
Happy reading 😊
Alex berdecak kesal sembari menatap ke arah Rossa, rasanya ia ingin mengumpati wanita tersebut. rasanya ia sudah tidak bisa lagi menahan dirinya. apalagi ia ingat bagaimana kondisi Nadira yang sampai sekarang belum tahu sudah siuman atau belum.
"Apa pun syaratnya akan aku lakukan tapi tolong jangan penjarakan aku" ucap Rossa memohon
Alex berdiam sejenak, detik kemudian pria itu berpikir ini adalah kesempatannya untuk mengetahui keberadaan Regan.
"Beritahu aku di mana Regan sekarang jika kau memberitahunya aku akan melepaskan mu"
Rossa tampak menggeleng wajah bingung tampak diraut wajahnya
"Aku tidak tahu dia di mana "
"Jangan bohong Rossa apa kau benar-benar ingin dipenjara " amuk Alex marah saat mendengarnya
"Aku tidak berbohong Aku benar-benar tidak tahu dimana dia sekarang "
__ADS_1
"Baiklah jika kau tidak ingin memberitahunya aku akan menjebloskan mu sekarang juga"
"Aku berani sumpah aku tidak tahu Alex, jika kau tidak percaya tanya saja pada asisten mu itu bahkan dia sendiri yang melepas ikatanku" jelas Rossa tampak mulai berani menatap Alex
"Itu bener tuan. bahkan saya sendiri yang melepas ikatan di tangannya "
"Apa-apaan semua ini! kau jangan berusaha menipu ku Rossa. itu tidak akan berhasil itu bisa saja akal-akalan kalian berdua untuk menipuku jelas-jelas di sisi cctv itu kau sendiri yang telah menculik Nadira"
"Iya. Memang aku yang menculiknya awalnya aku hanya ingin memberinya sedikit pelajaran tapi Regan bajingan itu malah ikut-ikutan ingin memberikan Nadira pelajaran dengan cara melecehkannya. Dan aku pun langsung melarangnya itu sebabnya dia mengikatku "
"Iya itu karena Regan yang membukanya paksa"
"Kurang ajar berani beraninya dia ingin mencelakai cucuku " marah Indra yang tampak sudah berdiri sebelah Alex
Emosi Alex tiba-tiba menjadi naik demi apapun sekarang Alex ingin sekali memberikan pelajaran kepada Regan yang beraninya ingin melecehkan Nadira istrinya.
Alex telah mengepal kuat kedua tangannya rasanya ia ingin menghancurkan wajah Regan dengan tangannya.
__ADS_1
"Lucas lepaskan saja dia!. sepertinya dia tidak diperlukan lagi, karena akar dari semua permasalahan ini adalah Regan bukan dia" ucap Indra
"Tidak bisa pah, jika dia tidak menculik Nadira hari itu mungkin semua ini tidak akan terjadi aku tidak bisa melepaskannya begitu saja. kurung dia di gudang setelah kita berhasil menangkap Regan aku akan memikirkan hukuman apa yang pantas untuknya"
"Alex biarkan aku pergi mengapa kau tega sekali denganku " tangis Rossa histeris
"Tega? jaga ucapanmu bahkan ini belum seberapa lihat saja kau akan menyesalinya seumur hidupmu karena telah membuat istriku seperti itu"
"Alex aku mohon aku tidak akan mengulanginya lagi " ucap Rossa memberontak saat para bodyguard hendak membawanya pergi
Tiba-tiba ponsel Alex berbunyi " cepat kalian bawa dia" bentak Alex marah setelah mengatakannya ia langsung mengangkat ponselnya.
Sedangkan di sisi lain Regan tampak mengompres wajahnya dengan kain basah untuk mengurangi lebam di wajahnya.Wajahnya tampak lebam saat Alex bogemnya beberapa kali.
"Auh " pekiknya kesakitan saat mulai mengompresnya
"Dasar brengsek padahal sedikit lagi aku bisa membunuhnya dan mencicipi tubuh indahnya. Ini pasti gara-gara wanita sialan itu jika saja dia tak menghalangi ku, mungkin aku sudah mencicipi tubuh indah itu " ucap Regan sembari menatap pantulan dirinya di cermin.
__ADS_1