Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
awal pertemuan


__ADS_3

"akh..huam"jeny terbangun seluruh badan nya terasa sakit mata nya melihat ke sana sini seakan akan heran dan bingung "sial"jeny langsung duduk mengusap rambut nya "aku di mana ini"dia kembali mencoba mengingat kejadian yang baru dia alami . Dia teringat malam kemarin dia minum sangat banyak lalu ada pria yang menabrak nya, "aakh "jeny pusing segera ia berdiri lalu keluar dari tempat tersebut "kau sudah bangun jen?"sapa seorang pria yang sedang menyusun gelas di meja "tadi malam apa yang terjadi?"jeny menatap pria itu "wah kau sudah lupa ya tadi malam kau memukul seseorang dengan keras itu luar biasa kau keren sekali tadi malam tapi kau beruntung polisi yang datang tidak membawa mu"kata pria itu "lalu kenapa aku bisa tidur di sini?" pria itu menyodorkan segelas minuman ke jeny "ada satu pria yang menyuruh pelayan membawa mu dan melarang polisi membawa mu"jeny menatap pria itu dengan tatapan bingung "sehabis kau memukul orang kau pingsan di depan pria berjas hitam kemarin lalu polisi ingin membawa mu tapi dia melarang nya dan menyuruh pelayan meletakan mu ke tempat tidur yang layak . Kau tau aku sudah panik bagaimana kalau kau di bawa polisi "kata pria itu "kau selalu saja panik di mana pun"jeny melangkah menjauh "aku pulang"kata jeny "kau harus beristirahat kau kelihatan begitu lelah"kata pria itu "aku akan kembali nanti boy" jeny pun pergi.


jeny sampai di rumah nya dia langsung membersihkan diri nya aroma akohol tercium di tubuh nya ,setelah selesai dia kembali menyantai di kamar nya . Jeny Menatap ponsel nya yang berdering "halo jeny "terdengar suara di sebrang telpon "apa bob"jeny menatap pemandangan di luar jendela "aku sama anak anak mau pergi ke klub kau ikut?"tanya bob sahabat jeny "malam nanti"kata jeny "iya kau tidak sibuk kan?"tanya bob "aku ikut kalian "kata jeny "oke sampai bertemu nanti"telpon pun terputus.

__ADS_1


"kau tau dia sangat luar biasa"jeny menatap boy yang bicara dengan seseorang "kelihatan nya kau punya teman baru"jeny menghampiri boy " aih panjang umur aku baru saja menceritakan diri mu oh ya jeny ini sahabat kecil ku nama nya lisa dan lisa ini jeny sahabat ku juga"kata boy "hai"jeny sedikit terkejut dia mengira orang di sisi nya adalah seorang pria ternyata seorang wanita "dia menyapa mu jen"kata boy "berikan aku minuman seperti biasa antar ke meja sana "kata jeny lalu pergi "aih dia memang begitu"boy melihat wajah lisa yang heran "sejak kapan kau bersahabat dengan orang seperti itu?"tanya lisa "sejak enam tahun lalu aku akan minuman ini pada nya dia bisa mengamuk jika bukan aku yang mengantar nya "kata boy "aku saja mengantar kau kerjakan yang lain"lisa berdiri "eh nanti" lisa sudah membawa minuman itu pergi "aku berlindung pada mu tuhan"kata boy "jadi kapan kau berangkat lagi?"tanya bob "kira kira seminggu lagi karena itu aku ngajak kalian ke sini besok besok sudah tidak bisa "kata reno "wah menjadi seorang pengusaha itu susah juga ya jadi jarang ada waktu"kata dea "permisi minuman nya"lisa tersenyum "wah wah minuman kita sudah datang ayo ayo bersulang"kata reno "kemana boy?"kata jeny semua seketika teman teman nya menatap jeny "dia tadi di panggil bos nya jadi aku yang menggantikan nya"kata lisa "aih jeny boy itu sibuk sudah lah ayo ayo"kata bob "bersulang"seru mereka "ngomong ngomong boy itu siapa"kata reno "dia seorang bertender di sini dia teman kita juga"kata joe "wah kalian sering ke sini ya sampai kenal dengan seorang bertender yang berkerja di sini"kata reno "tidak juga kami ke sini juga cuma sesekali saja "kata dea


Sementara itu..

