
Setelah membayar martabak milik zahwa tirta dan zahwa pun kembali ke mobil
"mas kenapa sih mas"tanya zahwa kepada tirta
"gak tau tu wanita di sana aneh sayang"tirta kemudian mengecup pipi zahwa dan mengelus-ngelus perut zahwa
"mas malu sama pak tono"zahwa dengan pipi memerah
"alah pak tono ajak sering begitu kok"tirta yang kemudian gemes melihat zahwa kembali mengecup pipi zahwa bertubi-tubi
"nakk besok jangan minta yang aneh-aneh ya"tirta yang berbicara sambil mengelus perut zahwa yanf sefang memakan martabak nya
"jadi mas tirta gak suka kalau zahwa repotin" zahwa dengan mata memerah dan mulai menangis
"hua mas tirta jahat huaa pak tono lihat mas tirta pak tono dia tidak mau membelikan zahwa makanan lagi pak"tangis zahwa sambil mengadu kepada pak tono supir suaminya
"sayangg mas gak bilang begitu syang jangan menangis"tirta yang panik kemudian menghapus air mata zahwa
"sabar non"pak tono menenangkan zahwa
"emang seperti itu wanita hamil den tirta ,mood nya berubah ruabah wanita hamil itu sanagat sensitif ,bahkan istri saya dulu jika ngidam nya tidak di tiruti saya di suruh tidur di luar"ucap pak tono
"di luar kamar pak?"tanya tirta
"di luar pagar den"jawaban dari pak tono sontak membuat zahwa tertawa kencang
__ADS_1
"Dasar kalain berdua aneh"ucap tirta di dalam hati tentu saja dia tidak berani mengucap nya langsung bisa-bisa dirinya di sambit oleh zahwa
5 menit kemudian sampailah mereka bertiga di rumah utama
"wah besar sekali rumah mas tirta"kagum zahwa terhadap rumah tirta ia mematap rumh itu dengan kagum
"iya dong"tirta dengan muka tengilnya menatap zahwa
"mas tirta dapat uang dari mana bisa membangun rumah sebesar ini,mas tirta ngepet ya?atau pesugihan"tanya zahwa bertubi-tubi kepada tirta
"ehh aku ini pengusaha sukses biasa-bisanya kquenuduku seperti itu wanita kecil ku"tirta menatap zahwa dengan genit
"ih najis"zahwa menutup dada nya karena tatapam genit tirta
"mas udah mas"teriak zahwa sambil tertawa
Pak anto hanya tersenyum bahagia menyaksikan mereka berdua karena selama ia bekerja di sana ia tidak pernah melihat majikan nya itu tertawa bahwan untuk berbicara pun jarangDi ruamh tirta
"mas kalau kita menginap di rumah utama baju-baju zahwa kan masih di apartemen mas,masa zahwa memakai baju ini sampai esok"zahwa yang berbicara kepada sami nya
"baju mu sudah ada di lemari sebelah sana sayang"ujar tirta menunjuk lemari pakaian
"kamar mas bagus sekali mas"zahwa yang kagum melihat kamar suami nya
"tentu saja sayang ,siapa dulu suami mu suami mu ini adalah"tirta yang kemudian mulut nya di bekap oleh zawa
__ADS_1
"mas tirta pamer mulu deh"ucap zahwa kepadang suami nya itu
"kan memang kenyataan nya seperti itu sayang"ujar tirta yang menggoda isyri kecil nya itu
"mas ihh ,jangan pegang-pegan pinggang zahwa"zahwa yang risih menyingkirkan tangan tirta di pinggang nya
"iya sayang ,gih mandi sana"ucap tirta yang menutup hidung nya"kamu bau sayang"goda tirta ke pada zahwa
"biarin wekkk"zahwa mengambil handuk dengan kesal kemudian pergi ke kamar mandi
...****************...
sedangkan di apartemen milik bianca
"sayang ini gak bisa di biarin ,rencana kita bis-bisa nya gagal"ujar rio kepada kekasihnya itu
"hah bisa-bisa nya wanita sialan itu selamat"ujar bianca
"bagaimana ini bianca"rio tampak prstasi dengan pemegang kepalanya
"bagaimana kalau kita buat rencana baru sayang"ujar bianca kepada kekasih nya itu dengan berbisik ke telinga rio
"rencana yang bagus sayang "ujar rio yang kemudian mengecup pipi tia
...****************...
__ADS_1