Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
jeny bertemu tuan son


__ADS_3

"byurrr"whisky di tuang ke ke tong sampah "lagi tuang semuanya"kata lisa sambil melipat kedua tangan nya "lisaa..tidak bisakah kita meminum nya sedikit"kata jeny "tidak ayo tuang semuanya yang berbau akohol"kata lisa jeny menggigit bibir bawah nya sambil terus menerus menuang minuman berakohol itu ke tong sampah "habis?"kata lisa "iya kau ini kejam sekali"kata jeny dengan muka kesal "sekarang ini"lisa meletakan empat botol obat "lisa kau--"jeny kaget "ayo buang juga"kata lisa "lisa kau tidak mengerti aku tidak bisa lepas dari obat itu"kata jeny "kenapa?kau takut? Jeny.."lisa menyentuh bahu jeny "kau harus mencoba nya jen, kau pasti bisa"kata lisa dengan yakin. Jeny melempar botol itu ke tong sampah "demi tuan son"kata jeny tapi sekita dia menatap lisa "hei bodoh kau tau dari mana obat itu"kata jeny "dari dirimu"kata lisa "aku tap..tapi kapan aku memberitau mu"kata jeny "ingat saja sendiri"kata lisa.

__ADS_1


terlihat ada sesuatu yang bergerak seorang pria menghampiri untuk memeriksa hal yang mencurigakan dan "buggg"pria itu malah tewas di bunuh "ayo "kata pam "ada penyusup!!"kata salah satu pria ketika melihat temannya tewas alarm di bunyikan lebih dari lima belas orang berpencar "dorr dorr dorr dorrr"fudo melepas tembakan pihak lawan tidak mau kalah akhirnya adu tembak terjadi "prang prang!!...buakkk"barang barang pada pecah terkena peluru korban berjatuhan "tap tap tap"riki sudah membawa seorang pria dewasa lalu mendorong pria itu ke lantai "halo tuan"kata riki sambil jongkok di dekat pria itu amin langsung mengikat pria itu "siapa kalian? Mau apa kalian!!!!"seru pria itu "huaaamm...rasanya belum terlalu lama ya "kata riki "apa apaan kalian aku akan menghabisi kalian!!"kata pria itu "tuan aziz anda melakukan transaksi penjualan senjata dan juga membunuh orang sesuka hati mu"kata fudo "aku putra dari tuan ryu"kata riki dengan mata merah "huahahahaha hahahaha jadi kau anak nya tapi ku rasa kami sudah membantai semuanya"kata aziz "kenapa kau masih hidup dan kalau begitu kami juga akan menghabisimu"kata aziz riki langsung memukuli aziz bertubi tubi "katakan di mana teman teman mu?"kata riki "aku tidak akan bilang!"kata aziz "bom sudah terpasang"kata endo "letakan semua nya sesuai rencana"kata riki "sudah "kata pam "kau akan di bunuh oleh mereka"kata aziz sambil melihat riki mengambil ponsel nya dari saku nya, "fudo"kata riki sambil menutup mulut aziz dengan kain fudo mengambil ponsel dari tangan riki "halo ,aku ingin menyampaikan ke kalian bahwa aku akan keluar dari grup kita, dan juga aku sudah menjual senjata dan yang lain ke luar kota.aku tetap akan menjaga rahasiah soal pembantaian ryu"fudo meniru suara aziz saat di telpon lalu mematikan telpon amin juga berhenti merekam suara palsu itu, lalu riki meninggalkan sebuah jam tangan di rumput depan rumah aziz "papa"riki menatap langit mata nya berkaca kaca "ayo pergi"kata fudo "duuuaarrrrr!!!"rumah aziz meledak dengan keras orang orang yang lewat sampai terkejut .polisi berdatangan ke rumah aziz untuk penyelidikan "pak aku menemukan ini"kata salah satu polisi sambil menunjukan jam tangan .

__ADS_1


Riki berdiri sambil mencoret foto aziz dan menggabungkan dengan foto lain yang sudah di coret "aku akan menghabisi mereka seperti mereka menghabisimu papa"kata riki. Sementara di tempat lain "ini jam tangan mu"kata joni "iya aku tau ini jam tangan ku tapi bukan aku yang melakukan nya"kata raju "aku juga tidak tau kenapa aziz menelpon dan bicara begitu "kata dev "kalian curiga ya pada ku"kata raju "aku kan baru pulang dari bandung"kata raju "tapi ...tidak ada bukti lain kecuali jam tangan itu"kata raja "kau sudah kabari choi"kata raju "untuk saat ini kami tidak punya pilihan kecuali menahan mu di sini"kata joni "kenapa?"kata raju "sampai kami memastikan kalau kau bukan pelakunya"kata joni "oke oke aku tidak keberatan"kata raju dengan kesal.

__ADS_1


"jeny"jeny menoleh ke arah suara "lisa bagaimana?"kata jeny "sesuai kata ku semua akan berjalan dengan baik ayo pulang nanti dia akan ke rumah"kata lisa "wah aku senang"kata jeny "hum kau tidak memeluk ku atau menguncap kan terimakasih"kata lisa "kau ini kenapa haha ayo pulang eh lisa kita harus belikan sesuatu buat tuan son"kata jeny sambil berjalan "apa saja ayo kita beli tapi jangan akohol tuan son akan marah jika ada akohol di rumah"kata lisa "iya iya"kata jeny.

__ADS_1


Seorang pria keluar dari mobil dengan membawa tongkat berukir naga "tok tok"pintu di ketuk lisa membuka pintu "oh tuan selamat datang"kata lisa "dia datang dia datang"jeny tersenyum sambil melihat kamera yang dia sembunyikan "dia datang aku happy banget"kata jeny "halo tuan"jeny menunduk "oh kau pasti jeny kan"kata pria itu "iya aku- jeny"kata jeny "ayo tersenyum"bisik lisa jeny pun tersenyum "tuan silahkan di minum teh nya"kata lisa "iya iya terimakasih wah ini teh kesukaan ku"kata son "jeny yang menyiapkan nya untuk mu dia sangat tau tentang dirimu cuma jeny tidak terlalu pintar bicara"kata lisa "anak baik"son menatap jeny sambil tersenyum ramah.

__ADS_1


__ADS_2