Menikah Karena Dendam

Menikah Karena Dendam
BAB 21


__ADS_3

Di kediaman antos sem tengah duduk menikmati alunan musik di sana dan sampailah di mana akan di oerlihatkan foto tia dari kecil hingga besar di layang yang sudah di sediakan


"baiklah hadirin semua mari kita saksikan cuplikan video singkat nona tia"ujar mc


Dan video pun tampil di depan menampilkan tia yang sedang berhubungan badan dengan om-om


Semua orang di sana terkejut dan berbisik-bisik dan ada juga orang yang langsung membuka kamera ponsel milik nya untuk merekam adegan panas tia bersama om-om tersebut


"apa apaan ini matikan"teriak tia yang kemudian monitor nya pun mati


"pakkk"antos menampar tia di hadapan semua orang


"kamu buat malu saja"ujar antos dan kemudian tia oetgi dari sana di karenakan malu


"lihat anak mu itu"ujar antos meninggalkan sinta di sana


dan kemudian sinta menyusul suami nya


"Karena ada suatu kesalahan tamu unfangan di persilahkan untuk pulang"ujar mc yang juga ikut kaget melihat hal tersebut


Sem hanya tersenyum menyaksikan hal tersebut dan ia kemudian pulang di jemput oleh pak tono


...****************...


Sedangkan di rumah sakit


"ya tuhan selamatkan istri dan anak ku"tirta yang meneteskan air mata


dan 15 menit kemudian..


"bagaimana dok"tanya tirta kepada dokter yang baru saja keluar dari ruangan tersebut


"maaf pak tirta kami tidak bisa menyelamatkan anak bapak mengalami benturang yang keras"ujar dokter yang juga ikut tanpak sedih


tirta yang meneteskan air mata karena sangat terpukul anak yang awal nya ingin ia bunuh akhirnya meninggal dunia seharus nya tirta senang karena ia tidak perlu mengotorkan tangan nya untuk membunuh anak nya itu tetapi ia malah sedih fan amat terpukul karena ia mulai mencintai ustri dan anak nya mendengar kabar yang baru saja dokter sampaikan kepadanya membuat tirta meneteskan air mata nya


"lalu bagaimana dengan istri saya dok?"tanya tirta lagi kepada dokter itu


"istri bapak baik-baik saja hanya saja tangan dan rahimnya belum betul-betul sembuh ,dan sepertinya istri anda akan segera sadar dari pinsannya sebentar lagi"jawab dokter tersebut

__ADS_1


"saya izin keluar dulu pak tirta ,anda bisa mengambil janin istri anda untuk di kubur kepada suster dan anda bisa bertemu istri anda setelah di pindahkan ke kamar rawat inap"ujar dokter tersebut seyelah mendapat anggukan oleh tirta


tirta dengan tangis nya menelepon sem


"hallo bos"sem baru saja duduk di atas kasur rumah nya bertanya kepada tirta


"tolong kesinilah sem ,zahwa mengalami keguguran dan kau bantu aku mengubur anak ku"tirta yang terdengar menyedihkan


sem yang terkejut mendengar berita tersebut"baik lah 5 menit akan sampai di sana"ia yang khawatir sebab ia sudah menganggap isti bos nya itu sebagai adik nya sendiri karena ia kasihan kepada nasib zahwa


Setelah suster memberi anak tirta yang masih berbrntuk segumpal darah itu pun langsung di kubur oleh tirta dan sem


zahwa yang sudah berada di kamar rawat inap


"sayang bangun lah"ujar tirta sedih membelai kepala istri nya itu


"bangun lah sayang"tirta kemudian mengecup kening zahwa dan hal tersebut di saksikan oleh sem yang juga ikutan sedih melihat bos nya itu


"sem kenapa zahwa belum juga bangun"tangis tirta pecah saat itu dan langsung di tenangkan oleh sem


"tok tok tok"suara pintu dan langsung di buka oleh si pengetok pintu itu dan ternyata itu adalah dokter tata


