Hanya Kamu Seorang!

Hanya Kamu Seorang!
23.Hari pertama


__ADS_3

"kamu gak takut telat?" tanya shinta


"enggak lah, ayo kalian buruan masuk" ucap ajudan sambil masuk ke mobil nya


"iya" ucap shinta dan jannah secara bersamaan dan masuk ke mobil ajudan


Skip___


sampai rumah sakit


"aku turun dulu" ucap shinta sambil turun dari mobil, dan diikuti jannah


"nanti pulangnya aku jemput ya" ucap ajudan


"jangan, aku bisa pulang sendiri" ucap shinta


"tapi-" ucap ajudan belum selesai


"aku udah gede, bye" ucap shinta dan masuk ke dalam rumah sakit di ikuti jannah


Skip____


"shin, ini kita ke bagian informan dahulu kan?" tanya jannah


"iya lah, masa' main nyelonong masuk ke bagian farmasi" Jawab shinta jutek dan mereka langsung menuju ke bagian informasi rumah sakit


"permisi" ucap jannah


"oh iya, ada yang bisa saya bantu?" Ucap petugas di situ


"kami di terima kerja di sini, tepatnya di bagian farmasi, apa anda bisa mengantar kami?" tanya jannah


"oh jadi kalian dua karyawan baru yang diterima kemarin?" tanya petugas itu


"Iya, benar" Jawab jannah


"baik, mari saya antar kesana" ucap petugas itu dan mengantarkan shinta juga jannah ke bagian farmasi


Skip______


Saat ini mereka sedang berada di ruang farmasi, yang di depan mereka ada meja panjang untuk para apoteker di rumah sakit


"perhatian semuanya, di sini ada anggota baru yang akan bergabung dengan kalian, tepatnya di unit perencanaan dan pelaporan, silakan perkenalkan diri kalian masing masing" Ucap petugas itu sambil menatap ke arah jannah juga shinta


"perkenalkan semuanya, saya yatimatul jannah, biasa dipanggil jannah, semoga kita bisa menjadi rekan kerja yang baik, mohon bantuannya" Ucap jannah ramah sambil tersenyum


"perkenalkan, saya shinta putri askara, biasa dipanggil shinta, semoga kita bisa berteman dengan baik, dan mohon kerja sama nya" ucap shinta dengan tersenyum tipis


"baik, semua sudah tau namanya bukan?, nah kalian silakan duduk di sana" ucap petugaa itu sambil menunjuk dua kursi kosong di meja


"baik" ucap jannah juga shinta bersamaan


"kalian harus bisa bekerja sama dengan baik, kalau begitu saya permisi" ucap petugas itu sambil meninggalkan ruangan farmasi


"hai shin, jan" sapa salah satu orang di sana


"hai" balas shinta


"hai juga" balas jannah


"oh iya, kenalin aku sela, ini dara, itu monik, itu adit dan satunya lagi bagas" ucap sela mengenalkan satu persatu temannya


"salam kenal" ucap jannah juga shinta


"salam kenal juga, jangan sungkan kalau butuh bantuan ya" ucap adit

__ADS_1


"iya, anggap aja kita teman yang udah akrab" timpal bagas


"iya, terima kasih" ucap jannah


"terima kasih" ucap shinta


"oh iya, apa kalian udah tau apa kerjaan pertama kalian?" tanya sela


"kami tau, kami pernah bekerja di rumah sakit ,tapi kami juga masih perlu bimbingan kalian" jawab jannah


"baiklah, kalau ada yang tidak di mengerti, langsung tanyakan saja" ucap sela


"baik" ucap shinta juga jannah


dan mereka pun fokus dengan pekerjaan masing masing, kadang juga saling bercanda ketika sedang suntuk


Jam 12 siang


"guys, ini udah waktunya makan siang, makan siang bereng di kantin yuk" ajak dara dan semua pun berjalan menuju pintu keluar kecuali jannah juga shinta


