
pagi di rumah laila_______________
tadi setelah salat subuh bareng, sekarang mereka sedang rebahan di atas kasur sambil memainkan ponsel masing masing
"eh guys, kalian masuk kerja mulai kapan?" tanya laila
"emm kapan shin?" tanya jannah
"satu minggu lagi kita masuk kerja, emang kenapa?" tanya shinta
"besok liburan yuk" ajak laila
"ke mana?" tanya jannah
"ke australia aja gimana? kalian mau kan?" tanya laila
"gue mau mau aja, yang penting dapet izin sama mama papanya lala" ucap shinta
"gue ikut ikut aja lah" ucap jannah
"oke, nanti setelah sarapan gue bilang dahulu sama mama papa, pasti dibolehin" ucap laila
tok tok tok! (bunyi pintu diketuk)
"non, mari turun.. sudah waktunya sarapan" ucap bibi
"iya bi" ucap shinta,jannah, juga laila
mereka bertiga pun turun untuk sarapan bersama
skip setelah makan____________________
"ma, pa lala mau minta izin buat pergi liburan" ucap laila
"ke mana dek?" tanya kedua kakak laila
"liburan ke mana?" tanya papa laila
"ke australia pa, kak, perginya bareng shinta sama jannah kok pah, boleh ya?" ucap laila
"kalau mama terserah papa kamu" ucap mama laila
"boleh ya pah" ucap laila
"yaudah boleh, tapi harus hati di mana pun kalian berada" ucap papa laila
"oke pah" ucap laila
"baik om" ucap shinta dan jannah
mereka bertiga pun bergegas masuk ke kamar laila, memesan tiket untuk besok pagi, juga menyiapkan barang barang yang akan dibawa
Skip keesokan harinya_____________
setelah kemarin selesai mengemasi barang masing masing, sekarang mereka sedang bersiap siap berangkat ke bandara
"udah selesai siap siapnya?" tanya laila
"udah" ucap shinta dan jannah
"yaudah langsung berangkat aja yuk, biar gak telat" ucap laika
"gasss" ucap shinta dan jannah, mereka bertiga pun turun ke bawah
"kalian udah siap dek?" tanya mama laila
"udah ma" jawab laila
"udah tante" jawab shinta dan jannah
"yaudah, kalian hati hati ya, maaf papa sama mama gak bisa nganterin kalian" ucap papa laila
"gak papa kok pa, lala kan udah gede" ucap laila
"gak papa om" ucap shinta dan jannah
setelah berpamitan, mereka pun masuk ke mobil dan menuju ke bandara, di antar oleh sopir keluarga laila
Skip sampai Bandara Halim Perdana Kusuma___________
"eh langsung check-in atau ke cafe dahulu beli minuman?" tanya laila
"langsung check-in aja lah, pegel nih bawa trolley kopernya berat" ucap jannah
"iya langsung check-in aja, nanti di dalem pesawat juga ada air minum" ucap shinta
"yaudah yuk" ajak laila
setelah itu, mereka langsung masuk pesawat dan take off jam 10:00 pagi, karena perjalanan non stop tanpa transit, jadi perjalanan mereka akan menghabiskan waktu 16 jam 30 menit
Skip Bandara Udara Melbourne____________
02:30 malam
mereka berjalan beriringan sambil membawa koper masing masing
"eh kita ke cafe itu dulu yuk, sebelum ke hotel" ajak jannah sambil menunjuk cafe yang masih buka
"boleh" ucap laila
"15 menit aja" ucap shinta
Skip Cafe______________
mereka memesan minuman masing masing dan menikmatinya sambil istirahat karena perjalanan mereka sangat melelahkan
"habis ini langsung ke hotel aja ya, capaek gue" ucap laila
"iya gue juga capek, makanya kalian cepet habisin minumannya, kalo gak cepet gue tinggal duluan nih" ancam shinta
"iya ih bentar" ucap laila
"tau shin, bentar napa" ucap jannah sambil menghabiskan minumannya
5 menit kemudian
"kalian lama ih, bye~" ucap shinta sambil berdiri dan keluar dari cafe,
jannah dan laila yang melihat shinta keluar pun jadi buru buru mengambil koper, membayar tagihan dan mengejar shinta
"shin, tunggu.... " teriak laila saat dia sudah keluar cafe
"tungguin shin" ucap jannah
"yaudah ayoo" ucap shinta sambil memelankan langkah kakinya
"gak sabaran lo" ucap laila kesal
