Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
cinta lisa


__ADS_3

pagi hari yang indah cahaya matahari muka terlihat bersinar terang jeny duduk di meja makan rita memperhatikan jeny yang diam mematung "kenapa tidak di makan jen? tidak enak ya? " kata rita jeny langsung menatap rita "hum.. " jeny mengambil sendok "astaga kenapa aku jadi takut dengan lisa? " fikir jeny "permisi" ada suara di depan pintu rita langsung berjalan ke depan pintu "silahkan" kata rita terlihat bright masuk bersama shin.


suasana sana menjadi hening semua diam berdebat dengan fikiran masing-masing "aku gak tau harus bicara apa" kata bob "ayolah apa yang kalian fikir kan lagi" kata Agnes "apa boy tau soal ini? " kata joe "mungkin saja tau karena boy dan lisa sudah berteman lebih lama dari pada kita" kata Agnes "aku tetap saja kurang setuju gadis mencintai seorang gadis juga, kurasa mereka tidak waras cinta macam apa ini meskipun dewi juga orang yang sama seperti lisa tapi tetap cinta seperti ini tidak benar aku harus bicara dengan boy" fikir joe.

__ADS_1


siang hari yang cerah suara musik kedengeran cukup keras dari sebuah rumah boy berbaring di sofa "apa aku harus ke rumah lisa ya? dia terlihat marah pada ku apa aku terlalu kasar" fikir boy "boy!! booy!!! " pintu di ketuk berkali kali dengan keras boy duduk "seperti nya ada orang" boy berjalan ke arah pintu dan membuka nya "sial!! aku berdiri dua puluh menit di sini! " joe langsung masuk ke dalam rumah boy dan mematikan musik yang di nyalakan oleh boy "aku tidak dengar, oh ya mana yang lain" kata boy "yang lain tidak ikut" joe mengambil minuman dari dalam kulkas "tumben juga kau datang" boy memakan buah anggur "aku hanya ingin melihat mu" kata joe "ku yakin tidak" kata boy joe duduk di sofa "aku mau tanya sesuatu pada mu" kata joe "apa? apa kau mau mencari pacar karena valentine sebentar lagi" kata boy "hahaha ke lempar juga kau ke tengah jalan" kata joe "baik baik ini tentang siapa? " tanya boy "lisa" kata joe.


lisa membuka matanya melihat sekitar nya "humm.. jam berapa ini? " lisa duduk dan mengambil ponsel nya "jam setengah satu" lisa langsung melompat mengambil handuk dan langsung mandi "ahh... " setelah mandi lisa membuk lemari mengambil kaos milik jeny lalu pergi keluar kamar jeny menoleh mendengar suara di atas tangga terlihat lisa dengan kaos hitam "astaga kenapa dia tampan sekali" fikir jeny "Hai jen" kata lisa sambil berjalan ke dapur "ehh.. dia memakai kaos ku? berani sekali dia! " fikir jeny "ada makanan apa hari ini aku lapar" kata lisa sambil membuka kulkas jeny berdiri menghampiri lisa "buka kaos nya" kata jeny "hah? apa" kata lisa "buka kaos nya! " kata jeny "tap.. tap.. tapi kenapa? " lisa terdiam ketika mendapatkan tamparan keras dari jeny "ada apa jeny?? kau menampar ku apa salah ku? " kata lisa "kau masih berani bertanya apa salahmu? apa yang kau lakukan tadi malam? " kata jeny "tadi malam? memang nya ada apa? " kata lisa dia terlihat kebingungan "jeny?? " jeny terkejut ternyata itu hanya hayalan nya saja "pagi pagi melamun itu tidak baik" kata lisa ponsel jeny berbunyi "halo" jeny pergi ke kamar nya "tunggu ya aku sedang bersiap siap" kata jeny "aku akan datang" jeny mengambil kaos kaki dari lemari "hum? " jeny melihat lisa sudah berada di dalam kamarnya "kau mau pergi ya? " kata lisa jeny tidak menjawab dia langsung memakai kaos kakinya "jeny aku bertanya" kata lisa "tidak penting" jeny menatap lisa "pergilah dari rumah ku! " kata jeny "kau mengusir ku? " tanya lisa "ya" kata jeny "kenapa? " kata lisa jeny terdiam dia teringat tadi malam lisa memegang tangannya sepanjang perjalanan, di kamar lisa tiba tiba menariknya dan mencium nya . "kenapa jeny terlihat takut pada ku? " fikir lisa "karena kau menyusahkan ku!! pergi sana" kata jeny lisa melihat tangan jeny "kenapa dengan tanganmu? " lisa memperhatikan jeny dari tadi selalu memegang tangan nya sendiri lisa mendekati jeny "aku mau pergi jika aku kembali kau masih di sini aku akan mengusir mu dengan paksa! " kata jeny "tanganmu sakit? " tanya lisa jeny menghindar di saat lisa ingin menyentuh tangan nya "ya, dan ini karena mu! apa yang kau lakukan tadi malam pada ku? " kata jeny lisa terlihat kebingungan "aku tidak tau apa apa jeny apa tadi malam aku melukaimu? " tanya lisa "aku minta maaf sungguh aku benar-benar tidak tau apa yang terjadi tadi malam" kata lisa jeny tidak berkata apa apa langsung pergi keluar kamar "memang nya aku bilang apa dan melakukan apa? dan kenapa juga aku bisa tidur di sini? " kata lisa.

