
rumah shinta
"ni anak tidur apa gimana sih? lama banget" ucap jannah yang mulai bosan menonton TV
"ah gue susulin aja deh" ucap jannah sambil mematikan TV dan naik ke lantai atas untuk menuju kamar shinta
tok tok!
"shin, ini gue" ucap jannah di depan pintu kamar
"masuk aja" ucap shinta
"kenapa?" tanya shinta saat melihat jannah masuk dan mendekat ke arahnya
"lagi ngapain?" tanya jannah yang melihat shinta sedang bermain main dengan benda elektronik layar kotak
"oh ini lagi nge cek pengeluaran sama pemasukan cafe" jawab shinta sambil memandang laptopnya
"masih lama?" tanya jannah
"bentar lagi, emang kenapa?" tanya shinta
"temenin gue pergi yuk" ajak jannah
"ke mana?" tanya shinta
"ke showroom mobil" ucap jannah
"ngapain?" tanya shinta
"mau nyolong mobil" ucap jannah
"astaga.. istigfar jan, dosa loh" ucap shinta kaget
"ihh yakali gue nyolong, gue tuh mau beli mobil karena di sini juga belum ada kendaraan kan" ucap jannah
"ooh, gue juga mau beli kok, lo kan bisa berangkat bersama gue karena tempat kerja kita juga sama, kenapa mau beli? apa gak sebaiknya ditabung dahulu uangnya? trus rumah lo yang di renovasi itu gimana?" tanya shinta
"alhamdulillah gue lagi punya rezeki lebih nih, biaya renovasi rumah juga udah gue bayar penuh, makanya sekarang mau gue pakek buat beli mobil, kan gak mungkin kita ke mana mana selalu berdua, trus biar gak bingung kalau kita lagi beda shift kerja" ucap jannah
"ohh gitu, yaudah kita pergi setelah shalat asar ya, udah waktunya nih" ucap shinta
"iya" ucap jannah
"lo ambil wudhu duluan, nanti gue wudhu setelah lo" ucap shinta
"oke" ucap jannah menuju kamar mandi untuk wudhu
Skip setelah sholat__
"udah siap pergi?" tanya jannah
"udah nih, yuk kebawah" ajak shinta dan mereka langsung turun ke bawah
"lo pesen taksi online dulu jan, gue mau pamit ke bibi" ucap shinta
"oke" balas jannah
"bi.. saya sama jannah mau keluar dulu, kalau bibi mau pulang ya pulang aja, jangan nungguin saya, takut lama soalnya bi" ucap shinta karena bi asti hanya bekerja sampai sore hari
"iya non, nanti saya pulang setelah non keluar" ucap bi asti
"yaudah bi, saya keluar dulu, assalamu'alaikum" pamit shinta
"waalaikumsalam non" ucap bi asti
kemudian shinta menghampiri jannah yang sedang duduk menunggu taksi di teras rumah
"udah sampai belum jan?" tanya shinta sambil duduk di samping jannah
__ADS_1
"belum, bentar lagi nih" jawab jannah
beberapa menit kemudian
"ehh shin, udah nyampe, katanya di depan gerbang" ucap jannah sambil berdiri
"yaudah yuk" ajak shinta
skip sampai showroom______
"bagus bagus, jadi bingung kan pilih yang mana" ucap jannah
"iya emang bagus" ucap shinta
dan setelah beberapa jam memilih, mereka akhirnya menetapkan pilihan masing masing.
saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang
"shin, lo beli 2 mobil?" tanya jannah
"iya" jawab shinta
"buat apaan?" tanya jannah
"yang satu mobil pribadi gue, dan yang satunya buat kalau lagi keluar kota ya kita pake mobil itu" ucap shinta
"ooh" jawab jannah
"nah, mobil itu tadi juga buat kalau kita lagi perlu bawa banyak barang, kan jadi muat tuh" ucap shinta
"iya juga sih, muat banyak bagasinya" ucap jannah membenarkan sambil terkekeh
"itu tau" ucap shinta
"dikirim besok ya mobilnya?" tanya jannah
"iya, kita kan lusa udah masuk kerja, jadi udah bisa dipake deh" ucap shinta
Skip sampai rumah_____
"eh jan, kita mandi dahulu, trus beres beres, kan belum sempat beres beres pakaian tadi" ucap shinta sambil menunjuk koper yang agak berserakan
"oke" jawab jannah
"jan gue mandi bentar, oh ya kamar lo ada di atas, sebelahan sama kamar gue" ucap shinta sambil berjalan menuju tangga
"oke, buruan mandinya, gue mandi di bawah aja, habis itu kita shalat" ucap jannah yang menuju kamar mandi bawah
"oke" jawab shinta
Skip setelah mandi juga sholat___
saat ini mereka sedang berada di ruang keluarga karena koper mereka ada di sana
"aduh, berat juga ni koper gue" ucap jannah sambil berusaha membawa kopernya ke arah tangga
"sini gue bantuin, kita angkat sama sama" ucap shinta sambil berjalan menuju tangga, dan ketika sampai di depan
"sini jan" ucap shinta
"oke" ucap jannah sambil menarik kopernya
dan setelah beberapa menit, koper itu sudah berhasil dibawa ke kamar jannah
"jan, gue tinggal dulu, mau ngangkat koper" ucap shinta berjalan menuju pintu kamar jannah untuk keluar
"eh gue bantuin ya" ucap jannah mau berdiri
"gak perlu, gue bisa kok, lebih baik beresin aja koper lo" ucap shinta menolak
__ADS_1
"beneran nih?" tanya jannah
"iya beneran, yaudah gue turun dulu" ucap shinta keluar dari kamar jannah
satu jam kemudian, mereka berdua selesai beres beres
tok tok tok!
"shin" panggil jannah di depan pintu kamar shinta
"masuk" ucap shinta yang baru selesai menata baju di walk in closed
"shin, gue laper" ucap jannah
"di bawah udah ada makanan jan, lo mau makan sekarang atau shalat dulu?" tanya shinta
"shalat aja deh, biar gak ada tanggungan" jawab jannah
"oke" jawab shinta
skip selesai sholat____
"wah, ada banyak lauk nya shin" ucap jannah sambil duduk di kursi meja makan dan menatap makanan di depannya
"iya, yaudah yuk makan" jawab shinta
"siappp" ucap jannah semangat 45
"shin, gue masih penasaran" ucap jannah
"apaan?" tanya shinta
"soal ajudan lo yang pindah tugas kesini" ucap jannah di sela sela makannga
"jangan di pikirin, kalau makan tuh harus diem, gak boleh sambil ngomong" ucap shinta mengalihkan pembicaraan
"iya iya" ucap jannah
*kayaknya ada yang ditutupi shinta dari gue* batin jannah
*gak mungkin kan gue bilang ke jannah soal ajudan yang mau ngelatih gue* batin shinta
skip selesai makan
ruang keluarga___
"video call lala yuk" ajak shinta dan mengambil ponselnya untuk video call laila
"boleh tuh" ucap jannah, dan setelah panggilan video call terhubung
"assalamu'alaikum lala" ucap shinta
"waalaikumsalam" jawab lala
"gimana keadaan lo?" tanya jannah
"gue baik baik aja kok" ucap laila
"trus kapan pulang?" tanya shinta
"gak tau gue, tetapi pasti gue pulang, gimana keadaan kalian berdua?" tanya laila
"kita.. " belum sempat shinta menyelesaikan ucapannya, tiba tiba ada suara laki laki dari telepon laila
"lila" panggil laki laki itu
BERSAMBUNG
________________________________
__ADS_1
Tinggalkan like, komen, vote ya kakak❤
Terima kasih🙏🤗