
Di suatu hari yang cerah..
Troli kembali di dorong oleh lisa, "sial otak ku buntu aku tidak tau apa yang harus ku belikan untuk kakak" kata lisa sambil melihat kanan kiri "jen ka--" lisa berhenti melangkah dia tidak melihat jeny yang ada di samping nya dari tadi.
"Jen" lisa langsung panik dan mencari jeny "bawa troli nya sai aku mau cari jeny" kata lisa dia terus berlari seperti orang gila karena belum menemukan jeny namun , akhirnya dia hanya bisa tersenyum melihat jeny berjalan sambil menikmati coklat di tangan nya "jen" kata lisa jeny menoleh "loh kok lisa ada dua? lisa lih--" jeny melihat ke samping "hah? lisa kenapa kau bisa di sana tadi kau tadi di samping ku" kata jeny "kau terlalu asyik dengan makanan mu membuat ku panik saja" lisa langsung menggendong jeny "hei apa yang kau lakukan di sini ramai orang" kata jeny lisa mengambil troli dan langsung meletakkan jeny ke dalam troli.
"Diam dan biarkan aku tenang saat berbelanja" kata lisa sambil mendorong jenuh "oke" jeny lanjut memakan coklat nya "kau sudah menemukan hadiah nya? " kata jeny "sudah" kata lisa "cepat juga" kata jeny "iya aku memutuskan untuk membeli helikopter saja untuk kakak" kata lisa "sial!! dasar tidak waras katakan dari mana ide mu itu? " kata jeny "aku melewati bagian mainan anak anak dan melihat helikopter di sana ku fikir bagus juga jika aku membeli helikopter asli untuk kakak" kata lisa "kau mau taruh di mana helikopter nya? " kata jeny "di rumah kakak kan helikopter nya untuk nya" kata lisa "ide macam apa itu? " ucap jeny keheranan.
Seorang wanita tiba-tiba menghampiri jeny sambil membawa es crim coklat "sweet .. kau sweet ya? " tanya wanita itu "sweet? " jeny mengerutkan kening nya lisa yang sedang memilih camilan melirik ke arah wanita yang mendekati jeny, "iya bentar" wanita itu mengeluarkan ponsel nya dan menunjukkan foto jeny yang sedang makan cupcake dengan baju onise beruang.
Jeny langsung tersenyum "ha.. itu aku" kata jeny "aku menyukai mu mau es krim" kata wanita itu "wah.. untuk ku? " kata jeny "iya" kata wanita itu "kita bisa beli" lisa langsung mendorong troli nya. "eh? " wanita itu menggaruk garuk kepala nya yang tidak gatal "lisa aku mau dapat es krim gratis" kata jeny "aku bisa membelikan mu es krim dengan pabrik nya " kata lisa "eh dia mengenali ku lewat instagram loh berarti dia pengikut ku" kata jeny, lisa berhenti "sai kemari masukkan semua jenis es krim ke dalam troli aku tunggu di kasir" kata lisa "lisa? jangan banyak banyak " kata jeny "biar kau puas" kata lisa sambil lanjut mendorong troli "sai isi sampai penuh ya jangan banyak banyak" kata jeny lisa terkekeh mendengar perkataan jeny "jangan banyak banyak tapi isi sampai penuh jadi bagaimana itu? " kata lisa "ah.. aku cuma bilang sedikit aja kok" kata jeny.
__ADS_1
Roy memasukkan barang belanjaan ke dalam bagasi mobil "kau sedang apa? aku ada di samping mu dan kau malah sibuk main ponsel" kata lisa sambil memasang sabuk pengaman untuk jeny "aku sedang memposting satu foto lihat" jeny menunjukkan foto di mana dia di dalam troli sambil makan coklat dan lisa mendorong troli sambil melihat lihat barang yang akan di beli, lisa tersenyum sambil menganggukkan kepala nya "bagus siapa yang memfoto nya tadi? kok aku gak sadar? " kata lisa "aku menyuruh bright tadi soalnya tadi ada yang menulis di komentar sweet posting lagi dong gitu jadi nya aku berfikir apa yang harus ku posting dan Yap aku langsung menyuruh bright, tapi awas ya kalau kau tidak menyukai postingan ku" kata jeny sambil menyimpan ponsel nya dan lanjut makan camilan.
