Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
melangkah menuju perubahan


__ADS_3

Lisa melihat seorang wanita berjalan ke arah nya "lisa hum..aku hum..bisakah aku bicara pada mu?"kata agnes sambil mendekati lisa "kau ingin bicara apa?"lisa memasukan ponselnya ke saku celana "hum..aku dan yang lain akan membaya uang sewa mobil nanti, tapi bisakah aku meminta pada mu hum..tolong jangan pilih mobil yang berwarna merah cerah hum..jeny sedikit sensitif dengan mobil berwarna merah"kata agnes lisa menatap wanita di depannya lalu perlahan menyentuh bahu agnes "kenapa tidak"kata lisa "sekarang pergilah bersiap mobil akan segera datang"kata lisa "baik baik kau sangat baik sekali"kata agnes sambil merangkul lisa baru pergi . Bright datang membawa satu mobil mewah "ayolah jen semangat sedikit"kata joe "ayo masuk masuk"kata bob "wah ini mobilnya mewah sekali"kata agnes sambil duduk di depan setelah beres mobil pun berjalan jeny sedari tadi hanya diam dan tidak banyak bicara lisa memperhatikan nya terus sepanjang perjalanan.


Mobil berhenti semua nya keluar dari mobil "wuah...sudah lama aku tidak liburan"kata boy "sama aku juga"kata bob "lihat jen mereka sangat senang bukan"kata lisa lalu dia menoleh "heh jeny kemana"kata lisa "loh tadi di sini"kata agnes "cepat sekali dia menghilang"kata joe "tenang saja mungkin dia sedang mencari minuman"kata boy "aku cari dia deh"kata joe "tidak perlu lihat itu di sana"boy menunjuk seorang gadis berbaju hitam sedang memesan jus "aku ingin jus buah naga satu"kata jeny "baik nona"kata seorang pria penjual jus "hai manis siapa nama mu"seorang pria menghampiri jeny sambil membawa dua gelas minuman "kau mau minum bersama ku?"tanya pria itu "tidak karena aku akan pergi ke sana"kata jeny tanpa menatap pria disisi nya "oh baiklah tapi jika kau berubah fikiran kau temui aku di sana ya"kata pria itu sambil pergi lisa tersenyum tipis melihat itu "jus anda nona selamat menikmati"kata pria penjual jus jeny segera membayar lalu berjalan menjauh "hai manis kau sangat cantik"seorang pria membawa bunga ke arah jeny "bunga untuk mu"kata pria itu jeny menatap mata pria itu lalu memandang ke arah bunga yang ada di tangan pria itu jeny mengambil bunga itu lalu meletakanya di saku kemeja pria itu lalu jeny pergi "hai gadis" "hai gadis manis ayo berseluncur" "halo cantik" beberapa pria masih menyapa jeny "hai"seorang pria berambut kuning menghadang jeny "apa kau suka main bola voly?"kata pria itu "ehem hem"lisa sudah ada di belakang jeny "hum..aku pergi dulu"kata pria itu "kau main pergi seenaknya saja"kata lisa sambil meletakan sebuah topi di kepala jeny "ahhh tahan tahan"seorang pria datang dengan kamera "ayo tahan pegang topinya iyaa...lagi lagi"kata pria itu sambil mebyerahkan sebuah sedotan ke lisa "ayo minum jus nya siap iyaaa...lagi lagi ayolah berpose"kata pria itu jeny berhenti meminum jus nya lalu menatap lisa dengan kesal "dia memfoto kita bodoh dan kau diam saja?"kata jeny "ahh bagus"kata pria itu sambil mengibas ngibas selembar foto "hm.. Boleh aku lihat hasil nya?"kata lisa "oh boleh boleh lihat ini ada tuju foto kalian cocok jadi model"kata pria itu "wah kau hebat ini untuk mu cukup?"kata lisa sambil memberi beberapa lembar uang "lisa kenapa kau membayar nya?"kata jeny kesal "apa salah nya"kata lisa "huh sekarang belikan aku jus baru"kata jeny sambil memberikan jusnya yang tadi ke lisa lalu pergi .