"ya gue capek maemunah, 16 jam lebih di dalem pesawat terus, gue pengen tidur di kasur nih, badan gue udah lengket, trus di sini juga dingin tau" omel shinta
"iya maaf deh" ucap laila
"hmm" balas shinta
kemudian setelah mmasukkan barang ke bagasi, mereka masuk ke mobil yang memang di sediakan hotel mereka untuk menjemput di bandara
Skip hotel_______________________________________
akhirnya mereka masuk ke kamar hotel, ya mereka hanya memesan satu kamar dengan kasur king size, itu cukup untuk badan mereka bertiga, setelah membersihkan badan, shinta dan jannah langsung menuju ke kasur untuk merebahkan tubuhnya, sedangkan laila? dia masih di kamar mandi
saat shinta dan jannah hampir memejamkan mata, tiba tiba saja terdengar suara teriakan laila
"Aaaaaaaaaaa!!!!" teriak laila yang sontak saja membuat jannah dan shinta kaget sekaligus batal masuk ke alam mimpi, jannah dan shinta pun menghampiri laila yang hanya memakai kimono mandi
"ada apa sih teriak teriak?" tanya shinta saat dia sudah berada di depan laila
"apaan sih teriak teriak? untung ni kamar hotel kedap suara, kalo tidak ya pasti penghuni kamar sebelah jadi budek gara gara teriakan lo" ucap jannah
"kalian ih, coba liat ini" ucap laila sambil menunjuk kopernya
__ADS_1
"kenapa sih? koper koper lu juga masa' kita yang harus nge cek" ucap shinta
"apaan sih la?" tanya jannah
"ya makanya kalian lihat dulu nih, cepetan!" teriak laila
"iya" ucap jannah dan shinta
begitu membuka kopernya, mereka berdua terkejut dengan isinya
"what? ngapain lo bawa bawa baju cowok?" tanya shinta kaget setelah melihat isi koper di sana bahwa hanya ada baju laki laki, juga beberapa boxer
"la, lo gila ya bawa barang ginian?" ucap jannah sambil menggelengkan kepalanya
"kalian jahat banget nuduh gue sembarangan" ucap laila kesal
"lha trus? " ucap shinta meminta penjelasan
"koper gue ketukar tauk" jawab laila
"kok bisa?" tanya jannah
"bentar bentar, gue inget inget dahulu" ucap laila
3 menit kemudian dia pun ingat kalau kopernya tertukar saat di cafe tadi
"gara gara shinta nih" ucap laila kesal
"lah kok gue?" tanya shinta
"ya iyalah gara gara lo, tadi pas di cafe, disamping kita tuh ada laki laki yang duduk sambil bawa koper biru, sama kayak punya gue, tetapi pas shinta mau pergi duluan, gue jadi buru buru trus salah ambil koper" ucap laila masih dengan nada kesal
"ohh" jawab shinta yang hanya ber 'oh' ria tanpa rasa dosa
"trus gimana?" tanya jannah
"ya dibalikin" jawab shinta enteng
"caranya?" tanya laila
"hufttt,, cek aja di dalam kopernya, siapa tau ada paspor, visa atau apalah yang penting informasi pemilik ni koper" ucap shinta
"oh iya ya" ucap laila cengengesan
dan setelah mengecek koper tersebut, mereka menemukan sebuah paspor juga kartu nama
"nih ada kartu nama sama paspor" ucap laila
"yaudah hubungi aja nomernya" ucap shinta
laila pun memandangi kartu nama itu
*andrew william* batin laila, lalu laila pun menghubuni nomor yang tertera disitu dan men loudspeaker agar sahabat nya itu bisa mendengarnya
"halo, apa benar ini dengan andrew william?" (bahasa Inggris guys) tanya laila
"iya benar ini andrew william, maaf ini siapa?" tanya andrew yang berbahasa Inggris juga
"sepertinya koper kita tertukar, saya pemilik koper yang kamu bawa, dan koper kamu juga ada di saya" jawab laila
"ohh, apakah sekarang kita bisa bertemu sebentar untuk menukar koper kita?" tanya andrew
"bisa, kita bertemu di cafe xxx aja gimana?" ucap laila
"baik" jawab andrew dan tit! telepon dimatikan
"gaes, ikut gue balikin ni koper" ucap laila
"gak mau gue capek" ucap shinta sambil mau berjalan ke arah kasur
"no! ni ketukar juga gara gara lo, jadi lo wajib ikut" jawab laila
"yaudah iya, gue ganti baju dulu" ucap shinta sambil menghentakkan kakinya karena kesal
