Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Bertemunya Azar Rahardian Dan Abellia Grahamson.


__ADS_3

Maureen, Chika, Abellia, Azar dan Rayen Masuk kedalam Lift. Mereka berpas pasan saat didepan Lift.


tanpa berfikir banyak Maureen memencet angka 10. yang artinya lift itu menuju ke lantai 10. Dimana Lantai 10 Itu adalah ruangan Khusus Presdir jika Datang.


Maureen menemui sekertaris ayahnya, berharap ayahnya ada disana. Tetapi nyatanya Zonk, ayahnya tadi siang ternyata pergi melihat cabang diluar kota.


Maureen masuk saja kedalam tempat kerja ayahnya, sekertaris hanya melihatnya karena dia tau yang datang adalah putri Presdi. Sementara Chika dan yang lainnya mengikuti Maureen dari belakang.


Maureen masuk, kemudian duduk dikursi kerja ayahnya, Dia menutup wajahnya denagan kedua tangannya. Isak tangisnya pecah Abellia dan Chika mendekati Maureen, kemudian memeluk Maureen.


Sedangkan Azar dan Rakha dia melihat dari sofa tempat dimana mereka duduk...


"Rak, siapa mereka coba jelaskan?" tanya Azar yang penasaran karena melihat wanita wanita itu dengan santainya duduk di kursi Ceo.


"Zar, Yang pakai baju biru itu adalah Maureen Tirta Kusuma mantan pacar Rayen sekaligus Putri tunggal Ceo KSM Group, yang pakai baju Maroon itu cewekku Chika Suroso, sedangkan yang memakai baju perpaduan itu adalah Orang yang kamu rindukan Abellia Grahamson". "Kata Rakha menjelaskan.


"Eitz, Maureen dia itu sangat cantik dan kaya" Kata Azar.


"Benar," jawab Rakha.


"Baiklah, aku akan menghampiri Abellia" kata Azar sambil melangkah pergi, sedangkan Rakha dia juga mengikuti Azar.


"Hai Nona, Bisa saya bicara sebentar?" Sapa Azar kepada Abellia yang sedang mengelus elus punggung Maureen.

__ADS_1


"Apakah kita saling mengenal?" tanya Balik Abellia.


"Emmm,,, mungkin!" Jawab Azar.


"ya sudah, bentar ya Reen, kamu disini sama Chika dan Rakha" kata Abellia, yang dibalas anggukan oleh Maureen.


Abellia berjalan mengikuti Azar sampai kesofa.


"Maaf tuan apakah kita sudah saling mengenal sebelumnya," tanya Abellia kepada Azar.


"Tuan, apakah aku terlihat setua itu?" kata Azar menjawab.


"Hmmmmm...." jawab Abellia.


"Baiklah Perkenalkan Saya Azar Rahardian?" kata Azar sambil mengulurkan tangan.


"Mana mugkin, aku sangat mencintaimu Abellia, aku akan terus menunggumu sampai kapanpun, " kata Azar sambil mengusap kepala Abellia.


"ehemmm,,, bunyi deheman membuat mereka terkejut.


"Kamu kenapa Sih Rak, ganggu aja!" celetuk Azar.


"Hei ini sudah malam, bagaimana caranya kita mengatasi Maureen?" kata Rakha.

__ADS_1


"Astaga , Maureen gimana keadaanya, kenapa aku lupa?" kata Abellia sambil menepuk keningnya sendiri.


"Aku sudah tidak apa apa kok, bukankah masih ada harapan seblum pernikahan" kata Maureen menanggapi.


Rakha, Abellia dan Azar kaget mendengar kata kata itu, tetapi mencoba biasa biasa saja.


"Anda benar nona Maureen, aku juga tidak rela jika rayen menikah dengan wanita siluman itu" ketus Azar.


"Ya, wanita itu cuma gila harta" tambah Rakha.


"ya ya ya terserah, tapi kita harus mikir caranya pulang" sahut Chika.


"kita tidak perlu pulang, aku akan menelfon resepsionis untuk menyiapkan 2 kamar VVIP 1 untuk kita," kata Maureen.


"Terus aku tidur sama Azar gitu?" sahut Rakha .


"ya benar Rakha, aku masih membutuhkan Chika Dan Abellia" jawab Maureen.


"Baiklah," kata Rakha seolah olah mengerti maksudnya.


"Dan untukmu tuan Azar, jangan panggil aku Nona, panggil saja Maureen" kata Maureen kepada Azar.


"Baiklah Maureen, dan kamu juga jangan memanggil aku Tuan, panggil saja aku Azar" jawab Azar.

__ADS_1


********


Hallo Readers, Minta dukungannya ya dengan klik Like, Komen dan tambahkan Favorite ❤


__ADS_2