__ADS_1


boy membantu Agnes membereskan serpihan kaca di lantai "ah.. sial"boy melihat jarinya terluka dan mengeluarkan darah " ya ampun boy hati hati"kata Agnes dia segera berdiri mencari plester "kalau gak salah di sini" Agnes membuka pintu kecil yang memiliki tanda silang dan stiker ambulan "ini kayanya" Agnes membuka kotak kecil dia langsung terdiam menemukan dia memori card dan beberapa foto jeny, ada foto jeny membuang obat di dalam botol, jeny meminum teh, jeny dengan tuan son, jeny memasukan kepalanya ke dalam air, jeny membawa bambu, "cepat nes!! " kata boy "oh.. oke oke" Agnes menyimpan foto itu kembali lalu membuka kotak lain mengambil plester "aduh.. darahmu banyak banget" kata Agnes "joe bilang dia akan menemani lisa karena dia kwatir lisa kenapa kenapa karena joe melihat lisa menangis" kata bob "boy.. " kata Agnes boy berdiri Agnes membereskan serpihan kaca itu lalu membuang nya "kalian pasti sudah dengar kan? " kata boy "tentang cinta lisa? " kata Agnes "ya.. dia mencintai jeny apa itu tidak gila? " kata boy.


"bright.. apa yang terjadi tadi malam? " tanya lisa "kenapa aku bisa ada di rumah jeny" kata lisa "begini nona anda mabuk tuan boy dan nona jeny menelpon ku agar aku masuk dan menjemput mu aku melihat anda sudah di dalam sebuah kamar bersama nona jeny dan nona jeny bilang kal dia menemukan anda berada di lantai jadi dia meminta ku agar segera membawa mu pulang " kata bright "lalu" kata lisa dengan mata berkaca kaca "anda menyebutkan arah jalan dan itu menuju rumah nona jeny anda mengira itu rumah anda jadi kita semua masuk nona jeny menyediakan kamar untuk anda lalu saya pulang setelah semua nya beres" kata bright "oh.. jadi kau salah rumah" kata joe lisa mengangguk tapi air mata nya kembali keluar "apa ada yang mengatakan sesuatu yang tidak baik pada mu? apa yang terjadi" kata joe "aku tidak papa maaf aku mau istirahat" lisa pergi ke kamarnya dia teringat semua perkataan boy padanya "tolong beri dia air agar tenang" kata joe sai mengangguk.

__ADS_1


suasana di ruang tamu menjadi hening tidak ada yang bersuara Agnes perlahan mengeluarkan air mata dia bingung harus bagaimana "boy" joe datang "kau lama sekali" kata bob "Agnes kau kenapa? " joe melihat Agnes menagis "apa yang terjadi? apa yang kalian lakukan pada lisa? dia benar benar terlihat hancur" kata joe "lalu sekarang Agnes? kalian kenapa? " kata joe "joe" Agnes masih menangis joe menghampiri Agnes dan merangkul nya "ada apa? " kata joe "aku memarahi lisa" kata boy "hanya karena lisa salah rumah? " kata joe "apa maksudmu? " kata boy joe berdiri "aku mendengar semuanya cerita dari anak buah lisa tentang kejadian semalam saat lisa mabuk .pasti kau telah berkata kasar pada nya ingat boy.. lisa itu wanita" kata joe "kenapa kau memarahinya? " tanya joe "karena kau tidak tau sebab nya!! " boy berdiri "kau ingat yang kita bahas waktu di rumah ku tentang cinta lisa!! kau juga harus tau kalau lisa mencintai jeny!! wajar saja kalau aku marah" kata boy "tapi kau keterlaluan!! kau tau kondisi lisa sekarang bagaimana apa yang kau katakan pada nya?? " kata joe "dia datang kesini pasti ingin melakukan sesuatu da--" boy di pukul joe "dia mabuk!! dan dia mengira ini rumah nya! bukan hanya kau aku juga tau kalau ini cinta yang tidak benar!! ini hubungan yang salah tapi caramu menyampaikan ke lisa juga salah" kata joe "lalu kenapa kau memukul ku! " boy mendorong tubuh joe "hei hei" bob berdiri di antara mereka "awas bob biar ku hajar dia" kata boy "kau lah yang akan ku hajar berani sekali kau kasar dengan wanita!! " kata joe "CUKUP!! " Agnes memegang tangan joe "ayo boy" bob menarik boy keluar rumah joe manatap Agnes yang terisak isak "jangan menangis maaf aku terbawa emosi" kata joe "joe.. kita harus apa? aku.. aku merasa lisa pasti sangat terluka" kata Agnes joe memeluk Agnes "dia tidak akan terluka kita ada di sini dia masih ada kita" kata joe "bagaimana dengan cinta lisa joe.. bukankah cinta tidak pernah salah" kata Agnes joe terdiam dia kembali teringat semua tentang lisa sosok wanita yang kuat dan selalu semangat hari ini dia melihat lisa dalam wajah yang sangat sangat terluka "kata kan joe.. Cinta seperti itu salah atau tidak " kata Agnes joe baru menyadari masa masa yang mereka lalui bersama kerap kali dia melihat lisa terlihat cemas dan perhatian ke teman teman nya terutama jeny apa lagi di saat jeny menghilang, jeny melompat ke laut, jeny naik wahana semua perhatian lisa ke jeny itu sudah ada sejak lama dan ternyata itulah wujud dari cinta lisa ke jeny semuanya kemauan jeny selalu terpenuhi dalam waktu singkat dan juga bagaimana lisa melindungi jeny semuanya terbayang dalam kepala joe.


__ADS_2