
mobil berhenti di depan rumah lisa bodyguard nya langsung membuka kan pintu mobil, jeny menatap sekitar nya "ayo jen" lisa mengulurkan tangan nya jeny langsung menggenggam tangan lisa dengan erat "kau siap? " lisa menatap jeny saat mereka sampai di depan pintu "hum" jeny mengangguk "selamat datang nona jeny.. kami merindukan mu" jeny terdiam semua pelayan membungkuk memberi hormat dan langsung menyalakan bom hias "mereka? " jeny menatap lisa "cosplayer yang di Jepang aku sengaja mengundang mereka sekalian untuk menyambut mu" kata lisa "nona jeny apa kau suka dengan penyambutan kami? " tanya pria dengan kostum naruto itu jeny kembali menatap lisa "kau bisa peluk mereka jika kau mau" kata lisa jeny tersenyum "mereka akan menginap di apartemen angkasa, mereka juga akan hadir di acara peresmian toko sweet untuk ke dua kali nya" kata lisa "jangan hanya tersenyum katakan sesuatu" kata lisa "arigatogozaimasu shin'ainaru" bisik jeny lisa mengerutkan dahinya lalu tertawa kecil "aku suka mendengar suara mu" kata lisa sambil memeluk jeny "bisakah aku makan ramen sekarang? " tanya jeny "tentu, kau akan mendapatkan ramen mu" kata lisa "kejutan" jeny menoleh melihat meja makan sudah penuh dengan berbagai hidangan termasuk ramen yang dia ingin kan jeny langsung menundukkan kepala nya "ayo makan" kata lisa sambil tersenyum dan menarik tangan jeny.
lisa duduk di depan laptop nya sambil sesekali melirik jeny yang sudah tidur duluan, "senang rasa nya melihat nya kembali ke dalam rumah" kata lisa "aku harus selesai pekerjaan ku yang tertunda" kata lisa.
__ADS_1
"silahk--? kau lagi? " kata joe di pagi hari nya "ya" kata ara , joe langsung cepat cepat meletakkan makanan dan minuman yang di pesan ara.
"semangat ya kerja nya" kata ara "jika kau masih mengikuti ku lagi, ku pastikan kau akan berada di penjara" kata joe "kenapa kau selalu kasar pada ku? dengar ya aku akan mengikuti mu dan terus mengganggu mu seumur hidup ku kau tau itu!! " kata ara sambil menatap joe yang sudah pergi "dia datang lagi? " tanya bob "iya membuat ku kesal" kata joe "nama nya juga orang lagi jatuh cinta apapun pasti di lakukan" kata Agnes sambil menatap joe yang sedang memberikan struk pesanan ke koki "ini nama nya teror" kata joe "ayolah joe buka saja kesempatan sedikit untuk nya agar dia langsung menjauh dari mu" kata bob "kenapa tidak kau saja" kata joe "susah bicara pada nya" kata Agnes "aku tau siapa yang bisa membujuk nya" kata bob "jeny" kata Agnes dan bob bersamaan.
__ADS_1
di dalam kamar, lisa melihat jeny sedang mandi dari ranjang nya "halo hum.. astaga aku lupa siapa nama mu " kata lisa "ya lisa aku robi" kata robi "hum.. pacar ku tadi malam tidak berteriak sama sekali dia tidur sangat tenang" kata lisa "wah itu bagus sekali, terus hibur dia jangan biarkan dia sendirian dulu" kata robi. jeny memakai jubah mandinya "huh? " dia melihat lisa sedang menatap ke arah nya "dinding nya? " jeny pergi ke luar dari kamar mandi "Hai sayang" kata lisa sambil tersenyum, jeny melihat ke arah dinding "tapi dari sini tidak terlihat apapun" kata jeny dalam hati "ada apa? " lisa menghampiri jeny "tidak" jeny menggelengkan kepala nya "aku sudah menyiapkan pakaian mu" kata lisa "kau tidak pergi kerja? " tanya jeny "tidak hari ini aku cuti hum.. bagaimana kita jalan jalan kaya nya kepala ku sakit dan butuh hiburan kita ke wisata alam, atau ke kebun binatang, atau melihat aquarium bawah tanah" kata lisa "hum baik kau pergilah mandi dulu" kata jeny "baik lah" kata lisa.
seorang anak kecil terlihat sedang mengambil foto dengan seekor panda, sementara orang orang lainnya berjalan lalu lalang melihat lihat hewan hewan sekitar nya jeny menatap seekor kuda putih dan bersih "kau bisa memegang nya seperti ini" lisa menarik tangan jeny dan meletakkan nya ke atas kepala kuda itu.
__ADS_1
jeny menatap lisa "lembut" kata jeny "iya " kata lisa "kau juga bisa memberinya makan " kata lisa sambil mengambil rumput dari tangan seorang pria di samping nya "pegang , ayo kita kasih dia makan bersama sama" kata lisa jeny mengangguk sambil menatap lisa. jeny dan lisa terkejut ketika cahaya flash dari sebuah kamera terarah ke mereka berdua,"kakak kalian sangat menggemaskan" kata seorang anak perempuan dengan kamera di tangan nya kirinya "ini foto nya" kata anak perempuan itu lisa menerima nya "wah bagus juga" kata lisa "seperti nya aku mengenalimu" kata anak itu "benarkah? " kata lisa "bukan kau tapi dia!! seperti nya dia yang ada di papan iklan" kata anak itu "ya" jeny tersenyum "aku punya sesuatu" lisa mengeluarkan satu kotak susu coklat dan sebungkus yupi ukuran sedang "untuk mu" kata jeny "terimakasih aku menyukaimu" anak itu pergi "lihat foto nya kita saling bertatapan dan memberi makan kuda" kata lisa "kita akan memajang nya" kata jeny "ya tentu ayo lanjut lagi" kata lisa sambil menggandeng tangan jeny.
"lihat di sana ada pinguin" kata lisa "itu" jeny berjalan menghampiri seekor burung dengan ekor panjang dan warna warni "huh? " jeny melihat tas seorang wanita yang terjatuh "hah? rantai! " wajah jeny berubah menjadi pucat "maaf ya" kata wanita itu "jen" kata lisa "lisa.. lisa lisa" jeny melihat sekeliling nya dari sorot mata nya kelihatan kalau dia sedang ketakutan "gawat" lisa langsung memeluk jeny "ada apa? " kata lisa "aku takut" kata jeny lisa baru menyadari apa yang terjadi setelah melihat tali tas wanita itu "akan ada yang orang jahat" kata jeny "tidak ada tenang lah" kata lisa dengan lembut "lihat sayang lihat! itu hanya tas biasa dengan rantai kecil tidak akan terjadi hal buruk ok" kata lisa "aku, aku takut" kata jeny "oke! oke!! ayo kita pergi" kata lisa sambil membawa jeny pergi dari situ "apa kau sudah tenang? " tanya lisa di saat sudah keluar dari kebun binatang itu, jeny masih diam tidak bicara "baik lah mari kita mengatur nafas agar tenang" kata lisa sambil menatap jeny "oke bagaimana? " tanya lisa jeny mengangguk "ada aku di dekat mu jadi jangan takut ya" kata lisa sambil memeluk jeny dengan erat.
__ADS_1