
"pam..pam..pa..m pam pam"jeny menuruni tangga "kau terlihat sangat senang"kata boy "tentu saja aku senang"kata jeny "kau tidak latihan hari ini"ucap boy "tidak hari ini aku libur"kata jeny "baiklah cepat makan siang "kata boy "iya iya kau juga belum makan kan"kata jeny "iya"kata boy.
ezra meletakan beberapa gelas beisi jus ke meja "teman teman aku ingin berbicara serius"kata dea "apaan tuh?"kata reno "apa kalian lupa sebentar lagi jeny ulang tahun setelah acara pernikahan, dua hari kemudian jeny ulang tahun"kata dea "haaa..kau benar aku hampir lupa"kata bob "guys lisa datang"kata joe "lisa"kata agnes "hum..halo semuanya aku kebetulan aku mampir ke sini buat cek kondisi apartemen"kata lisa "ohh..sini sini masuk dan duduk lah"ujar dea "loh boy gak disini"kata lisa "tidak dia di rumah jeny"kata bob "jadi kita bakal buat kejutan apa nih untuk nya?"kata agnes "yang pasti pertama tama kita pesan kue coklat untuknya"kata dea "betul tuh dia suka coklat"kata reno "kalian ingin buat kejutan untuk siapa?"tanya lisa "hum..oh ya lupa ..kau pasti tidak tau dua hari setelah acara pernikahan dea jeny akan bertambah usia"kata agnes "waw..aku baru tau"kata lisa "tema nya tentang apa ya?"kata dea "yooo guys!! Buka pintu!!..anak baik mau masuk"terdengar suara dari depan pintu "panjang umur tuh anak"kata joe "guys!!guys!!!"pintu di ketuk keras "iya iya"reno membuka pintu "ada camilan apa guys"kata jeny "datang datang nyari camilan"kata bob "kau ingin camilan apa?"tanya lisa "wah..ada lisa"kata boy "mana aku tidak lihat"kata jeny "astaga anak nakal"kata dea "aku sudah biasa"kata lisa "hahaha anak itu sedikit usil"kata agnes "jalan jalan yuk kemana gitu ke kandang buaya, atau ke kandang singa"kata jeny "hei...adiknya kak riki..apa kau tidak waras? Mau ke kandang buaya"kata ezra "dengar ya...kalian itu mau menikah kan jadi sebelum menikah harus liburan dulu, kita jalan jalan bareng keliling kemana gitu "kata jeny "kami gak bisa libur kau lupa ya kita harus kerja"kata bob "aih..siapa bos kalian biar aku datangin dia aku akan memarahinya hei tuan. Kau tau saudaraku ini mau menikah sebentar lagi jadi aku akan mengajak nya liburan agar dia selalu happy dan kau tau orang sebelum nikah harus bersenang senang dulu karena kalau setelah pernikahan mereka pasti sibuk terus mencuci piring, cuci baju"kata jeny "hum..jen..hm.."kata joe "apa? Kau fikir aku tidak berani"kata jeny "bos kami ada di sini"bob melirik ke lisa, "oh..iya aku lupa "kata jeny "jadi kau mau memarahiku?"kata lisa "aih lisa..aku tidak jadi marah kok"jeny duduk di sofa "kenapa?"kata lisa "aku tidak jadi marah kalau kau mengizinkan mereka mengambil cuti untuk berlibur"kata jeny "humm jangan dengarkan jeny?"kata bob "hei..kalian tidak bosan ya, pasti kerja tempat lisa kalian kelelahan, di omelin terus, di suruh terus"kata jeny teman nya yang lain menepuk dahi masing masing "jadi secara tidak langsung mengatakan aku kejam ya?"kata lisa "hmm.tidak juga"kata jeny "hum..oke..oke..jadi kau mau mereka cuti?"kata lisa sambil menatap jeny "jeny cuma bercanda lisa"kata joe "iya aku tidak bercanda loh..boleh ya mereka cuti"kata jeny lisa tersenyum "kenapa kau hanya tersenyum"kata jeny "boy ayolah bujuk dia"kata jeny "masa orang mau menikah di suruh kerja"kata jeny "makan camilannya jangan bicara terus"kata bob "baik baik..katakan dengan jelas dulu"kata lisa "aku mau kau beri mereka cuti ya"kata jeny "hum..gimana ya?"kata lisa "ayolah lisa aku akan membelikanmu ..hum..apa ya..hum..aku akan memberimu coklat yang di toko itu loh yang produk itu loh..yang coklatnya dalam kotak itu"kata jeny "dia menyogok lisa"bisik dea "kumat deh"kata boy "jeny..jeny"reno tersenyum "ya..ya..baik lah"kata lisa dia tidak dapat menahan tawa nya lagi "boleh"kata jeny "iya"kata lisa "hhyaaaaaaaa mantap guys aku senang sekarang ayo boy kita temui bos mu"kata jeny "hah ngapain?"kata boy "aku mau mengajak mu juga lah"kata jeny "tidak perlu nanti aku yang akan menemui bos nya"kata lisa "aihh kau baik sekali.."kata jeny sambil menepuk pipi lisa temannya yang lain menahan tawa melihat tingkah jeny.