Sesampainya di rumah
Lisa langsung duduk di sofa dengan jeny "kau makan sendirian dari tadi? " kata lisa "hum.. kau mau? " kata jeny "dari tadi aku menunggu mu menyuapi ku" kata lisa, jeny tersenyum "seharusnya bilang saja, jeny aku mau coklat nya" kata jeny lisa terdiam melihat layar ponsel nya "ada apa? " jeny menyuapi lisa dengan coklat yang di tangan nya "aku sedang membaca komentar di instagram mu" kata lisa "rajin sekali dirimu, aku bahkan sangat malas melihat komentar di tiap postingan ku" kata jeny "Hai guys" boy datang "boy.. kemarin lah" kata jeny "apa kabar jen" kata boy "baik uh.. parfum mu agak berbeda kali ini" kata jeny "iya aku ganti parfum" kata boy "oh ya dimana lisa? " kata boy "lisa? kau ini bagaimana dia kan di--" jeny mengedip ngedipkan mata nya lisa sudah menghilang "loh dia cepat sekali menghilang nya padahal dia tadi masih di sini" kata jeny "oh.. kalian habis belanja" boy berjalan ke dapur "iya di kulkas ada kue loh " kata jeny "aku lapar nih aku tidak masak hari ini" kata boy "bilang saja kau malas" kata jeny "ya tepat sekali" kata boy sambil membuka kulkas memeriksa makanan yang ada di dalam nya.
Jeny mendengar ponsel nya bersuara dia langsung berjalan meninggalkan boy yang ada di dapur, ada notifikasi dari instagram nya sebuah akun menandai nya "guys aku bertemu dengan sweet dia benar benar mengemaskan " jeny membaca caption akun itu jeny mengerutkan dahinya ada notifikasi dari akun bernama sweet lover me jeny langsung tersenyum ketika dia tau itu akun milik lisa "jen aku mau masak" kata boy "oke aku bantu ya" jeny meletakkan ponsel nya dan pergi ke dapur "kau mau masak apa? " kata jeny "makanan yang paling enak" kata boy "oke aku bantu apa ini? " kata jeny "cuci beras ketan itu" kata boy "oke" kata jeny.
"Jrass"air muncrat mengenai tubuh seorang pria yang sedang berdiri di pinggir jalan " sial"orang yang di dalam mobil langsung keluar sambil membawa handuk kecil "maaf maaf.. aku aku tid-- kau? reno kan? " kata orang itu "dio? " kata reno dengan baju yang sudah kotor "maaf ya.. aku benar benar tidak sengaja " kata dio "tidak papa" kata reno "aku merasa bersalah bagaimana kalau kau ikut dengan ku " kata dio "kemana? " tanya reno "membersihkan pakaian mu" kata dio "oh.. tapi asisten ku akan segera datang" kata reno "tapi aku beneran merasa bersalah jika kau tidak ikut" kata dio "oke oke aku ikut dengan mu bentar aku telpon asisten ku dulu" kata reno.
Jeny membuka pintu namun dia tidak melihat lisa ada di dalam kamar, "lisa" kata jeny namun tidak ada jawaban "lisa" kata jeny "kemana anak itu" jeny keluar dari kamar "lisa.. lisa.. " kata jeny sambil berjalan mencari lisa ke beberapa ruangan "DADYYYY!!! " seru jeny "hei hei" lisa keluar dari ruangan kerja nya jeny langsung melepaskan sepatunya dan melemparkan nya ke lisa "aku memanggil mu dari tadi " kata jeny "iya iya maaf maaf aku aku gak dengar" kata lisa sambil memungut sepatu jeny "kau sedang apa? bicara dengan siapa? sampai sampai suara ku tidak sampai di telinga mu" kata jeny "jangan marah lagi sayang aku minta maaf" kata lisa "apa?gak dengar" kata jeny. lisa langsung berlutut di depan jeny "maaf.. aku beneran tidak dengar" kata lisa "tidur di luar" jeny berbalik dan pergi "apa? jen.. hei" lisa langsung mengejar jeny "kenapa kau kesal? " boy melihat jeny duduk "aku berteriak memanggil nya dan dia tidak dengar dengar" kata jeny, boy tertawa ketika lisa datang sambil membawa sepatu di tangan kiri nya "kau melempar nya? " tanya boy "iya" kata jeny "aih.. sudah sudah ayo makan" kata boy "boy tolong" bisik lisa "cuci tangan mu lisa kau baru saja memegang sepatu ku" kata jeny "iya iya aku cuci tangan " kata lis sambil pergi ke dapur untuk mencuci tangan nya "dia sangat patuh pada mu" kata boy sambil mengunyah makanan nya "tidak juga" kata jeny "aku boleh makan? " lisa datang "makan lah" kata jeny sambil mengambil piring untuk lisa "terimakasih" kata lisa sambil tersenyum .
