Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
ara kembali pergi kuliah


__ADS_3

matahari mulai muncul, sinar nya begitu terang membuat tetesan air yang di dedaunan terlihat indah . di atas sofa seorang pria sedang tidur layak nya seorang bayi "dia beneran pindah ke sofa" kata bob "itu artinya ara ada di kamar nya" kata Agnes, pria yang tidak lain adalah joe membuka mata nya dia menatap teman teman nya sudah ada di depan nya ."pagi joe" kata Agnes "hum" joe mengusap rambut nya lalu berdiri "jam berapa? " tanya joe "jam tuju" kata bob, joe pergi ke kamar nya dia melihat ara masih tertidur dengan pulas "kau mau kemana? " bob melihat joe membawa pakaian dan jubah mandinya "mau mandi lah " kata joe sambil pergi ke kamar mandi "jeny luar biasa" kata bob.


"hum.. " jin duduk lalu mengambil ponsel nya tiba-tiba dia tersenyum "tuan hong su" kata jin sambil membangunkan hong su "hei tuan hong su bangun.. menyebalkan kenapa sulit sekali membangun kan mu, ayo bangun dasar brengsek" kata jin"aww"hong su menarik jin ke arah nya "kau bilang apa? " kata hong su "hum.. tidak.. aku, aku cuma bercanda ah.. cuma bercanda" kata jin "kau barusan memaki ku" kata hong su sambil merapat kan wajah nya ke wajah jin "itu karena kau sangat susah di bangunkan" kata jin "ada apa? " kata hong su "adik mu kelihatan nya berhasil mendapatkan pria yang dia sukai" kata jin "masa? " hong su melihat ponsel jin "astaga dia pasti sangat senang" kata hong su sambil mencium pipi jin.


"kau tidak senang? " reno diam "katakan saja apa yang membuat mu tidak senang? " kata dio "aku.. aku tidak papa" kata reno "lalu kenapa belakangan ini kau menghindari ku? " tanya dio "ayolah tidak ada yang terjadi, aku sibuk sekarang aku harus pergi" kata reno "kau marah? " kata dio "katakan saja kenapa harus menghindari ku? aku bukan musuh mu, aku rekan bisnis mu" kata dio "Karena aku ingin menjauh dari mu" kata reno dengan tegas.


"apa? tapi kenapa? " kata dio "karena kau gay" kata reno "aku tidak mau terlibat dengan orang orang seperti mu, aku mau kau menjauhi ku" kata reno "hanya karena aku gay? atau karena aku menyatakan perasaan ku pada mu? " kata dio "aku sibuk" reno berbalik "jawab dulu aku" dio menahan reno dengan memblokir pintu keluar ruang rapat "ayolah dio " kata reno "ayo apa? apa kau menganggap ku musuh sekarang? " tanya dio "aku tidak ingin berdebat! tolong biarkan aku lewat" kata reno "apa gay semenjijkkan itu? aku juga manusia sama seperti mu" kata dio "tapi kau menyembunyikan nya dari ku" kata reno "aku juga ingin memberitahu mu namun waktu nya belum tepat" kata dio "sampai semua nya terbongkar sendiri? " kata reno dengan nada tinggi "aku mencoba mengatakan nya waktu di acara toko sweet namun kau tidak mendengar kan ku, kau malah sibuk dengan yang lain" kata dio "aku juga mengatakan semua nya di malam itu kau bilang tidak papa apa kau tidak sadar? aku sudah jujur pada mu sebelum kau kehilangan kesadaran mu malam itu" kata dio dia sangat ingat jelas kejadian malam itu.


"reno ada yang mau ku katakan pada mu"


"apa? katakan saja"


"aku.. aku gay "

__ADS_1


"lalu? "


"hum... apa kau akan menjauhi ku? "


"tidak, apa masalah nya kalau ka gay ayolah dio itu tidak papa santai saja"


"benarkah? "


"iya aku tidak keberatan sedikit pun karena aku juga ragu pada diriku kalau aku ini suka wanita atau tidak karena wanita yang ku sukai sudah pergi dengan orang lain".