__ADS_1


malam semakin larut "aku bawa agnes ke rumah ku saja "kata jeny "aku juga mau tidur di tempat mu"kata dea "kami antar"kata reno sesampain nya di rumah jeny "lihat teman teman uang pak win banyak karena korupsi"celoteh agnes "kita harus rekam apa biar gaji ku naik"kata agnes "kau cerewet sekali"bob memapah agnes "lihat teman teman ada kue"kata joe "ehhh itu bukan kue itu mobil"kata dea "hadeh"jeny menepuk jidat nya "kalian ngapain"jeny melihat bob tidur di sofa agnes di atas tempat tidur dea tidur depan kulkas joe di bawah meja "kau masih minum"jeny melihat reno masih meneguk sebotol akohol "mereka merepotkan mu lagi jika mabuk"kata reno "tidak apa aku akan mengambil makanan dulu"jeny ke dapur "dea dea bisa geser sedikit"jeny mencoba menarik dea "kau bisa tidur di kamar"kata jeny tak ada jawaban dari dea . "kau tidak keberatan untuk memakan roti kan?"jeny terdiam reno sudah tidak ada "reno"jeny melihat sekliling "braggg!!"jeny berjalan ke arah suara "pantai yang indah"jeny melihat reno sudah basah di bathtup "reno"jeny menghampiri nya "kau akan mati kedinginan di sini ayo naik "kata jeny "aku merasa ini indah"kata reno "sudah ku bilang jangan minum berlebihan"kata jeny "kau"jeny menarik reno sekuat tenaga "kau harus ganti baju"jeny memberi piyama tidur ke reno "kau bisa pakai ini"reno terjatuh lagi "awas handuk mu jatuh "baju apa ini"reno melihat lihat apa yang dia pegang "terserah kau pakai sendiri "kata jeny "humm "reno berdiri tapi sudah terjatuh lagi ke atas tempat tidur "aihh"jeny berbalik mengangkat kaki reno ke atas tempat tidur lalu menutupi nya dengan selimut .


keesokan nya...

__ADS_1


"huaaammm"dea berjalan ke arah ruang tamu tampak joe sudah rebahan di sofa "pagi"agnes menghamiri mereka "kalian kok di sini"joe membawa roti bakar dari dapur "kita kan di rumah jeny"kata dea "makan guys"jeny datang membawa makanan lain . Boy berdiri di depan kaca melihat luka memar di lengan atas nya "siapa orang itu"guman boy "jangan jangan dia mau melakukan sesuatu pada jeny"kata boy sambil memakai baju nya . "ini enak"kata dea "aih akh terlihat jelek"kata agnes "tidak ada yang bilang kau cantik"kata jeny "hufff huahahahaha"joe tertawa lepas "jeny kau tega sekali"kata agnes "ngomong ngomong ke mana kakak mu"tanya bob "dia kerja "kata jeny "tunggu teman teman"dea menghitung orang orang yang berada di situ "kaya ada yang kurang"kata dea "Huaaaaaaaaaaaa !!!"ada suara dari lantai dua "reno"kata dea "sial aku telanjang"reno panik "apa yang terjadi"reno segera memaki piyama di samping nya dia berdiri di depan cermin "ini di mana"reno melihat diri nya "woi berisik"kata joe sambil membuka pintu kamar "hah"reno melihat joe dengan kaos dalam dan celana pendek "jangan jangan"reno melihat cermin lagi "Haaaaa.........!!!!".


__ADS_2