Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Back To Indonesia 1.


__ADS_3

2 minggu berlalu Maureen sudah mendapatkan izin Cutinya. Dia Pulang ke Indonesia ditemani oleh Abellia.


Maureen sudah menyiapkan diri dia sudah mantap untuk menghadiri pertunangan Rayen. Walau sedikit sesak tapi Maureen sudah menguatkan diri...


Maureen mengambil ponsellnya Mengirimkan pesan kepada Abellia.


πŸ“¨"Bell, kamu sudah siap 2 jam lagi pesawat kita berangkat. βœ”βœ”


πŸ“© "Sudah Reen, sampai jumpa dibandara.βœ”βœ”


πŸ“¨ " Ok, Abellia".βœ”βœ”


Maureen bersiap dia keluar apartemennya, menghentikan taksi dan mengatakan tujuannya ?.


"Sir, please take me to the airport (pak tolong antarkan saya ke bandara)". kata Maureen kepada Driver taksi itu.


"ok fine miss, please go up (baiklah nona, silahkan naik)" Kata sang Driver.


Maureen masuk kedalam taxi itu, sepanjang perjalanan mata Maureen menerawang jauh entah kemana, taxi yang ditumpangi Maureen sudah masuk kedalam bandar udara, ,


" we arriveed miss (kita sudah sampai nona) " kata sang Driver taxi.


"Thank you, how much it costs, sir (terima kasih, berapa ongkosnya tuan) " kata Maureen.

__ADS_1


" 15 dolars miss ( 15 dolar nona)" kata sang driver.


Maureen menyerahkan 20 dolar uang, kemudian berjalan pergi...


"the is too much miss (ini terlalu banyak nona)" kata sang Driver.


"It's okay, sir, take it for you (tidak apa apa ambillah itu untukmu)" kata Maureen.


"thank you miss, good luck to the destination (terima kasih nona, semoga selamat sampai tujuan)" kata sang Driver taxi yang langsung memutar mobilnya dan pergi. .


Maureen clingak clinguk mencari keberadaan Abellia, dari jauh terlihat Abellia melambaikan tangan kepada Maureen. Maureen berjalan mendekat kearah Abellia. .


"Sudah lama menunggu bell?" sapa Maureen kepada Abellia.


"Belum kok, baru saja nyampek!" jawab Abellia berbohong padahal dia disana sudah lebih dari setengah jam.


" Baiklah, kita naik pesawat yang mana, pasti bukan economy class ya?" kata Abellia penasaran.


"Sudahlah ayo ikut, jangan menebak nebak" jawab **Maureen.


Abellia** mengikuti Maureen, Maureen berjalan sambil menarik kopernya, begitu juga dengan Abellia. . Dari kejauhan Maureen melihat pesawat pribadi keluarganya, dan seorang laki laki paruh baya menunggunya, laki laki itu tersenyum.


"Pak Doni, udah lama nunggu?" tanya Maureen.

__ADS_1


"belum nona, mari saya bawakan kopernya" sahut Pak Doni berbohong karena pastinya dia disitu dari pesawat mulai take off menjemput Maureen kan.


"oh iya pak, kenalkan ini sahabat saya Abellia Grahamson" kata Maureen memperkenalkan Abellia.


"Abellia Om" sapa Abellia sambil mengulurkan tangan.


"Saya Doni Susono, asisten pribadi keluarga Kusuma, silahkan panggil saya Pak Doni" kata Pak Doni membalas ulurang tangan Abellia.


"baiklah pak terima kasih" kata Abellia.


"mari sekalian saya bawakan kopernya" kata pak Doni sambil meraih koper Abellia. Abellia heran bagaimana bisa Asisten pribadi menjemput sejauh ini.


"Hei Reen, kenapa asisten kamu menjemput kesini, bukankah ini jauh sekali" kata Abellia terheran heran.


"Bell, coba lihat sayap pesawat ini ada tulisan apa?" jawab Maureen santai.


"Kusuma,".jawab Abellia.


" Nah itu jawabannya Bell" kata Maureen sambil menarik Abellia masuk karena sebentar lagi pesawat take on.


"Jangan bilang ini pesawat pribadi keluargamu". kata Abellia tidak percaya.


" Itulah kenyataannya bell" jawab Maureen santai.

__ADS_1


"whattttt" Abellia kaget mendengar kata Maureen, orang yang dibilang ibuny Rayen miskin ternyata memiliki pesawat pribadi.


"kenapa?" tanya Maureen.


__ADS_2