__ADS_1
Malam harinya..
Gelas terisi penuh, boy langsung meletakkan gelas itu ke atas nampan "ayo antar" kata Jack "oke" kata jin "ini milik siapa? " kata jin "gadis yang duduk di sana tuh yang pakai bikini" kata boy "sembarangan kalau ngomong" kata Jack "aman " jin berjalan membawa nampan itu "hati hati ya jangan lupa minta nomor nya untuk ku" kata Jack "oke" kata jin "bruak" boy terdiam "ah.. minuman nya jatuh" kata jin "oh.. maaf" jin melhat seseorang yang menabrak nya "tuan hong su" kata jin "aku terlalu terburu-buru " kata hong su "di luar dugaan" kata boy "ah.. baju mu basah ayo aku akan antar kau ganti baju aku ada baju cadangan" kata jin dengan rasa bersalah"ti.. " kata hong su "ayo" kata jin "antar sana minuman nona itu" kata boy "ya baik lah" kata Jack.
Di dalam sebuah kamar..
Jin menunduk "gawat.. gak muat" kata jin "nih" hong su mengembalikan baju jin "baju mu juga basah " kata hong su "maaf.. aku aku lupa ukuran baju kita tidak sama" kata jin, hong su diam "hong su! " pintu di ketuk Hong su berjalan membuka pintu "ini baju mu" kata xie "awasi sekitar aku tadi melihat seperti ada yang aneh dan buru buru berjalan dan malah menabrak anak ini" kata hong su "oke" xie pergi hong su menutup pintu "teman ku mengantarkan pakaian untuk ku" kata hong su sambil memakai pakaian nya "tubuh nya jauh lebih besar dari pada aku dan dengan bodoh nya aku malah menawarkan ingin meminjamkan baju ku untuk nya konyol sekali aku malu.. " jin menunduk .
"Pria mungil kau tidak ganti baju? " kata hong su "hah? apa? " jin menatap hong su yang memakai kaos hitam ketat "apa kau terluka Karena aku menabrak mu tadi?? " tanya hong su "ah.. tidak tidak aku baik baik saja tapi.. aku bagaimana aku mau buka baju kalau kau ada di sini" kata jin "apa yang kau takut kan? aku saja berganti baju di depan mu" kata hong su "hu... aku.. aku tidak pernah ganti baju di depan orang lain dan.. tuan hong su baju mu tinggal kan saja di sini aku akan mencuci nya karena itu kotor gara-gara.. mi.. minuman yang ku bawa" kata jin "tapi aku yang menabrak mu" kata hong su sambil memasukan ponsel nya ke dalam saku "hum.. " jin menunduk "baik cuci lah tapi jangan sampai rusak" kata hong su sambil membuka pintu "hum.. bagaimana aku memberi tahu mu kalau baju nya sudah selesai? " kata jin "kita akan selalu bertemu di sini" hong su pergi "benar juga dia kan selalu ada di bar bodoh banget aku" kata jin.
