
Dika dan Dinda sudah sampai dirumah, begitu sampai, Dinda menyimpan sebagian es krim yang merek beli tadi kedalam freezer agar tetap beku. Setelah itu Dinda kembali menghampiri Dika yang tengah duduk di kasur lantai menonton acara TV sambil menikmati eskrim yang dia beli. Lalu Dinda duduk di sebelah Dika
"Abang kok gak nungguin Dinda sih?" ucap Dinda lalu mengambil eskrim dan membuka penutupnya
"Heheh maaf sayang,," Jawab Dika
Dinda pun langsung memakan es krim miliknya dan juga menonton acara TV yang sedang di tonton Dika
Hap!
Dika yang jahil pun melahap eskrim yang akan di masukkan kedalam mulut istrinya
"Abangggg!"
Dinda melirik sebal pada Dika yang main serobot eskrim miliknya
"Minta sedikit sayangggg" Kekeh Dika
"Ini loh masihh,," tunjuk Dinda pada eskrim yang masih utuh
" Tapi enak yang ada di tangan kamu,,," Jawab Dika
"Abang ih, bisa aja" Dinda tersipu malu saat melihat tatapan Dika seolah meledakkan hatinya
Cup!
Dinda terkaget saat tiba tiba mendapat kecupan singkat di ujung bibirnya, Sontak Dinda menoleh pada Dika yang wajahnya berada sangat dekat di wajahnya
"Ada sisa coklat, maniss" Ucap Dika
"Abaa,,," Dinda tak mampu lagi melanjutkan kata katanya saat kehangatan sudah menerpa bibirnya. Sangat lembut dan menghanyutkan nya, Hingga tanpa sadar Dinda menjatuhkan kotak eskrim nya
Dika mendorong pelan Dinda hingga istrinya terbaring dengan pasrah dibawah kungkungan nya. Pergulatan indera pengecap pun semakin dalam dan semakin memabukkan. Pergerakan semakin cepat dan membangunkan gelora asmara didalam Jiwa.
Ting Tung,,
__ADS_1
Dika dan Dinda begitu kaget saat tiba tiba mendengar bel rumah mereka berbunyi. Seketika mereka langsung terpisah dan kembali duduk membenarkan pakaian mereka yang berantakan
"Ada tamu bang" ucap Dinda
"Iya,, abang buka pintunya, kamu pakai dulu hijabnya" Jawab Dika yang kemudian bangkit dan berjalan menuju ke arah pintu. Sedang Dinda segera memasang jilbab instan dan menyusul suaminya
Ceklek
Saat membuka pintu, Dika melihat ada Sierra, bersama Fatih sudah berdiri didepan pintu.
"Ayah" Ucap Fatih yang langsung berjalan memeluk ayahnya
"Fatih" Balas Dika dengan pelukannya
"Kami mau antar Fatih mas, katanya dia mau pulang kesini" ucap Sierra
"Terimakasih sudah mengantarkannya pulang" Jawab Dika
Sierra meniti tampilan Dika dari atas rambut hingga kebawah. Dilihat rambut Dika sedikit berantakan, bahkan di bibirnya ada sedikit tertinggal jejak lipstik merah, meski tidak terlalu ketara namun samar terlihat.
"Bunda" teriak Fatih saat mendengar suara bundanya
"Fatiihhhhh?!" Jawab Dinda yang langsung menerima pelukan Fatih yang begitu semangat menghampirinya
"Bunda kangen sama Fatih,," ucap Dinda
"Atih juga bunda" Jawab Fatih
Tiinnnnnn
Terdengar klakson mobil yang parkir didepan rumah, diyakini didalam mobil itu ada Gion.
"Maaf mengganggu, aku akan langsung pulang ya mas" ucap Sierra
"Oh iya, silahkan" Jawab Dika
__ADS_1
"Assalamualaikum" ucap Sierra merasa dirinya tidak akan ada peluang lagi untuk kembali bersama Dika. Sepertinya Dika benar benar sudah melupakan cinta mereka.
"Wa'alaikumsalam" Jawab Dika santai
Kemudian Sierra pergi dan Dika langsung menutup pintu rumah.
"Sayang, Bunda punya eskrim untuk Fatih" ucap Dinda yang kemudian mengajak Fatih duduk di ruang tengah
" Yeyyyy,,, atih cukaaaaa!" jawab Fatih bersorak gembira.
Kemudian mereka duduk bersama namun Fatih di buat bingung
"Bunda, kacul nya kok kotor?!" tanya Fatih saat melihat tumpahan eskrim
krik
krik
krik
Dika dan Dinda terdiam dan saling lempar pandang.
"Tadi,,, eskrimnya jatuh, bunda lupa bersihin" jawab Dinda menjelaskan pada Fatih
"Ah iya,,, tadi begitu,," Jawab Dika membenarkan
"Ohhhhh, itu bibil ayah kok melah melah?" tanya Fatih
glek!
Dika gelagepan!
.
.
__ADS_1
.