"kau dari mana saja?"kata boy "aku beli jus tapi lisa malah meminum nya "kata jeny "ah sudahlah ayo makan kami pesan banyak nih kau jus kan biar aku pesan"kata boy lalu dia mengangkat tanganya "permisi bisa tambah satu jus alvokad"kata boy "tentu saja bisa"kata perempuan muda itu "itu lisa"kata agnes "yah lisa bilang pada ku untuk pesan saja banyak banyak makan di sini kata dia di sini sangat enak ayo pesan lagi pelayan tolong tambah lima menu utama yang spesial ya"kata jeny lisa terkekeh melihat ulah jeny "apa itu cukup untuk jika tidak bisa pesan lagi"kata lisa sambil berjalan dan duduk di samping jeny "ini jus nya"pelayan datang mengantar jus pesanan jeny "terimakasih"kata boy "loh kenapa kau pesan jus aku sudah membawa jus untuk mu"kata lisa "kau terlalu lama dan aku sudah tidak mau kau minum saja"kata jeny "haha sudah sudah nanti biar aku minum"kata boy "tidak boy dia yang harus minum karena dia yang aku sampai antri loh"kata lisa sambil menatap jeny "hai nona boleh minta nomor ponsel mu"ada seorang pria datang ke dekat jeny "hei hei apa kau tidak lihat aku di sini"kata lisa "hum apa hubungannya?"kata pria itu "tentu saja ada kau tau nona satu ini meskipun kau mendapatkan nomornya pesan mu atau panggilan mu akan di abaikan oleh nya dia itu seorang introvert jadi percuma saja kau minta nomornya kau minta saja pada ku aku ada nomor polisi,dokter, psikolog mau yang mana?"kata lisa pria itu langsung pergi "hahaha pria itu sampai kabur"kata agnes "kenapa kau bilang seperti itu pada nya"kata jeny "bukan urusan mu"kata lisa dengan meniru gaya jeny yang lain pun tertawa.

__ADS_1


"woooooaahhhh"orang orang berteriak dengan semangat "huuuuuu yeahhhhh"terus berteriak "lisa cepat"kata agnes sambil memukul bola "hajar boyy... Jangan mau kalah"kata bob sambil melihat lisa memukul bola "woaahhj keren"kata mereka "ayolah jen main"kata joe "dia tidak akan main percuma mengajak nya"kata lisa yang lain bermain bola voly sementara jeny hanya duduk melihat mereka bermain dengan semangat "hai nona apa anda mau bermain speed boat bersama ku?"tanya seorang wanita tinggi jeny menatap wanita itu "ehh... Teman teman ku pada naik itu bersama patner bisakah kau menjadi patner ku?"kata wanita berambut pendek itu "kenapa tidak"kata jeny "eh jen"boy datang "mereka akan berada di atas air kau yakin ikut?"kata boy "tenang saja aku akan jaga dia"kata wanita itu sambil mengulurkan tangan ke jeny tapi jeny tidak menyentuh tangan nya "ayo aku mengikutimu"kata jeny "ah baik" lisa terlihat tidak senang "lisaaa awas!!"kata dea "debugg"bola mengenai kepalanya "kau tidak papa?"kata bob "ah iya iya maaf maaf ayo lagi"kata lisa.


