
2 bulan berlalu,,,
Dinda begitu menikmati peran barunya menjadi ibu muda. Sehari hari dia berada dirumah mengasuh satu balita dan satu bayi membuatnya merasa benar benar menjadi ibu yang sempurna. Dan sejak adiknya lahir, Fatih juga terlihat begitu senang, bahkan dia pun selalu menemani sang adik. Kondisinya juga sudah kembali pulih, meski dia belum bisa melakukan aktivitas aktivitas berat.
Masa Stop out Dinda juga masih ada 1 bulan lagi, jadi dia begitu memanfaatkan waktu untuk bersama anak anak dan suaminya. Semenjak pulang dari rumah sakit, Dika dan keluarga kecilnya tinggal dirumah kecil mereka sendiri. Sedang Dimas dan Sekar tinggal dirumah orang tua nya untuk menjaga mama.
Kesehatan mama Nadira juga semakin baik, Mama sudah bisa berjalan bahkan kini bibirnya sudah kembali normal, meski bicaranya masih sedikit lambat.
"Bunda,, adik cepeltinya pup. Bau bucuk bunda!" ucap Fatih saat melihat Abyan pipis
"Oh iya,, coba bunda periksa dulu" ucap Dinda langsung menghampiri Abyan yang dia tidurkan di atas karpet rasfur
Fatih langsung berlari ke kamar bunda lalu mengambilkan tissue basah dan juga popok untuk adiknya. Setelah itu dia kembali menghampiri bunda dan adiknya
"Maasyaa Allah, kakak baik banget,, makasih ya kak Fatih" ucap Dinda saat menerima tissue dan popok dari Fatih
"Iya bunda,,," Fatih kembali mendekat pada sang adik
"Adik pup yah,,, hihihi " Fatih mengajak ngobrol Abyan yang saat itu juga melihat ke arahnya. Dinda hanya tersenyum melihat kedua kakak beradik itu
"Kakak sayang adik?" tanya Dinda
"Iya " jawab Fatih
"Adik pasti seneng banget punya kakak Fatih,," ucap Dinda
"Assalamualaikum"
Dika baru saja pulang kerja, kemudian dia masuk kedalam rumah
"Wa'alaikumsalam,," Dinda dan Fatih menoleh ke belakang dan melihat Ayah Dika baru sampai dengan membawa plastik
"Ayah pulangggg" Fatih langsung berdiri dan berhambur memeluk Ayahnya
"Ini ayah belikan Fatih dan bunda makanan" ucap Dika memberikan plastik itu pada putranya.
"Yey,, ayah bawa makanan" ucap Fatih begitu senang
__ADS_1
Kemudian Fatih berlari ke dapur untuk mengambil piring, dan Dika menghampiri Dinda dan Abyan
"Ayah pulang,," ucap Dinda pada Abyan
"Hallo anak ayah,, ganteng,,, belom bobok ya?? " ucap Dika pada Abyan
"Iya yah,, habis pup" jawab Dinda mewakili baby Abyan
"Resto nya rame ya bang?" tanya Dinda
"Iya,, tadi habis dari kampus abang langsung ke resto. Jadi pulangnya malem,, maaf ya,, abang jadi ninggalin kamu sendiri" ucap Dika merasa bersalah pada isterinya.
"Gak papa, kan ada Abyan dan Fatih yang nemenin Dinda. Dan juga di depan juga rame orang beli. Jadi Dinda gak ngerasa kesepian,," Jawab Dinda dengan tersenyum
"Terima kasih sudah menjadi istri dan ibu yang baik untuk abang dan anak anak" ucap Dika mengusap lembut pipi istrinya
"Dinda mencintai abang dan anak anak kita, tidak perlu berterima kasih karena Dinda melakukannya dengan penuh cinta" jawab Dinda dengan tersenyum
Dika mengangsur mendekatkan wajahnya ingin mengecup bibir yang sudah berkata begitu manis itu, namun baru akan menggapainya, Terdengar suara Fatih yang baru kembali dari dapur
"Ayahhhh" teriak Fatih
"Fatih,,, malem malem jangan teriak sayang, adik kaget nanti" ucap Dika dan Fatih terkekeh saja
"Maaf" Jawabnya
Kemudian Dinda memindahkan makanan yang di belikan Dika untuk mereka ke dalam piring, ternyata roti bakar keju coklat kesukaan Fatih dan Dinda. Tidak menunggu lama mereka pun menikmati makanan itu bersama.
Di tempat lain,,,
Dimas yang baru saja pulang kerumah langsung menuju ke kamar nya untuk membersihkan diri. Saat dia masuk, Dimas melihat Sekar yang baru saja keluar dari kamar mandi
"Sayang,,," Ucap Dimas saat masuk dan menghampiri istrinya
"Pasti capek banget ya?" ucap Sekar saat Dimas menjatuhkan wajahnya di pundaknya dengan tangan sudah melingkar posesif di pinggang rampingnya
"Iy,, tapi aku seneng, Bab IV ku sudah di ACC! makasihhh yah sayangkuuuuuuuu!" Dimas begitu senang dan menghujani istrinya dengan sejuta kecupan
__ADS_1
Sekar pun terkekeh merasakan bagaimana gemasnya Dimas pada dirinya
"Aku punya kejutan buat kamu!" ucap Sekar dan langsung menghentikan kegilaan Dimas
"Kejutan? apa?" tanya Dimas penasaran
"Tutup dulu dong matanya!" Ucap Sekar dengan melepas pelukan Dimas
"Tapi kamu jangan kabur ya!" jawab nya
"Iya,,, diam di tempat!"
Sekar berjalan cepat menuju ke meja riasnya. Disana dia mengambil sebuah kotak persegi panjang kecil dan akan memberikannya pada Dimas
"Sekarang buka mata" ucap Sekar dan Dimas membuka mata.
"Apa ini sayang?" tanya Dimas
"Buka deh" Ucap Sekar
Dengan rasa penasaran tinggi, Dimas segera membuka kotak itu dan betapa terkejutnya dia saat melihat isinya
"Hah? kamu hamil sayang?!" Dimas bertanya seolah tidak percaya
"Ya! kamu akan menjadi ayah!" Jawab Sekar dengan berkaca kaca
"Alhamdulilaaaaahhhhhhhhh!" Dimas memeluk Sekar dengan begitu erat, diangkatnya istrinya itu dan Dimas berputar beberapa kali karena begitu senangnya
"Yess! Aku akan jadi papa muda! Terima kasih cintaaaa!"
.
.
.
__ADS_1
.
Akhirnyaaaaaaa yah, perjuangan kalian setiap malam gak sia sia 😍