Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
makan malam


__ADS_3

Beberapa pelayan meletakan berbagai macam makanan "sudah selesai nona"kata sai "baik sekarang siapkan sambutan nya mereka akan datang"ucap lisa "dari mana kau dapat baju beginian?"tanya riki "dari toko ada baju dua set coupel"kata jeny "lalu kau coupel dengan siapa?"kata riki "dengan kakak ku lagian baju mu juga hampir sama kalau mau coupel ajak saja adikmu itu"kata jeny "hahaha jeny jeny"pam tertawa "lihat kak pam kaos kita, kalung kita, hoodie kita, celana keren kita, dan topi kita semuanya keren ku yakin orang yang melihat kita pasti naksir"ujar jeny "apa apan ini aku cuma pakai kaos biasa dan dengan jaket sama dari mana nya"guman riki "nah itu rumah adikmu"kata jeny sambil keluar dari mobil "hahahaha"pam tertawa melihat wajah riki "emang salah ku apa sih?"kata riki "adikmu cemburu karena kau membicarakan lisa semalam hahaha"pam tertawa "selamat datang nona"kata sao "silahkan masuk"kata roy "silahkan silahkan"jeny melirik kakak nya "cukup jeny"riki memegang kepala jeny "iya aku salah aku minta maaf, oke..kau adikku. Bukan lisa ..jadi tolong maafkan aku"kata riki pam semakin tertawa "hai..selamat malam"lisa sudah berdiri di depan pintu "malam juga"kata riki "ayo masuk semua nya sudah selesai"kata lisa "ayo kak pam"jeny menarik pam masuk lisa yang melihat itu segera menatap riki "dia sedang marah pada ku karena aku membahasmu semalam"kata riki "adik mu lucu juga ayo masuk"kata lisa.


makan malam di mulai "bagaimana?"kata lisa "humm.ini enak"kata riki "benar ini sangat enak"kata pam sambil memotong daging di piring nya "jeny kau suka?"tanya lisa "ya..sedikit"kata jeny sambil memakan sepotong daging "pelayan mu banyak juga"kata pam "ya..buat jaga jaga kak"kata lisa sambil tersenyum.

__ADS_1


"senang berbisnis dengan anda"kata john sambil berjabat tangan dengan seorang pria berjas merah "terimakasih"kata pria itu "fong, zach bawa semua box ini ke mobil mereka"kata john "siap tuan!!"kata fong dan zach bersamaan. Berpuluh puluh box di angkat dan di masukan ke dalam mobil box putih besar.


"terimakasih sudah mengundang kami makan malam"kata riki "iya kak ayolah bersantai dulu kalian mau minum apa?"tanya lisa "apa saja"kata riki "iya kami juga biasanya minum soda"kata pam "bilang saja kalian mau minum anggur iya kan"ujar jeny "ahh... Tidak benar"riki tersenyum "di sana banyak berbagai jenis minum akohol jika kalian berdua mau pergilah ke sana sai akan mengantar"kata lisa "tuh dengar gak"kata jeny "aku tidak akan minum akohol lisa, hum..jus saja tidak papa"kata riki "kalau begitu aku saja yang ke sana . Boleh kan?"kata pam "boleh ...boleh..sai tolong antar dia"kata lisa "baik nona"ucap sai. Pam mengikuti sai dari belakang mereka menuju ke sebuah ruangan pam tercengang banyak botol besar tersusun rapi dan juga tersedia meja dan tempat duduk "waw...ini luar biasa seperti bar"fikir pam sambil melihat sekitar .