"wuuizzzzz......"speed boat meluncur "bisa kau pegangan dengan ku agar tidak jatuh"kata wanita itu "ayo pegang saja"wanita itu menarik tangan jeny ke pinggang nya "jangan kwatir kau tidak akan jatuh"kata wanita itu "ku harap kau tidak bohong"kata jeny sambil melihat air biru di sekitar nya "gluk"jeny menelan ludah nya "hati hati jen!!!!"seru boy terlihat jeny melambai padanya "apa dia pacar mu?"tanya wanita itu "bukan dia saudaraku"kata jeny lalu dia memeluk pinggang wanita itu ketika speed boat melaju. Boy melihat jeny terus dari tepi "huff..... Aku deg deg kan"kata boy "kalau begitu ayo kita juga naik"boy menoleh ternyata lisa sudah ada di samping nya "tidak lisa aku harus mengawasi jeny aku takut dia jatuh dan aku juga terkejut dia mau ikut dengan wanita itu biasanya dia tidak mau main apapun dia atas air"kata boy "lisa ayo makan piza"agnes datang menarik lisa pergi . Lisa dan yang lain duduk sambil makan "lisa kau bisa sakit perut jika menambah sambal lagi ke makanan mu itu"kata bob sambil melihat lisa menuang sambal ke mangkok mie nya agnes juga melihat nya "kau bisa diare kawan hum sayang tolong nasehati teman nya jeny"kata ezra "lisa...itu sudah cukup lebih baik makan piza saja"kata dea "aku suka pedas"kata lisa sambil sesekali melirik jeny dengan kesal. "boyy..."jeny datang dengan membawa es kelapa "gimana jen?"tanya ezra "lumayan juga lihat boy wanita tadi membelikan ku kelapa ini"kata jeny "wah sepertinya enak"kata boy "coba saja kalau mau"kata jeny "hei"wanita tadi datang membawa sesuatu "terimakasih sudah menemaniku bermain ini untuk mu byee sampai jumpa"wanita itu menunduk ke teman teman jeny baru pergi "dari mana dia dapat ini aku tidak melihat penjual nya"kata jeny "itu di sana"kata dea "lisa berhentilah kau nanti sakit perut"kata boy jeny melihat lisa memakan mie dengan kuah yang merah dan penuh sambal .


Perjalanan pulang "stop stop"kata bob mobil berhenti "jadi ini rumah mu?"kata lisa "ini rumah kami"kata joe,bob,dea,ezra,dan juga agnes "ooh baiklah sampai ketemu di lain waktu guys"kata lisa "bye bye tolong jaga kawan ku ya"kata agnes "pasti"kata lisa mobil pun lanjut berjalan ke rumah jeny "kau antar boy pulang ya"kata lisa pada bright "baik"kata bright "byee jen bye lis"kata boy "byee"kata lisa.