saat jannah ingin merebahkan dirinya ke kasur, laila langsung menghentikannya
"eitss lo mau ke mana?" tanya laila
"apa sih la?" tanya jannah dengan kesal
"lo juga harus ikut" ucap laila
"gak mau ah" jawab jannah
"no, lo harus ikut, sana ganti baju dahulu" ucap laila sambil mendorong jannah menuju walk in kloset
"ihh, kok jadi gue yang ikutan" ucap jannah kesal sambil mengambil baju
15 menit kemudian, tiga cewek serangkai itu pun selesai siap siap
"yuk" ajak laila
"hmmm" jawab shinta dan jannah dengan malas
15 menit kemudian, mereka sampai di cafe
parkiran______________
"yuk turun" ucap laila sambil turun dari mobil dan membawa koper miliki andrew
"gak mau" ucap laila dan shinta barengan
"kenapa?" tanya laila
"pliss biarin gue di mobil aja, gue capek beneran, sama jannah aja ya la" ucap shinta sambil memejamkan matanya
"gue juga capek, lo aja lah yang balikin, kita tunggu di sini" ucap jannah
"kok gitu" ucap laila kesal
"lo kan bilang kalo lo tuh udah gede, masa' balikin koper ke dalem aja nyasar, gak mungkin kan" ucap jannah enteng
"iya udah gue sendirian aja" ucap laila kesal dan berjalan masuk ke cafe
Skip dalam cafe__________________
seorang pria sedang duduk di salah satu meja cafe seperti sedang menunggu seseorang, ya orang itu adalah Andrew
*ganteng ih* batin laila saat melihat andrew
"halo" ucap laila tersenyum sambil duduk di depan andrew
"oh halo" balas andrew
"saya laila, maaf ini koper milik kamu" ucap laila berbahasa Inggris
"oh iya terima kasih, dan ini koper milik kamu" ucap andrew berbahasa inggris juga dan sambil menyerahkan koper laila
"terima kasih" ucap laila berbahasa Inggris
"apa kamu orang Indonesia?" tanya andrew berbahasa Inggris
laila yang mendengar pertanyaan dari andrew cukup kaget
*kok dia tau?* batin laila
"iya, aku orang indonesia, kesini sedang liburan dengan sahabat ku" ucap laila berbahasa indonesia dengan tersenyum lebar
"oh.. " ucap andrew
saat laila ingin kembali bertanya darimana andrew tau kalau dia orang Indonesia, tetapi ponselnya keduluan berdering, tertera nama 'shinta bawel❤' sebagai penelfon
"kenapa shin?" tanya laila
"lo balikin koper apa nonton sepak bola? lama banget woi, ini gue udah nungguin dari tadi" ucap shinta di telepon
"iya maaf, bentar lagi gue keluar, jangan tinggalin gue sendiri loh ya" ucap laila
"iya buruan, kalau gak cepet ya gue tinggal" ancam shinta
__ADS_1
"iya bawel" ucap laila dan memutuskan sambungan telfonnya
"maaf saya harus pergi" ucap laila pada andrew
"iya tidak apa apa, hati hati" ucap andrew dan dibalas senyum serta anggukan oleh laila
setelah laila pergi sambil membawa kopernya
*cantik, kok bisa aku bilang hati hati sama dia* batin andrew sambil menggelengkan kepalanya
parkiran cafe___________________
laila langsung masuk ke mobil setelah menaruh kopernya di bagasi
"lama banget lo" ucap shinta
"iya, bisa bisa kita jamuran nih gara gara nungguin lo" ucap jannah
"kalian gak tau sih kalo orang pemilik kopernya ganteng banget, bisa buat cuci mata" ucap laila sambil membayangkan wajah andrew
"gak minat sama yang ganteng" ucap shinta singkat
"siapa juga sih yang nawarin ke lo shin?, lagian lo kan anti banget sama laki laki, jangan jangan gak normal ya lo?" ucap laila
"sembarangan lo kalo ngomong" ucap shinta sambil menoyor kepala laila
"lo mah kebiasaan la..la" ucap jannah
"udah ayo pulang" ajak shinta yang mulai jengah
Skip kamar hotel________________________
shinta sedang duduk di sofa sambil membuka laptop, jannah dan laila sedang rebahan di kasur
"katanya mau cepet cepet sampek hotel, ehh giliran udah nyampek malah sibuk sama benda layar kotak" sindir laila untuk shinta
"tau tuh" ucap jannah
"kalian gak liat ini jam berapa?" tanya shinta
"enggak" jawab laila dan jannah