"loh kalian gak ikut?" tannya sela yang melihat jannah juga shinta masih diam di meja mereka


"duluan aja" ucap shinta


"kenapa?" tanya sela


"kalian duluan aja, bentar lagi kita nyusul kesana kok" Ucap jannah


"oh, yaudah" Ucap sela dan semua orang pun pergi menuju kantin rumah sakit


"shalat dulu jan" ajak shinta dengan nada datar


"oke" Jawab jannah


selesai salat, mereka berdua menuju ke kantin rumah sakit untuk makan siang


"mau pesen apa shin?" tanya jannah


"sama in aja" ucap shinta malas sambil duduk di salah satu kursi


"yaudah aku pesen dulu" ucap jannah yang di angguki shinta


"nih shin, makanannya" ucap jannah setelah beberapa menit mengantri


"masih ngambek karena tadi malam?" tanya jannah sambil duduk namun tidak ada jawaban dari shinta, akhirnya mereka pun makan dengan hikmat


namun tiba tiba ada dua orang yang duduk di depan mereka


brakkk!!


"hai jan, shin" sapa salah satu orang itu sambil menggebrak meja yang mengagetkan shinta juga jannah


"allohu akbar" ucap shinta sambil mengelus dada nya


"astaghfirullah" ucap jannah


"kalian kaget ya?" tanya orang itu


"ya iyalah ndra" jawab jannah, ya orang itu adalah rendra


"bikin jantungan" ucap shinta sambil menggelengkan kepala


"hehe ya maaf" ucap rendra


"kalian ngapain di sini?" tanya jannah pada rendra juga reyhan

__ADS_1


"kan emang aku kerja di sini, kamu lupa ya?" tanya rendra


"oh iya ya, aku lupa" ucap jannah terkekeh


"itu shinta kenapa mukanya ditekuk?" tanya rendra


"lagi ngambek" jawab jannah


"ngambek kenapa?" tanya reyhan tiba tiba


"ciee peduli banget" ucap rendra yang tidak dihiraukan oleh reyhan


"kemarin malam shinta ketahuan sama mama nya kalau dia sempat dirawat di rumah sakit, trus mama nya bikin perjanjian sama shinta, duh mau ketawa kalau ingat kejadian semalam" ucap jannah sambil terkekeh geli


"diem deh" ucapp shinta jutek


"tuh kan masih ngambek, maafin gue lah shin" ucap jannah


"gue tuh ngambek bukan karena lo bilang sama mama, tapi karena perjanjian yang terakhir itu loh" ucap shinta malas


"perjanjian apa?" Tanya reyhan


"perjanjian-" ucap jannah belum selesai dan dipotong oleh shinta


"au ah, aku balik dulu bye" pamit shinta berdiri dari kursi dan meninggalkan jannah


"shin, tungguin dong" ucap jannah berdiri dari duduknya


"aku pergi dulu ya, bye" pamit jannah


"iya" Jawab rendra


setelah shinta dan jannah pergi


"apa shinta belum tau siapa lo sebenarnya?" tanya rendra


"belum, nanti juga dia bakal tau" jawab reyhan


"nanti kapan?" tanya rendra


"sebelum pulang kerja, dan gue yakin dia bukan perempuan gila harta" jawab reyhan dan terseyum tipis


sedangkan di meja sela dkk


"sel" panggil dara


"kenpa?" jawab sela


"itu shinta sama jannah kok bisa ya, makan satu meja sama pak direktur?" tanya dara


"mungkin cuman kebetulan, udahlah jangan mikir yang aneh aneh" ucap sela


*gue yang kerja bertahun tahun di sini aja gak pernah bisa makan satu meja sama pak direktur* batin dara merasa iri


BERSAMBUNG


____________________________


AYO LIKE, KOMEN, VOTE DONG!🙈


KAKAK KAKAK SEMUANYA💭💞


(biar aku gak nangis😭, canda😂)


TERIMA KASIH🙏✨

__ADS_1


__ADS_2