarno-Hatta, Mereka semua akan berangkat ke paris menggunakan persawat pribadi, ya mereka semua kecuali sekertaris Vino karena ia harus mengurus KSM Group saat Tito dan Maureen tidak ada ia yang menhandel semua pekerjaan.


Sekertaris Vino hanya mengantarkan P Doni dan Tito Kusuma saja, setelah mereka naik pesawat sekertaris Vino akan kembali ke perusahaan,


berbeda dengan anak cabangnya yang sampai 30-40 lantai, Gedung utama KSM Group hanya terdiri dari 12 lantai, karena itu adalah perusahaan pertama yang mampu dibangun oleh Ayah dan Ibu Maureen, ,


10.00 pesawat Mereka lepas landas, Tito asik ngobrol dengan Kim Nana dan Rehan, yang mungkin adalah calon besannya. Ya masih calon, , ,


Sedangkan Rayen duduk dimeja bersama Rakha, Azar, Abellia dan Chika,


Memang didalam pesawat keluarga Kusuma fasilitasnya sangat mewah, seperti hotel berbintang.


" Apakah kamu sudah benar-benar siap Ray, , , , ,tanya Rakha sambil membuka tutup botol anggur beralkohol rendah ditangannya, dan menuang ke 5 Gelas yang ada didepannya.


" Tentu aku sangat siap Rak, dan menurut kalian apakah Maureen masih mau menerimaku, , , , ucap Rayen sambil meraih gelas didepannya mengoyang goyangkannya.


" Saya tidak tau Ray, Maureen pernah kecewa banget sama kamu, , , , ucap Chika sambil meraih gelasnya.


" Mari kita bersulang lepaskn beban penat yang ada, rilekskn pikiran, , , ucap Azar yang langsung diangguki mereka semua.

__ADS_1


Cheeeeesss, ting, , gelas mereka berbeturan kecil kemudian pelan pelan mereka meneguk anggur merahnya dan menikmatinya,.


*********************


Di Paris Maureen dan Asisten Tina dibuat pusing oleh kelakuan Steve yang sering mengunjunginya tanpa maksud dan tujuan yang jelas.


Maureen ingin sekali memecat Steve tetapi karena kinerjanya yang baik bahkan sangat baik Maureen mengurungkan niatnya itu.


tingg, , , ponsel asisten Tina berbunyi terlihat tulisan Suami dilayar.


" Tuh suamimu chat, kamu balas dulu kesampingkan urusan Steve, , , , ucap Maureen sambil melangkah menuju Ruangannya.


Asisten Tina membuka pesan dari suaminya itu


dan melihat isinya.


📨" Rombongan Tuan Muda Rayen telah menuju Paris jaga nona Maureen, jangan sampai terjadi apa apa, jangan bilang semua ini kepadanya karena ini rahasia, love you istriku aku kerja dulu,


Asisten Tina tersenyum membaca pesan dari suaminya itu, tetapi ia berjanji sebisa mungkin akan melindungi Nona Presdirnya itu dari segala ancaman termasuk sekertaris Maureen sendiri, ya sekertaris Steve, termasuk ancaman.

__ADS_1


Entah ancaman model apa intinya Asisten Tina tidak tenang jika membiarkan Steve mendekati Maureen.


*******


Hari Berikutnya.


Rayen dan rombongan telah sampai di Paris tetapi belum menghubugi Maureen maupun asisten Tina, Mereka memilih untuk menginap disalah satu hotel pilihanTito kusuma, hotel tersebut tidak terlalu mewah tetapi begitu nyaman untuk ditempati, Rayen Azar dan Rakha satu kamar dengan sebuah ranjang king zize cukup menampung mereka bertiga, ya awalnya tito ingin memesankan merka kamar satu satu tetapi mereka memilih satu kamar saja.


Chika dan Abellia satu kamar, kamar yang cukup indah dengan balkon mengarah langsung ke menara Eiffel,


Tito memilih kamar sendiri, pak doni juga begitu sedangkan Rehan dan kim Nana berada satu kamar.


" Oke sekarang kita istirahat, dan nanti aku akan menghubungi kalian untuk membahas rencana selanjutnya, , , ucap P Doni mewakili Tito Kusuma.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2