joe menggaruk kepala nya yang tidak gatal.dia berjalan ke arah ruang makan "awas panas" kata bob di dapur "tidak papa ara, aku saja yang bawa nanti" kata agnes "aku saja" kata ara sambil membawa sepiring makanan ke meja makan "hei kau" kata joe "hum? " ara menatap joe yang tidak menatap ke arah nya "aku nanti..aku mau bicara jam satu siang " kata joe "dimana? " tanya ara "di sini saja " joe langsung berdiri memakai sepatu nya lalu pergi "joe kau belum sarapan" kata bob "aku sarapan di depan" seru joe, ara tersenyum "akhirnya kau menyerah" kata ara dia langsung mengeluarkan ponsel nya mengirim pesan ke jeny "bagus lah ara, kita bisa lakukan hal yang harus kita lakukan " ara membaca pesan dari jeny.


di dalam toko sweet jeny duduk sambil melihat laporan stock kostum yang dia punya "Hai jen" jeny melihat siapa yang datang "Hai pak dokter" kata jeny "jangan panggil begitu, aku datang karena ingin menanyakan sesuatu pada mu" kata evan "tentang apa? iklan onesie? " tanya jeny "bukan ini soal lain mengenai seseorang" kata evan.

__ADS_1


reno memijat kepala nya perlahan "aku juga manusia" dia teringat perkataan dio "apa yang terjadi" kata reno "tuan anda memanggilku? " asisten reno datang "ya, aku sedikit pusing dan tidak enak badan aku ingin pulang dan kau bisakan mengurus sisa pekerjaan ku? " tanya reno "baik tuan" kata asisten reno.


waktu istirahat tiba joe langsung pergi keluar dari tempat kerja nya. ara tersenyum melihat joe datang "kita akan bicara di sini? " tanya ara , joe berjalan melewati ara "ya ampun kaku banget" ara mengikuti joe.


"oh.. kau benar dia memang teman ku. nama nya Agnes, jadi kau sudah berteman dengan nya melalui media sosial" kata jeny "iya namun aku tidak memakai nama ku, hum.. aku menyukai nya kami saling berkirim pesan namun tidak pernah bertemu kecuali waktu kau di rawat di rumah sakit" kata evan "jadi kau menyukai teman ku, ya katakan saja pada nya tidak masalah kau tinggal katakan Hai Agnes aku mencintai mu" kata jeny.


joe menatap gadis di depan nya "dengar aku.. aku tidak mau kau melakukan hal bodoh, mengirimkan barang atau apapun itu. kau tau itu tidak perlu" kata joe "tapi aku" kata ara "aku tidak perduli apapun alasannya" kata joe ara meneteskan air mata tapi joe hanya diam "apa yang harus ku lakukan agar bisa berada di dekat mu? " tanya ara "aku mencintai mu" kata ara.


malam harinya..


jin dan hong su menatap ara yang bersiap untuk pergi "fokus lah kuliah" kata hong su "iya jangan fikir kan apapun" kata jin "iya kak aku berangkat ya, aku menyayangi kalian" ara memeluk jin lalu memeluk hong su "uang mu ada di dalam tas hati hati ya jangan lupa kirim kabar" kata hong su "iya kakak, kau jaga kakak ipar baik baik " kata ara sambil tersenyum "ku rasa aku yang akan menjaga kakak mu" kata jin "enak saja" kata hong su ara langsung tertawa "bye... " kata ara.


"ya ya ya" bob menari dengan riang "ada apa dengan mu? " tanya Agnes "aku bahagia kau tau foto wanita yang pernah aku tunjukkan pada mu saat di rumah sakit" kata bob "tau" kata Agnes "dia menerima ku" kata bob "menerima apa? " kata Agnes "Winda mau jadi pacar ku hyaaaa bahagia nya aku" kata bob "ahh.. kau akan melupakan kami" kata Agnes "tidak dong" kata bob "joe kau den--? kemana dia tadi dia duduk di sini" kata Agnes.

__ADS_1


dengan wajah terkejut lisa jatuh ke lantai karena di tendang jeny "aw jen!" kata lisa "aku benar-benar ngantuk dan kau malah mengganggu ku" kata jeny "aku cuma memeluk mu seperti biasa" kata lisa sambil mengusap punggung nya, "peluk apa nya! kau terus mencium ku, aku ngantuk" kata jeny dengan kesal "biarkan aku menggigit mu" kata lisa sambil berbaring lagi di dekat jeny "aih .. lisa biarkan aku tidur awas!! kau juga tidur lah jangan berada di atas ku!! aku sangat lelah" kata jeny "hum baik lah" lisa turun dari atas tubuh jeny "kau tidak mau ku tendang lagi kan? " kata jeny "iya iya" kata lisa sambil memeluk jeny "tangan mu" kata jeny "iya enggak kok" kata lisa sambil mencium pipi jeny "good night sayang" kata lisa.


__ADS_2