Malam harinya ..
__ADS_1
Boy bersiap mau pergi "kau berangkat sekarang?"kata jeny "tentu saja "kata boy "halo ..."lisa mengetuk pintu boy membukanya "loh kau ngapain datang?"kata jeny "aku mau pergi ke tempat boy, bukan kah aku mau bertemu dengan bosnya"kata lisa "ahhh..tapi..gak bisa besok gitu kau ketemu nya?"kata jeny "memangnya kenapa?"kata boy "hei..kau lupa boy..bagaiman jika lisa mabuk lagi di sana"kata jeny lisa menatap jeny dengan sedikit terkejut "dia tidak akan mabuk kok, kan ada aku"kata boy "baik gini saja kau juga ikut jika aku ingin minum kau harus mencegah ku"kata lisa "enak saja hari ini aku mau bersantai"kata jeny "ya sudah kau tutup pintunya"kata boy "duh...kok muka mereka tidak menyakinkan"fikir jeny "hum..aku ikut deh..tunggu ya..ganti baju dulu"kata jeny sambil pergi ke kamarnya, "dia pasti bosan sendirian"kata boy "ku rasa dia takut aku mabuk"kata lisa di dalam hati .
Dea meletakan makanan di meja "jadi besok kita akan liburan?"tanya ezra "ya..ku rasa kita akan liburan "kata agnes "tidak papa , ini jeny loh yang minta jarang sekali dia minta kita pergi liburan"kata dea "kau benar juga , dan kalian sadar tidak dia makin hari makin cerewet"kata reno "iya aku sadar"kata yang lain "sekalian kita cari kado buat jeny dan juga baju coupel kejutan untuk jeny harus benar benar mewah"kata dea "aku akan cari buket bunga terbesar"kata reno "aku sudah pesan tiga kue, yang satu kue tart lalu aku juga pesan red veltet cake dan kue ulang tahun tiga tingkat dengan hiasan indah"kata dea "mantap kawan"kata agnes "guys jeny mengirim pesan kalau besok kita akan berangkat liburan"kata joe "ya ya kalian jangan lupa bersiap nanti dia akan mengomeli kita"kata bob.
