Hanya Kamu Seorang!

Hanya Kamu Seorang!
38.Keceplosan


__ADS_3

sesuai dengan kesepakatan rendra dan shinta tadi, bahwa mereka akan bertemu di cafe setelah pulang kerja


tetapi saat di parkiran rumah sakit


"ndra" panggil reyhan yang baru keluar


"apa?" tanya rendra


"lo mau ninggalin gue ya" tuduh reyhan


"kan lo bawa mobil sendiri" elak rendra karena tadi dia memang sengaja meninggalkan rey sendiri


"ya tapi kan gue gak tau alamat cafe nya" ucap reyhan


"lagian ngapain juga sih lo ikut? urusan pribadi nih, trus gak ada hubungannya juga sama lo" ucap rendra


"orang yang mau lo temuin itu ada hubungannya sama gue" jawab reyhan


"ck, dasar posesif" ucap rendra kesal


"terserah gue, mau ketemu di cafe mana?" tanya reyhan


"cafe xxx jalan merpati" jawab rendra seraya masuk ke mobil nya


"oke" ucap reyhan dan masuk ke mobil nya sendiri untuk mengikuti rendra


sedangkan di sisi shinta, dia baru saja akan keluar dari ruangan nya


"shin" panggil jannah


"apa jan?" ucap shinta


"mau ke mana?" tanya jannah


"ada urusan" jawab shinta


"di mana?" tanya jannah


"cafe, udah ya assalamu'alaikum" pamit shinta dan keluar dari ruangan


"waalaikumsalam" jawab jannah


*ni anak aneh bener dah* batin jannah


sampai cafe


"maaf ya nunggu lama, tadi mampir shalat dulu soal nya" ucap shinta yang sudah berdiri di depan meja rendra, tapi mata nya menangkap sesuatu yang lain


"ini ngapain bos ngeselin ikut kesini?" tanya shinta heran sambil menunjuk reyhan yang sedang tersenyum ke arah nya


"gak tau, tadi maksa ngikut" jawab rendra sambil mengedikkan bahu


"hmm ya udah" ucap shinta dan duduk di depan rendra


"jadi gimana?" tanya rendra yang sudah tidak sabar


"bentar lah, aku haus" ucap shinta yang sengaja ingin menjahili rendra sedikit


"ck, iya deh" ucap rendra


*sabar ndra, dapetin hati orang itu butuh perjuangan* batin rendra


shinta pun memanggil salah satu pelayan cafe dan memesan minuman


"kamu serius gak sama jannah?" pertanyaan itu terlontar saat shinta selesai minum


"ya serius lah, serius banget malah" jawab rendra


"bener?" tanya shinta memastikan


"iya, kenapa sih cewk tuh susah percaya" jawab rendra kesal

__ADS_1


"bukan susah percaya, tapi mereka takut salah pilih dan berujung di hianati" ucap shinta yang membuat rendra berpikir kalau jannah pernah di hianati pada masa lalu


"jannah pernah?" tanya rendra dan di jawab anggukan oleh shinta


"terakhir dia pacaran itu udah lama, dan itu putus juga gara gara buaya darat" ucap shinta


"jadi intinya?" tanya rendra


"intinya, kalau kamu memang serius sama jannah, kamu harus bisa ngeyakinin juga ngebuktiin kalau kamu beda sama buaya" ucap shinta


"ya jelas beda, bentuk aja beda" sahut rey tiba tiba


"lah, ngapain ni orang? tiba tiba nyaut?" tanya shinta


"udah jangan dengerin omongan rey" ucap rendra yang membuat rey kesal


"ck, gue gak di anggap ada" kesal reyhan


"salah sendiri ngikut" balas rendra


"emm kalau gitu, apa kamu bisa bantuin aku?" tanya rendra


"apa?" tanya shinta


"besok, bawa jannah ke taman deket restoran yang pernah kita kunjungi kemarin" ucap rendra