__ADS_1


Arman mengeluarkan obat jeny masih berdiri melihat "kak apa dia benar benar sakit?"tanya jeny "dia mengalami diare yang lumayan parah ini yang menyebabkan tubuhnya jadi lemas karena dehidrasi dia terlalu banyak mengeluarkan cairan"kata arman "ini obatnya segera berikan pada nya saat selesai makan dan dia akan membaik"kata arman lalu dia pamit pergi. Jeny ke duduk di ruang tamu sampai seorang kurir makanan datang membawa pesanan nya jeny segera ke kamar atas "lisaaa... Lisaaa"kata jeny "oh jen"kata lisa "kak arman bilang kau harus makan baru minum obat"kata jeny "aku rasanya tidak berenegri jen aku tidak bisa memegang sendok"kata lisa "hum..jadi gimana kau harus tetap makan"kata jeny "ya jeny astaga gak peka banget"fikir lisa "bisakah kau menyuapi ku?"kata lisa "astaga kau ini kaya anak kecil"kata jeny "jen.. Ku rasa aku akan mati"kata lisa "ayo makan buka mulut mu aku tidak mau kau mati nanti aku masuk media kriminal"kata jeny lalu dia menyuapi lisa dan memberi obat "kau makan apa tadi sampai sakit perut?"kata jeny "makan speed boat"kata lisa jeny langsung memukul lisa dengan buku majalah yang ada di meja "auh jen kau psikopat"kata lisa "aku bertanya serius"kata jeny "aku makan sesuatu yang tidak enak"kata lisa "ah sudah lah kau akan membaik aku akan tidur"kata jeny "duh jen aku haus"kata lisa "astaga jangan bilang kau mau mengerjaiku ya"kata jeny "sial jen fikiran mu buruk terus pada ku"kata lisa "bodoh amat"jeny keluar "dasar tidak peka"kata lisa "aku begini kan karena dia lagian siapa sih wanita itu"kata lisa kesal , jeny meminum obat nya dan bersiap tidur "waaaaaaaaaa!!!"jeny mendengar suara "hiyaaaaaaaaaaa!!!"jeny segera berdiri "hei lis--"jeny membuka pintu tapi lisa tidur "waaaa hantu"jeny melihat lisa tidur tapi bicara "tolong ada hantu huaaa!!"kata lisa "hei lisa hei lisa he--"tubuh jeny di rangkul erat oleh lisa "aduh tolong kakak baik aku di kejar hantu tolong lindungi aku"kata lisa "lis ....lisa ...aduh ...hei"jeny tidak bisa bergerak "waaa... Hantu nya datang kak"kata lisa sambil menarik tubuh jeny ke samping "tolong kak lihat lah sadako itu melihat ku"kata lisa jeny bingung seketika dia ingat kak riki di saat dia mimpi buruk kak riki langsung memeluk nya dan menenangkan nya "hei..aduh gimana hm lisa..lisa..hantu nya sudah pergi"kata jeny meniru cara kakak nya dia mengusap kepala lisa "kau jangan takut bodoh .. Huh ternyata kau penakut ya"guman jeny "sial lis aku akan tidur"kata jeny tak lama kemudian jeny sudah jatuh tertidur pulas, lisa membuka matanya sambil tersenyum "aku akan cepat sembuh jika kau perhatian pada ku"kata lisa sambil mengelus kepala jeny dan mencium nya dan memeluk jeny dengan erat lalu tidur.


Pagi telah tiba lisa membuka mata nya melihat jeny masih tertidur pulas lisa tersenyum "kau seperti bayi jen jika begini"kata lisa sambil meraih tangan jeny dan mencium nya lalu pergi mandi. "hmm..la la..du ddu"lisa selesai mandi dan sedang memilih baju "astaga !!! dasar sialan kau sedang apa"jeny melempar lisa dengan bantal "aw aw jen astaga woi "kata lisa "kenapa aku bisa di tidur sini"kata jeny "mana aku tau saat aku bangun kau sudah ada di samping ku"kata lisa jeny terlihat sedang berfikir "ahh kau kemarin teriak teriak seperti orang bodoh!!"kata jeny "mana mungkin aku begitu"lisa tertawa "heh bodoh saat aku datang kau menarik ku makanya aku jadi tidur di sini"kata jeny sambil berdiri "jika kau begitu lagi aku akan--"jeny menunjuk lisa "akan apa?"kata lisa "hum..aku akan memanggil sadako ke sini!"kata jeny "aku tidak takut"kata lisa sambil melihat mata wanita di depan nya "nye nye nye..buktinya kau ketakutan tadi malam"jeny mendorong lisa "hei jen kau ikut tidak aku akan pergi jogging"kata lisa sambil membuka lemari "tidak"jeny membuka pintu "ayolah jen"kata lisa "aku bilang tidak"jeny keluar kamar .


