
Rapat hari itu berjalan dengan mulus, dengan tegas Maureen memperkenalkan dirinya dan pendapatnya serta bagaimana kelanjutan perusahaan tersebut didepan para pemegang saham, para investor dan beberapa kepala staf karyawan.
Setelah selesai Maureen mohon diri diikuti oleh Steve dibelakang sedangkan asisten Tina menunggu diluar karena ia bukan staf perusahaan.
Maureen mengambil ponselnya didalam saku yang sedari tadi bergetar, entah siapa yang menelfonnya.
Bibirnya tersenyum saat mendapati seseorang yang ia rindukan menelfonnya,
" Hallo Ray, Apa kabar?, , , , , , sapa Maureen sambil tersenyum senyum sendiri.
" Harusnya aku yang bertanya seperti itu, kamu sangat sulit dihubungi membuatku khawatir saja!, , , , , Ucap Rayen disebrang sana.
" Maafkan aku Ray, tadi aku sedang meeting, jadi aku mengbaikan getar ponsellku , , , , balas Maureen sambil terus berjalan menuju ruangannya.
" Ok baiklah aku mengerti, aku cuma mau bilang hari ini aku keluar rumah sakit, , , , Ucap Rayen dari sebrang sana, dengan nada bahagiannya.
" Ya sudah kita akhiri dulu ya telefonnya, aku masih ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan, bye Rayen. Jangan lupa makan, minum dan minum obat serta banyak banyak istirahat oke, , , , , Ucap Maureen dengan nada memerintahya.
" Baik-baik nyonya Rayen, , , ,ucap Rayen dengan nada bercandanya.
" Hemm, sejak kapan aku jadi nyonya Rayen, , , balas Maureen.
" Sejak sekarang dan selamanya, , , , Balas Rayen yang langsung mematikan telefonya.
Jelas saja yang membuat hati Maureen berbunga bunga saking bahagiannya.
__ADS_1
*************
Rayen telah berkemas, hari ini ia akan keluar dari rumah sakit, wajah bahagianya jelas sekali, seutas senyum tipis selalu menghiasi wajahnya.
" Anak mama bahagia banget mau keluar rumah sakit, , , , , ucap Kim Nana saat mendekati Rayen yang telah siap.
" Iya dong ma, papa mana ma???, , , tanya Rayen sambil clingak clinguk mencari keberadaan papanya tetapi nihil Rehan tidak ada disana.
Menyadari hal itu Kim Nana merespon pertanyaan Rayen, ,
" Papa dikantor sayang, mama yang akan menemanimu pulang, , , ,
" oh, kirain ada papa ma. Kita pulang naik apa Ma?,,,,,,,
" Kita Pulang naik mobil pemberian Maureen!!, , , ,
" Papamu tadi naik mobil keluarga kusuma, kebetulan om Tito ada yang mau dibicarakan tentang perusahan dan tadi supirnya menjemput papamu, , , ,
Kim Nana tersenyum kepada Rayen, ya karena sejak kejadian yang hampir menjemput nyawa Rayen, memisahkan dari raganya beberapa saat lalu, Kim Nana meninggalkan semua pekerjaannya dan fokus merawat putra tunggalnya itu.
Rayen mulai menarik kopernya, ia sudah kelihatan sehat walau masih terasa sakit dibeberapa bagian tubuhnya,
Kim Nana memasukkan koper Rayen kedalam mobil, kemudian ia sendiri yang mengendarainya menuju kerumahnya, Karena tidak mungkin Rayen yang menyetir sebab Rayen masih dalam masa pemulihan.
*************
__ADS_1
Kini sudah pukul 19.00 waktu Paris.
Maureen dan Steve sudah siap untuk pergi kepesta makan malam, Maureen dengan gaun indahnya bersama dengan Asisten Tina yang masih dengan pakaian formalnya, cuma ganti warna yang tadinya Hitam sekarang Maroon.
Sementara Steve sudah siap dengan stelan jasnya, ia membukakan pintu belakang untuk Maureen dan Asisten Tina, , ,
Sepanjang perjalanan tidak ada sepatah katapun keluar dari mulut mereka, keheningan yang tercipta membuat Steve merasa tidak nyaman, ia memulai pembicaraan.
" Nona, beberapa investor kita menanamkan lebih banyak investasi ke perusahaan kita, dan yang lain masih berfikir, serta para pemegang saham tidak jadi menarik sahamnya detailnya telah saya kirimkan ke email asisten pribadi anda, , , , Ucap Steve sambil fokus menyetir.
" Lebih cepat dari perkiraanku baguslah, itu artinya STAR KSM Company sudah keluar dari zona bahaya, , , , ,
" Benar Nona, , , Jawab Steve.
" Kita sudah sampai nona, , , ,
Steve melanjutkan kata katanya sambil memarkirkan mobil, kemudian ia membukakan pintu untuk Maureen.
.
.
.
.
__ADS_1
.