"trus?" tanya shinta meminta penjelasan lebih


"itu aja, nanti sisa nya biar aku yang urus, dan jangan kasih tau dia ya" ucap rendra


"oke" jawab shinta


"nah sekarang ganti aku yang ngomong sama shinta" ucap reyhan


"mau ngomong apa?" tanya shinta


"kamu tadi cemburu ya?" ucap reyhan


"haa? kapan sih?" tanya shinta kaget


"enggak ya" ucap shinta mengelak


"udahlah jujur aja, tadi pas sarapan kamu ngomel ngomel sendiri" ucap reyhan


"itu bukan ngomel" ucap shinta


"trus apa?" tanya reyhan


"itu aku lagi marah karena ada yang sengaja bikin aku jatuh dari tangga kemarin" ucap shinta keceplosan dan saat sadar, mata nya membulat seketika


"ups" ucap nya sambil menutup mulut


"kamu bilang apa tadi? ada yang sengaja bikin kamu jatuh dari tangga?" selidik reyhan


"beneran shin?" tanya rendra


*aduh, gue harus gimana nih* batin shinta yang memang tidak mau masalah itu sampai terdengar di telinga orang lain


"aku pulang dulu, bye" pamit shinta seraya berdiri dan lari menuju parkiran mobil


"tunggu" ucap reyhan berdiri dan mengejar shinta


tetapi saat sampai di parkiran, mobil shinta sudah melaju menjauh dari cafe


*dia sengaja nyembunyiin ini?* batin reyhan bertanya tanya


"rey" panggil rendra sambil menepuk nahu nya


"hmm?" jawab reyhan


"lo besok ikut ya" ucap rendra

__ADS_1


"ngapain gue ikut? jadi obat nyamuk lo?" tanya reyhan


"iya" jawab rendra terkekeh


"ogah" ucap reyhan sambil masuk ke mobil nya sendiri


"tapi shinta ikut loh, lo beneran gak mau?" tanya rendra lagi, dia sengaja ingin menggoda rey


"karena dipaksa, yaudah gue ikut" ucap reyhan bernada pasrah


"halah, pake alasan di paksa segala, bilang aja kalau emang mau" ucap rendra yang tidak dihiraukan oleh reyhan karena dia sibuk dengan pemikiran nya sendiri soal perkataan shinta tadi


"nah kan, sekarang gue yang di tinggal" ucap rendra saat melihat mobil reyhan menjauh dari cafe


skip


shinta baru saja memakirkan mobil nya di halaman rumah


"sore non" sapa pak didi


"sore juga pak" balas shinta sambil tersenyum tipis


"ini mobil nya mau di masukin garasi non?" tanya pak didi


"gak perlu pak, nanti malam mau saya pakai lagi soal nya" jawab shinta


"oh, yaudah non" ucap pak didi


"iya pak" ucap shinta kemudian masuk ke rumah


"assalamu'alaikum" sapa shinta


"waalaikumsalam" jawab jannah juga Laila


"capaek shin?" tanya laila


"nama nya juga kerja, ya pasti capek lah" jawab shinta seraya duduk di samping laila


"shin, lo aneh banget deh" ucap jannah tiba tiba


"aneh gimana? perasaan gue biasa aja tuh" elak shinta


"beneran?" jannah memastikan


"iya, beneran" jawab shinta


"ya udah, gue ke atas dulu" pamit jannah yang di angguki shinta juga laila


"eh la, kita ada misi loh" ucap shinta saat jannah sudah naik ke atas


"misi apaan?" tanya laila


"misi jadi mak comblang buat jannah sama rendra" ucap shinta terkekeh


"beneran?" tanya laila


"iya" jawab shinta


"kapan?" tanya laila


"besok malam" jawab shinta


"apa rencana nya?" tanya laila


"jadi....


__________________________


...AYO READERS TERCINTA, RAMAIKAN...


...LIKEšŸ‘...

__ADS_1


...KOMENšŸ’¬...


...FAVā¤...


__ADS_2