Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
merawat teman


__ADS_3

"hei kakak sudah menyiap kan segala nya kakak harus pergi kerja "kata riki sambil membuka gorden jendela kamar adikknya "kakak pergi"jeny berdiri lalu mengantar kakak nya ke pintu depan "jangan minum akohol lagi ya"riki mencium adik nya "iya hati hati ya "jeny melihat kakak nya pergi lalu dia duduk di meja makan , dia sedikit heran melihat ada notifikasi masuk dari nomor yang tidak kenal "hi aku lisa" "halo salam kenal jangan lupa simpan nomor ku" "senang berteman dengan mu" "wah kau lumayan sibuk ya sampai balas chat gak bisa" jeny terlihat sedang berfikir "oh lisa hmm oh ya kawan boy sepertinya mau apa dia"jeny mulai melahap sarapan nya ponsel nya kembali berdering "halo jeny humm aku lisa teman boy" jeny pun membalas nya "ya tau".


"terimakasih sudah mau menemani ku berbelanja "kata dea "ya aku juga sekalian cari jajanan ringan untuk boy nanti malam "kata jeny "kau akan ke club lagi"dea menatap wajah mungil sahabat nya "aku biasa membawa kan nya jajanan dan ku rasa aku tidak akan minum hari ini"kata jeny sambil memilih milih barang "wah itu jajanan pesanan dia"jeny mencoba menggapai nya "ini"seseorang datang membantu "aih sebenarnya aku bisa sen"jeny langsung tau siapa di depan nya "kau bisa tertimpa rak jananan ini jen"kata lisa "wah kebetulan ya kita bertemu lagi"kata jeny "boy sakit jadi aku harus beli beberapa bahan yang nanti bisa di masak"kata lisa "what??? Boy sakit"kata jeny.

__ADS_1


Selesai mengantar dea jeny langsung ke rumah boy bareng lisa "kau sungguh sakit"jeny menepuk dahi boy dengan keras "aduh shitt jen, kau mau membunuh ku ya"kata boy "badan mu panas tunggu sebentar"jeny keluar "dea hmm boy sakit tubuh nya panas aku harus gimana?"tanya jeny "kompres dia lalu beri dia makanan dan obat"jawab dea "kompres itu gimana"jeny bingung "seperti ini"lisa memegang kain kecil lalu di celup kan ke wadah yang berisi air" lalu letakan di dahi boy"kata lisa "nanti aku telpon lagi"kata jeny lalu menghampiri lisa "kau yakin itu cara nya"kata jeny "kau ini lucu sekali kau bisa kompres boy aku akan buat sesuatu yang bisa di makan"kata lisa .


"kau bisa tidak mengompres ku yang benar"kata boy "diam lah"jeny meletakan handuk kecil itu ke dahi boy "peras dulu jen ini terlalu basah"kata boy "oh"boy tersenyum meledek "pantas kau tidak di lahirkan sebagai dokter bisa mati semua orang yang kau rawat",kata boy "**** "kata jeny "kau ganti baju dulu nih "kata jeny.

__ADS_1


"kau buat apa"jeny membuka kulkas di dapur "makanan spesial ngomong ngomong kenapa kau membentak boy?"lisa menambahkan bumbu di masakan nya "tidak papa"kata jeny "ini sudah sempurna "lisa menyiapkan semua nya "aku akan memberi makan boy dulu"kata lisa "aku saja"ucap jeny. Di kamar "lain kali kalau kerja jangan sambil minum agar kau tidak seperti ini menyusahkan"kata jeny "kau ini ikhlas tidak sih ayo suapin aku"kata boy "aku ikhlas kalau kau mati saja"kata jeny "kau ini teman macam apa"kata boy.


"kau tidak makan"jeny melihat lisa masih duduk tidak menyentuh makanan yang dia hidangkan sendiri di meja "aku menunggu mu ayo makan bersama"kata lisa "aku tidak lapar"jeny duduk meneguk jus buah buatan lisa "ini tidak beracun"kata lisa "nih"lisa mengambil kan jeny sepering makanan "jeny mengambil garpu lalu mencoba sup jamur buatan lisa "shitt ini tidak enak pantasan boy seperti mau mati saat ku suruh minum air sup ini"ucal jeny "tidak enak ya ?"kata lisa "tidak ini sangat mengerikan"ucap jeny .

__ADS_1


"makanan lain tidak mau coba"tawar lisa jeny menggeleng "makan lah"kata jeny "ngomong ngomong kau ada kesibukan apa?"tanya lisa "dari mana kau dapat nomor ku?"jeny memakan pencake yang dia beli tadi "boy yang kasih ke aku"kata lisa "anak itu",guman jeny "kau nginap di sini kan"kata lisa "yah.. tapi aku akan keluar dulu untuk mencari ba"jeny berhenti bicara "baju,dan pakaian lain sudah tersedia aku tadi beli sekalian perlengkapan mandi,pakaian,cosmestik semua ada"kata lisa jeny diam seribu bahasa sambil menatap heran ke lisa.


__ADS_2