Di dalam mobil jeny sibuk melihat keadaan di luar jendela "apa kau ingin membeli sesuatu?"tanya lisa "hum..ku rasa aku sedang berfikir"kata jeny "bagaimana tentang coklat yang kau janjikan?"kata lisa "haa!"jeny langsung menatap lisa "ku fikir kau lupa"kata jeny "kau mau menipu ya?"kata lisa "ah..tidak ya udah ayo ke tokonya"kata jeny. Mereka pun pergi ke sebuah toko lisa membuka pintu mobil jeny segera keluar "ayo dia di dalam"kata jeny "dia?"kata lisa "iya coklatnya"kata jeny mereka pun memasuki sebuah toko yang menjual banyak aneka coklat "aku mau coklat yang seperti ini"jeny menunjukan gambar di ponselnya "mari nona ikutlah dengan ku"kata pelayan jeny pun mengangguk "ini dia nona silahkan di pilih"kata pelayan "nah..lisa kau mau yang mana"jeny menatap lisa yang ternyata sedang menatap ke arahnya "hei bodoh, lihat coklatnya"kata jeny "oh..iya"lisa melihat coklat di depannya "hum..aku mau yang kotak love ini"kata lisa "wah..kau waktu itu sedang patah hati sekarang malah beli yang bentuk nya love apa kau balikan?"tanya jeny "aku tidak punya pacar jen"kata lisa "kau pasti bohong"kata jeny "kalau calon pacar ada sih"kata lisa "nah..kan..sudah ku duga, pelayan coklat yang ini bungkus empat"kata jeny "banyak banget"kata lisa "karena kau sudah baik pada ku hari ini jadi aku akan mentraktir mu"kata jeny "halo nona jika anda minat kami di sini menyediakan tempat pasangan yang sangat indah dan anda bisa menikmati aneka makanan dari coklat"kata seorang pelayan "hum..tapi"kata jeny "kami mau lihat"lisa langsung menarik lengan jeny "kita kan tidak bawa pasangan"kata jeny "kita itu berdua artinya kita sepasang"kata lisa "oohhh..gitu ya"kata jeny mereka pun di bawa ke sebuah tempat yang sangat indah dengan dua kursi dan satu meja "waw..ini surga"kata jeny "silahkan nona"kata pelayan sambil memberikan sebuah hidangan di meja "lihat lisa, di sini membuat ku sangat nyaman, jika ada kakak aku pasti langsung bilang ke kakak ku kalau aku mau menyewa ini"kata jeny lisa hanya diam dan memperhatikan gadis yang bicara di depannya "apa kalian bersedia di foto?"tanya salah satu pelayan "kami juga menyediakan fotografer untuk mengabadikan momen"kata pelayan "wah.."kata jeny lisa tersenyum senang melihat jeny kemudian mereka makan dan juga berfoto "lihat ke kamera"kata seorang pria "ayo lakukan ini"lisa melengkung kan tangan kirinya "pose apa itu?"bisik jeny "ayo lakukan saja"kata lisa jeny pun mengikuti lisa dia melengkung kan tangan kanan nya. "ayo pose lain".
__ADS_1
"tap tap"pam berjalan sambil membawa sebuah selimut untuk riki yang tertidurbdi sofa "dia ketiduran?"kata amin "iya , ku rasa dia terlalu lelah"kata pam "biar saja dia tidur di situ, ambil kasur santai letakan di bawah sofa agar jika dia jatuh setidaknya dia aman"kata fudo.
Jeny dan lisa masih menikmati aneka coklat "aih..lisa..aku sudah lelah"kata jeny setelah berkata begitu jeny langsung menjatuhkan dirinya ke lantai "ah...jeny..jangan duduk di situ"kata lisa "ku fikir kau tidak akan lelah, karena ku lihat kau sangat bersemangat"kata lisa "ayo bayar coklat dan pulang"kata jeny "baik baik ayo berdiri"jeny membantu jeny berdiri "pelayan aku mau bayar semuanya yang ku ambil"kata jeny sambil membuka tas nya untuk mengambil kartu "aku yang bayar"lisa langsung membayar "ehh....lisa aku kan mentraktir mu"kata jeny "aku cuma bercanda tadi, ayo pulang semua sudah ku bayar"kata lisa "nona terimakasih atas kehadirannya ini bingkisan dari kami semoga bahagia selalu sampai akhir"kata pelayan "ayo lisa"jeny sudah jalan duluan.
Jeny terlihat sangat kelelahan "kau terlalu bersemangat sampai menggunakan semua tenaga mu disana"kata lisa "coklat itu kesukaanku tau"kata jeny matanya mulai terasa berat "kau ini punya kebiaasan buruk lisa"kata jeny "apa?"kata lisa "kau ingin aku mentrktir mu tapi malah kau yang membayar kan jadi aneh"kata jeny "dengar jeny..aku tidak meminta traktiran sungguhan, aku cum bercan--"saat lisa menoleh jeny sudah terlelap "agak pelan jeny sedang tidur"kata lisa "baik nona"kata shin lisa menarik jeny agar bersandar dengannya lalu perlahan dia mengeluarkan foto foto saat di toko coklat saat dia makan bersama, saat dia memperhatikan jeny yang sedang makan, dan juga mereka pose love , pose dengan sayap coklat, saat dirinya menyuapi jeny, saat jeny diam diam mengambil coklatnya ,saat dia malah sibuk menatap jeny dari pada berpose, Lisa tersenyum puas melihat foto foto itu .
__ADS_1