__ADS_1


"gluk gluk gluk"pam masih minum lagi "hei pam!"riki datang dengan shin "yeah ya ada apa?"kata pam "waw ini luas sekali"kata riki "itu sebabnya aku sampai lupa kalau kita pergi ke rumah gadis bukan bar"kata pam "ayo pulang, jeny sudah mengantuk sepertinya"kata riki "kau suka makanan apa jen?"tanya lisa "kau bertanya?? Tentu saja aku suka coklat,dan banyak lagi tapi kau tidak menyediakan nya untuk ku. Padahal aku kan tamu mu"kata jeny lisa tersenyum "dia menjadi lebih cerewet"fikir lisa "aku akan menyediakan nya lain kali jangan kan sebuah coklat aku juga bisa menyediakan coklat dengan pabrik nya sekaligus"kata lisa "jangan bohong, oh ya sejak ada kawan kakak ku kau jadi baik..jangan jangan"kata jeny "itu tidak lucu jen, aku tidak menyukainya"kata lisa "lalu kenapa kau mengundang kami makan malam"kata jeny "aku kan temanmu sesekali atau tiap kali mengundang mu dan yang lain untuk makan apa salah nya"kata lisa "hai hai"pam datang "astaga lama sekali"ujar jeny "aku baru sebentar pergi dan kalian cerewet sekali"ujar pam "apa kau bilang! Kak pam aku menunggu mu sangat lama kau pergi jam setengah sembilan dan sekarang jam dua belas lewat"kata jeny "hum..lisa kami mau pamit pulang"kata riki setelah melihat jeny menarik pam keluar "lihat langit nya udah semakin gelap"kata jeny di luar "iya iya berhenti lah marah"kata pam "kau mabuk ya..ini mobil nya"kata jeny "yang itu"kata pam "iya kak riki mari aku antar"kata lisa "hyaaaaaa!!!"riki lari setelah mendengar suara jeny teriak "ada apa?"kata riki "dasar ular sialan"kata pan sambil menusuk nusuk ban mobil "hyaaaa kakak...nanti kita tidak bisa pulang"jeny menarik pam "hei...hei..pam pam ..itu bukan ular itu ban mobil"kata riki "aduhhh"jeny melihat ban nya sudah hancur .


"karena baru satu kamar yang di bersihkan kau bisa tidur sementara di kamar ini, jeny juga waktu itu tidur di kamar ini"kata lisa "baik terimakasih lisa maaf merepotkan mu"kata riki "ada saja masalahnya"jeny mau masu ke dalam tapi lisa menarik nya "kau tidur dengan ku, kamar ini hanya cukup dua orang"kata lisa "apa? Aku harus tidur dengan mu?? Tidak aku tidak mau kak pam saja yang tidur di kamar mu"kata jeny "apa kau gila dia itu pria"kata lisa "kau juga terlihat seperti pria sama saja"kata jeny "hei..jeny dengar kak pam sudah mabuk, kau sementara tidurlah dengan lisa untuk malam ini"kata riki "tap--"kata jeny "ayolah adikku kau tolong kawanku ini"kata riki "baik lah"jeny pergi "sial sekali aku harus tidur dengan orang lain"kata jeny lisa tersenyum.

