Hanya Kamu Seorang!

Hanya Kamu Seorang!
08.Galak


__ADS_3

setelah jalan jalan, Laila juga jannah langsung masuk ke kamar mereka dan berbaring di ranjang


"huftt,, capek tapi seneng banget" ucap Laila


"sama" jawab jannah


"eh shinta mana?" tanya laila


"masih keluar" jawab jamnah


"keluar ke mana sih?" tanya Laila


"ya mana gue tau" jawab jannah


"kalo dia hilang gimana? dia shinta( satu satunya punya kita, susah kalo nyari lagi yang modelan kayak shinta" ucap laila (nggada aklak emang)


"dia udah gede, mana mungkin ilang, ada ada aja lu, modelan kayak lo juga susah nyari nya, bentar lagi paling dia balik" jawab jannah


"gue telepon dulu deh" ucap laila


"jangan ditelfon" cegah jannah


"kenapa?" tanya laila


"liat tuh di nakas ada apaan" ucap jannah sambil menunjuk nakas dengan dagunya


"lohh ponsel nya nya shinta? jadi dia keluar gak bawa ponsel dong?" tanya laila setelah melihat di nakas ada ponsel nya shinta


"ya emang enggak" ucap jannah enteng, dia tau kalau shinta ingin pergi menyendiri, pasti dia tidak membawa ponsel nya karena kesal jika tiba tiba di telepon atau ada panggilan yang membuatnya terganggu


"kok bisa bisanya ni anak keluar gak bawa ponsel,ntar kalo diculik gimana?" ucap laila merutuki sahabatnya


"shinta diculik? yang ada penculiknya kali yang takut sama shinta, orang shinta nya aja galak kayak emak emak kurang jatah bulanan" ucap jannah terkekeh


"ya emang shinta galak sih, melebihi galaknya guru BK, apalagi kalo lagi marah, beuhhh kayak gunung meletus dah" ucap laila sambil tertawa


tiba tiba


"siapa yang bilang gue galak?" ucap shinta datar yang baru masuk kamar dan mendengar ocehan sahabat nya itu yang membuat kedua sahabatnya cukup kaget


"shintaaaaaa" ucap laila berlari dan memeluk shinta


"gue kangen" ucap laila

__ADS_1


"apan deh, lebay lu" ucap shinta


"lepasin woi, sesak napas nih gue, lo mau gue mati muda ya" ucap shinta


"hhehe.. ya maaf" ucap laila nyengir sambil melepaskan pelukannya


"tadi pertanyaan gue belum kalian jawab" ucap shinta sambil menuju nakas sebelah ranjang untuk mengambil ponsel nya


"pertanyaan yang mana?" ucap laila pura pura lupa


"gausah pura pura lupa, siapa yang bilang kalau gue galak?" ucap shinta datar


"dia" ucap laila barengan dengan jannah, sedangkan tangan mereka menunjuk lawan masing masing


"jadi siapa?" tanya shinta sambil duduk di sofa kamar


"eh apaan lo nunjuk nunjuk gue?" tanya laila


"ya kan lo juga ngomong kalo shinta galak" ucap jannah


"lo duluan yang ngomong" ucap laila


"tetapi lo juga nyamber omongan gue kan" ucap jannah


"lo juga nyamber markonah, pake bilang shinta kalo lagi marah kayak gunung meletus lagi" ucap jannah


"ya tapi- " belum selesai laila bicara, shinta menengahi mereka


"udah, intinya kalian berdua yang bilang kalau gue galak" ucap shinta datar sambil memainkan ponsel nya


"maaf deh, tetapi beneran kok, dia yang mulai" ucap laila membela diri


"ehh elo ya" ucap jannah


"elo yang salah" ucap laila


"lo juga salah" ucap jannah


"brisik deh kalian! gue maafin kok" teriak shinta


"ehh tumben? biasa juga ngambek dahulu" ucap laila


"iya nih, tumben.. lo habis kepentok ya shin?" tanya jannah

__ADS_1


"kalian apa apaan sih.. dimaafin salah, gak dimaafin kalian marah, trus maunya apa?" tanya shinta kesal


"atau jangan jangan shinta lagi kerasukan jin?, tiba tiba merinding gue" ucap laila


"gue juga la, apa kita bacain surat yasin aja ya?" tanya jannah


"gak ada akhlak lo berdua" ucap shinta kesal sambil melempari sahabat nya dengan bantal sofa


"eh kok ngelempar? gak langsung nonjok?" tanya laila


"he'emm tuh" ucap jannah


"mana ada gue pernah nonjok lo berdua" ucap shinta


"ya emang gak pernah sih" ucap laila


"karena gak pernah, jadi sekarang gue mau nonjok kalian berdua" ucap shinta sambil berdiri, meletakkan ponsel nya dan mengepalkan tangannya


"ishh masa' lo mau nonjok muka kita yang cantik gini sih, ntar kalo muka gue gak umur lagi gimana?" tanya jannah


"ya DL dong" ucap shinta, DL (derita loe)


"aaaa jangan" ucap laila dan jannah bersamaan


BUGH~~~


"enak kan tonjokan gue?" ucap shinta setelah shinta menonjok mereka berdua dengan bantal dan lari menjauh, gak mungkin dia nonjok beneran


"hahahah" tawa shinta sambil berlari


"tangkap gue kalau kalian bisa, whekkk!" ucap shinta sambil menjulurkan lidahnya


"ishh shintaaa sini looooooo" ucap jannah sambil membawa bantal dan berlari mengejar shinta


"rasain pembalasan gue lo shin" ucap laila juga sambil membawa bantal


jadilah mereka kejar kejaran dan saling perang bantal seperti anak kecil~


BERSAMBUNG


____________________________________________


tinggalkan jejak!, walau dikit tetapi itu sangat berharga bagiku☺

__ADS_1


__ADS_2