Pintu di tutup jeny meletakkan cake yang dia bawa "lisaaaa.... " kata jeny "ada apa? " lisa menutup laptop nya "apa yang kau lakukan? " kata jeny "ada apa sayang" kata lisa "kau membalas semua komentar di instagram ku? kenapa kau buat keributan dengan pengikut ku? " tanya jeny "mereka menggoda mu jen" kata lisa "pacar mana yang akan diam saat pacar nya di goda orang lain dan mereka juga mengajak mu menikah baca saja di komentar" kata lisa "mereka tidak serius lisa" kata jeny "kemari kemari" lisa menarik jeny ke pangkuan nya dan menunjukkan ponsel nya.
__ADS_1
"Delapan puluh persen mereka mengajak mu menikah baca lah sweet marry me,sweeet mary me, mary me, please marry me lihat kan? " kata lisa "lihat ponsel nya kenapa kau malah melihat ku? " lisa kesal, jeny tersenyum "kenapa kau sangat kesal, mereka cuma bercanda. apa kau berfikir aku akan menerima salah satu dari mereka? " kata jeny "jangan menggoda ku, lihat ini baca yang ini . aku suka kau posting foto sendiri, tuh.. kau tau dia menulis seperti itu karena dia benar-benar suka pada mu" kata lisa "dasar bodoh" jeny memukul bahu lisa "tapi aku suka kau bukan mereka jadi apa lagi yang kau takut kan? bukan kah aku ada bersama mu? " kata jeny lisa terdiam lalu menatap jeny ,"kau benar juga" kata lisa jeny langsung tersenyum lebar "akhirnya kau menyadari kebodohan mu" kata jeny "kau barusan mengatakan aku bodoh ya" kata lisa sambil memeluk jeny dan meletakkan ponsel nya "ingat ya hari ini kau tidur di luar" kata jeny "ampunilah aku.. sayang.. " kata lisa "jadi dari tadi kau sibuk membalas komentar saat aku masak dengan boy" kata jeny "iya maka nya aku tidak dengar saat kau memanggilku" kata lisa sambil mencium pipi jeny "aku tidak mau tau pokoknya tidur di luar" kata jeny "ah.. tega sekali " kata lisa "kau yakin akan membiarkan ku tidur di luar? " kata lisa "tentu" kata jeny "bagaimana jika ada yang menculik ku nanti" kata lisa "tidak ada yang akan menculik mu karena aku tidak akan bisa membiarkan mu tidur di luar" kata jeny "oh.. baik nya" kata lisa "lisa aku ingat satu hal, kau seperti nya tadi ingin mengatakan sesuatu apa kau lupa? " kata jeny "oh iya.. tapi jangan marah ya" kata lisa "iya apa" kata jeny "jika dim meminta mu bertemu dengan nya soal pekerjaan jangan mau ya" kata lisa "hum? " jeny sedikit bingung dengan ucapan lisa barusan .
"Lisa kau terlihat begitu tidak suka dengan kak dim" kata jeny "bukan apa apa , kau bilang tidak ada rahasia di antara kita jadi aku mengatakan semuanya pada mu. dim dan kakak sudah tidak berkerja sama lagi" kata lisa "hah? " kata jeny "suatu saat aku akan bukti kan pada mu kalau aku tidak sembarangan bicara, dim bukan orang baik dia mengatakan di depan kakak kalau dia hanya ingin memanfaatkan kakak agar bisa dekat dengan mu" kata lisa "hum.. aku tidak memaksa mu untuk percaya dengan apa yang ku katakan saat ini tapi aku akan menunjukkan pada ku nanti nya kalau aku tidak berbohong" kata lisa "kau akan membuktikan nya pada ku? " kata jeny "iya, agar kau percaya bahwa yang ku katakan adalah benar" kata lisa "ah.. bagaimana kalau kita tidur, jangan fikir kan soal itu lagi" kata lisa "uh.. aku sudah membawa cake aku harus memakan nya dulu baru tidur" kata jeny "apa? cake yang benar saja" kata lisa sambil melihat jeny pergi memakan cake nya "tidak jen ini sudah malam kau--" kata lisa "aku akan menggosok gigi ku nanti sebelum tidur" kata jeny lisa duduk di dekat jeny "suapin aku" kata lisa jeny tersenyum "kau yakin? " kata jeny "tentu ayo aku juga mau" kata lisa jeny langsung menyuapi lisa sambil tersenyum senang.