__ADS_1


lisa membuka pintu kamar "kau terlihat kesal, kenapa? Bukan kah kita pernah tidur berdua"kata lisa "hei dengar ya nona lisa itu beda. Waktu itu aku eh..oke oke tidak masalah kita tidur berdua lagi tapi kau harus tau aku ketika tidur tanpa obat atau tidur tanpa pengaruh minuman kemungkinan kau akan menderita jadi kau pilih kau yang di sofa atau yang di sofa"kata jeny "kau bicara apa.dan kenapa aku harus menderita"kata lisa. Jeny berjalan ke ranjang lisa "aku akan praktekan ya aku tidur normal seperti ini, seperti ini, gerak ke sana, gerak sini, seperti ini, seperti ini,dan jika ada orang di dekat ku aku akan menendang nya seperti ini"jeny menendang bantal guling "lalu aku akan terus bergerak dan berge--"jeny terdiam di saat tubuh lisa sudah di atas nya wajah lisa begitu dekat "jika kau begitu aku akan mengatasi nya"kata lisa "kau tidak akan bisa, dengan apa kau kau mengatasiku?"tanya jeny "aku akan mengikat mu dengan tangan dan kaki ku iti artinya aku harus memeluk mu sepanjang malam dan lihat saja apa kau masih bisa bergerak"kata lisa sambil menatap mata jeny "dasar bodoh"jeny mendorong lisa lalu duduk, "kalau begitu aku akan tidur di sofa dari pada harus kau peluk"kata jeny sambil berdiri lisa tertawa "aku bercanda kemarilah, sini..aku tidak akan memelukmu atau apapun itu"kata lisa "jika kau menyentuh ku sedikit saja kau harus belikan aku semua yang ada di alfamart"kata jeny "iya iya"kata lisa "kenapa kau jadi lucu dan terlihat seperti penakut"kata lisa "sembarang kalau bicara. Malam ini wajah mu terlihat seperti psikopat"kata jeny "ya sudah jangan berdiri saja"kata lisa "kau mau ganti baju tidak"kata lisa "tidak tidak, aku juga memakai baju lain "kata jeny sambil membuka hoodie nya dan meletakannya di sofa "duh...kok jadi ke ingat film tadi siang..bagaimana kalau lisa melakukan seperti di film itu, di saat aku tertidur dia akan menyuruh anak buah nya mengangkat ku ke meja oprasi lalu membedah ku, dan menjual organku lalu melempar tubuh ku ke kolam buaya..waduh.."fikir jeny "ada apa?"kata lisa "tidak ada"jeny meletakan dua guling di tengah "jangan lewati batas ini"kata jeny "entah kenapa aku jadi merasa kau yang tuan rumah aku yang tamu haha"lisa terkekeh "kenapa kau tidak tidur?"kata jeny "sebentar lagi"kata lisa sambil rebahan "tuh kan aku semakin ingat film tadi"fikir jeny. Jeny duduk di ranjang dan mulai berbaring "jangan tidur dulu deh, lisa belum tidur"kata jeny dalam hati "kau terlihat gelisah"ucap lisa "terserah ku, kau juga kenapa tidak tidur. Tidur sana "kata jeny "astaga dia lucu sekali"kata lisa di dalam hati "good night"lisa memejamkan matanya setelah agak lama jeny kembali duduk lalu melihat lisa "dia beneran tidur gak sih"fikir jeny "apa yang dia fikirkan"fikir lisa "kaya nya tidur beneran deh"jeny kembali berbaring lalu kembali duduk, melihat ke sana ke sini "haus lagi"guman jeny lalu dia menatap lisa "bangunin lisa gak ya, isssh gak usah deh"jeny berdiri dan berjalan ke pintu "ada apa nona"jeny terkejut melihat bright ada dekat pintu "aku haus"kata jeny "jadi aku ingin ke dapur untuk minum"kata jeny "anda ingin minum apa nona biar saya ambil kan"kata bright "hum tidak usah biar aku saja"kata jeny "tidak nona biar saya saja"kata bright "hm..baik..aku ingin air mineral saja"kata jeny "baik nona"bright pergi tak lama kemudian dia kembali dengan nampan berisi dua botol air mineral dan gelas serta sebuah sedotan "terimakasih"kata jeny "aku butuh satu botol saja"jeny mengambil satu botol air mineral dan sedotannya "baik lah, jika anda ingin sesuatu panggil saja saya "kata bright jeny mengangguk lalu menutup pintu dia duduk di sofa "dia sudah banyak minum jus tadi tapi masih haus"fikir lisa jeny meletakan botol itu di meja lalu kembali ke ranjang "si bodoh ini cepat juga tidur nya"kata jeny sambil menggerakan tangan nya di depan wajah lisa "tahan lisa tahan"kata lisa di dalam hati jeny berbaring dan tidak bersuara lagi lisa membuka matanya menyingkirkan satu guling di tengah ranjang "kau selalu saja meletakan guling di antara kita"kata lisa sambil menatap jeny yang sudah tidur pulas "kenapa kau tidak bergerak seperti yang kau katakan?"kata lisa tangannya bergerak ingin menyentuh wajah jeny tapi lisa menahannya takut mengganggu jeny "humm"jeny berbalik ke arah nya "gluk"lisa memperhatikan jeny dari wajah sampai ujung kaki "hmm"jeny bergerak meluruskan kakinya dan wajahnya yang semula menghadap ke lisa sekarang menghadap ke langit langit lisa menyingkirkan guling yang tersisa satu di tengah "humm"jeny memiringkan kepalanya "kau seharusnya memakai baju tidur bukan kaos yang begini"lisa memperhatikan leher jeny "kapan aku bisa mencium mu dan memelukmu sepuas hati ku"kata lisa "ups"jeny hampir saja terjatuh untung lisa segera menarik pinggang jeny "kau benar, kau banyak gerak"lisa tersenyum "kau nyaris jatuh jika kau bergerak sekali lagi"kata lisa sambil tersenyum senang.


__ADS_2