"zahwa keguguran ta"jelas tirat kepada dokter tata masih dengan meneteskan air mata


"jangan menangis tirta"ujar dokter tata yang kemudian menenagkan tirta bersama sem


"kenapa bisa begini sem"ujar dokter tata dan kemudian di jelaskan oleh sem tentang apa yang terjadi kepada zahwa


"ini sepertinya di sengaja tirta kau harus menyelidiki nya"ujar dokter tata mendengar kejanggalan tentang cerita dari sem


"bagaimana sem apakah kau sudah memerintahkan anak buah ku untuk mencari tahu dalang dari semua ini"tirta bertanya kepada sem,dan tiba tiba handphone milik sem pun berbunyi


"hallo pak sem kami sudah menyelidi kasus ini ternyata di tempat itu ada cctv menyrbabkan kami mudah mencari orrang yang menyetir mobil itu,setelah kami menanggkap orang itu ia pun mengaku jalau orang yang menyuruh nya adalah sinta dan tia pak sem "jelas orang suruhan dari sem


"suruh ia membunuh orang yang menabrak istri ku"pekik tirta


"tenanglah tirta kita serahkan ia kepada polisi jangan membuat hati dan tangan mu sama seperti orang jahat itu"sem menenangkan tirta karena ia tidak ingin sahabat nya itu membunuh siapa pun


tirta hanya terdiam mendengar apa yang di katakan oleh sem

__ADS_1


"serahkan orang suruhan sinta itu kepada polisi"perintah sem kepada orang suruhan nya


Dan tiba-tiba tangan zahwa bergerak


tirta yang melihat utu pun"sayang"ucap tirta


dan kemudian zahwa membuka mata nya


"dokter dokter"tirta teriak memanggil dokter


"aku di sini"dojter tata kemudian langsung memeriksa zahwa


"mas"panggil zahwa kepada tirta


"iya sayang ,sebelah mana yang sakit sayang"tirta dengan panik brrtanyankepada istri jya


zahwa hanya menggeleng


"bagaimana denagn anak kita mas"tanya zahwa kepada tirta


tirta meneteskan air mata nya dan mulai menjelaskan kepada tirta "anak kita sudah tidak ada lagi sayang"ujar tirta yang kemudian di sambut tangisan dari mulut zahwa


"jangan menangis, mas mohon jangan menangis sayang"tirta yang menengakan zahwa


"anak kita mass"zahwa teriak dan tirta menghapus air mata zahwa yang di saksikan oleh dokter tata dan sem


"mas jangan tinggalin zahwa mas,zahwa sudah tidak punya siapa-siapa lagi mas jangan kembali kepada wanita itu mas "zahwa yang menangis berbicara kepada tirta


"mas tidak akan meninggalkan mu sayang ,siapa yang bilang mas akan meninggalkan mu huh?"tanya tirta kepada zahwa


"papa bilang pada zahwa mas bahwa mas tirta hanya mencintai anak yang ada di perut zahwa tetapi tidak mencintai zahwa mas dan papa bilang mas tirta akan kembali kepada kwkasih mas"zahwa yang menangis kemudian dokter tata menghampiri zahwa dan ia menenagkan zahwa


"jangan menagis zahwa tenanglah kau masih punya aku dan sem kami adalah sahabat baik mu sekarang"ucap tata yang menatap tajam sem setelah mendengar cerita dari mulut zahwa


"demi tuhan zahwa mas sudah tidak ada lagi hubungan dengan wanita mana pun mas hanya mencintai mu zahwa"jelas tirta kepada zahwa


"tenanglah jangan menangis sayang"tirta yang membelai kepala zahwa itu yang kemudian membuat zahwa terlelap tidur


"sem kau tahu kan apa tugas mu sekarang"uhar tirta kepada sem

__ADS_1


Dan sem pun mengganguk "siap bos"uajar sem


__ADS_2