"pagi juga kakak , kak kemari aku pergi dengan teman ku ke pantai kau tau aku bermain air dengan teman baru "kata jeny "wah sungguh kau bermain di air"kata riki "iya kak aku naik speed boat kak wah..ternyata lumayan loh"kata jeny "woah adiku sekarang makin berani ya"kata riki "cepat jen kau harus jogging!!"seru lisa "apa itu lisa?"kata riki "iya dia bawel sekali dan juga dia seorang penakut"kata jeny "kak riki adikku pemalas di ajak olahraga aja malas"kata lisa "hei kau jangan bicara dengan kakak ku"kata jeny "biar saja dia bicara "kata riki sambil tertawa "lagian dia teman mu "kata riki "kenapa kakak bela dia"kata jeny lalu dia memberikan ponsel nya ke lisa "nih adik mu"kata jeny dia langsung pergi ke sofa "astaga "kata lisa "ku yakin dia marah pada ku"kata riki "iya. Adik mu itu suka sekali marah"kata lisa "haha tolong bujuk dia lisa katakan pada nya aku akan pulang tidak lama lagi"kata riki "bohong"kata jeny "lihat kak, adikmu saja tidak percaya pada mu "kata lisa "iya lisa "kata riki "bagaimana kalau aku jadi adikmu"kata lisa "woi... Ayo jogging kau jangan berharap"kata jeny sambil merebut ponsel nya dari lisa "aku adiknya sampai kapan pun bukan dirimu"kata jeny "kau juga menyebalkan kak"ponsel di matikan dan di simpan di laci lisa tertawa "bagaimana jika kak riki setuju kalau aku jadi adik nya"kata lisa "huuuh jika itu terjadi aku akan mengurungmu di gudang"kata jeny "hei... Aku cuma bercanda"lisa menyentuh dagu jeny "kalau begitu ayo kita jogging"kata lisa "ayo cepat"kata jeny "bisakah kau tidak marah terus jen"kata lisa "aku benci dirimu!"seru jeny.

__ADS_1


Suasana pagi yang semula sunyi perlahan ramai orang orang lalu lalang ada yang bersepeda ada yang lari, ada yang sibuk menyebrang jalan dengan membawa barang bawaan. "kau sudah lelah jen?"kata lisa "huh aku tidak pernah merasa lelah"kata jeny "huh baik lah ayo ke sana"kata lisa sambil menarik tangan jeny menuju kursi di taman, kau tidak sakit lagi"jeny melirik sekilas ke lisa "tidak aku sudah baik baik saja "kata lisa "karena aku tidak mau menyusahkan mu"kata lisa "aku mau cari ice cream "jeny berdiri "dan kau jangan ikut"kata jeny sambil pergi lisa hanya tersenyum melihat gadis berkaos hitam itu mulai menjauh.


"paman aku mau ice cream dua ya doubel rasa coklat nya seperti biasa"kata jeny "oh ternyata kau, dari mana saja baru muncul di jalan mawar ini"kata penjual ice cream "aku sibuk paman"kata jeny seorang pria menatap jeny dari jauh "tuan saya menemukan gadis yang anda cari, sepertinya pria kemarin tidak bohong karena gadis itu berada tak jauh dari kost mawar jalan tiga"kata pria itu "aku akan sampaikan ke tuan kau foto saja gadis itu "kibo "sial ternyata kau"kata pria itu tak lain fong anak buah john. Jeny pergi ke taman "nih ambil"jeny menyodorkan satu ice cream ke lisa "wah kelihatan nya enak"kata lisa "tentu saja"kata jeny sambil menikmati ice cream nya lisa menatap jeny lalu tersenyum "kau kelihatan nya suka ice cream"kat lisa "tidak juga"kata jeny. "oh tidak ya ku fikir kau suka , karena aku punya teman yang memiliki pabrik ice cream"kata lisa "aku tidak tertarik"kata jeny "kau tau tuan win akan mengundang pria ahli kungfu itu loh"ada wanita yang lewat "yang mana apa tuan son"kata teman si wanita "iya" kata wanita itu "tuan son akan datang"guman jeny "kau kenal dengan tuan son?"kata lisa "dia orang yang ku kagumi tau"kata jeny "dia hebat,jago bertarung aku rasanya ingin berguru pada nya"kata jeny "aku bisa membantu mu berguru pada nya"kata lisa "kau jangan sok pintar tuan son bukan sembarang orang"kata jeny "aku tau aku bisa saja bicara padanya untuk mu tapi kau harus melakukan dua hal untuk ku"kata lisa jeny menatap lisa dengan tidak yakin "apa?"kata jeny "nanti aku katakan pada mu"kata lisa sambil tersenyum "yang pasti kau akan berubah menjadi lebih baik"kata lisa dalam hati.


__ADS_2