"tuhhh" ucap shinta sambil menunjuk jam dinding dengan dagunya
"emang kenapa?" tanya laila setelah melihat jam dinding, sedangkan jannah?dia langsung mengerti maksud shinta
"sekarang udah jam 04:40, bentar lagi jam 05:32 tuh waktu salat subuh di sini, kalau gue tidur duluan ntar malah subuh kesiangan"ucap shinta menjelaskan
"oh" ucap laila hanya ber'oh'ria
waktu subuh pun tiba, mereka salat bersama dan setelah salat, mereka bertiga langsung beranjak istirahat di kasur untuk masuk ke alam mimpi masing masing
Skip
jam 1 siang mereka bertiga baru bangun, karena kelelahan jadinya mereka juga melewatkan sarapan pagi
"hoamm" shinta menguap dan berusaha mengumpulkan nyawa nya, bertapa terkejutnya dia saat melihat jam dinding sudah jam 1 siang
"la, jan bangun" ucap shinta
"ihh ayo bangun" ucapnya lagi sambil menggoyangkan badan laila dan jannah
"kenaapa shin?" tanya jannah
"tau ih, masih pagi juga" ucap laila
"lo bilang pagi? coba sekarang bangun trus lihat jam deh" ucap shinta kepada laila juga jannah yang masih mengumpulkan nyawanya langsung melihat ke arah jam
"astagaa, kesiangan" ucap jannah
"lo kok gak bangunin dari tadi sih?" tanya laila
"gue juga baru bangun, udah sekarang kita mandi gantian, habis itu langsung salat, setengah jam lagi waktu dzuhur nih" ucap shinta
"iyaaa" jawab laila juga jannah
Skip selesai mandi dan sholat
"makan yuk, laper" ajak laila
"makan di resto bawah aja" ucap shinta
"iya" jawab laila juga jannah
mereka langsung turun dan pergi ke resto di bawah, setelah makan, laila membuka obrolan
"eh jalan jalan yuk" ajak laila
"terserah" jawab jannah
"nanti malam aja kita pergi liat pemandangan malam kincir observasi melbourne, sekarang lebih baik siap siap aja, nanti pergi habis salat isya' kan enak, jadi gak ada tanggungan salat" ucap shinta
"iya" ucap jannah dan laila
setelah salat isya' sekarang mereka sedang dalam perjalanan ke kincir observasi melbourne
setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai juga
Kincir observasi melbourne, sumber : google
"wahhh indah banget" ucap jannah
"he'emm indah banget" sahut laila
"indahnyaaa" ucap shinta
mereka langsung berselfie ria untuk dijadikan kenang kenangan tentunya, dan saat mereka sedang duduk di salah satu bangku di sana, ada seseorang yang manggil mereka
"loh, jannah, laila, shinta?" tanya laki laki itu
"loh rendra,kok ada di sini?" jawab jannah, ya laki laki itu rendra
"aku ada keperluan di sini, oh ya, laila makasih udah ganti rugi kemarin" ucap rendra karena kemarin dia menerima transferan uang dari laila
"tidak perlu berterima kasih, itu tanggung jawabku" jawab laila seraya tersenyum
kemudian ada 2 orang laki laki yang memanggil rendra
"ren, ngapain di situ?" salah salah satu orang tersebut
"eh ini gak sengaja ketemu teman" jawab rendra
"oh ya, rey, ndre, kenalin mereka temanku" ucap rendra pada kepada 2 laki laki itu, yaitu reyhan juga andrew
"loh, kita ketemu lagi" ucap laila
"oh iya" jawab andrew
"kalian pernah ketemu?" tanya Rendra
"iya, koper kita sempat ketukar" jawab andrew
"ohh" jawab rendra
"kenalin, aku jannah" ucap jannah ramah sambil menyalami andrew juga reyhan
"aku laila" ucap laila sambil bergantian menjabat tangan andrew dan reyhan
giliran shinta
"reyhan" ucap reyhan dingin saat tangan shinta berjabat tangan dengannya
"shinta" ucap shinta tak kalah dingin sambil menjabat tangan reyhan
*gila tu cewek dingin banget, gue kira dia bakalan luluh pas berhadapan sama rey, secara rey kan ganteng,banyak cewek yang tergila gila, lah sedangkan shinta? emang ya tu cewek lain dari yang lain, baru kali ini gue liat rey di dinginin sama cewek* batin rendra terkekeh geli
BERSAMBUNG
__ADS_1
_________________________________________________
tinggalkan jejak!