Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
tatapan yang berbeda


__ADS_3

"makan dagingnya"boy meletakan sepotong daging ke piring jeny "makan sayur juga"ezra mengambil beberapa lauk buat dea "makasih sayang"kata dea "ehem ehem"kata agnes "makanya cepat cari pasangan"kata joe "hahaha nyadar juga joe"kata agnes "haduuuh...para jomblo berdebat"kata jeny seketika semua temannya menatap ke arahnya "jadi apa kau tidak jomblo?"kata boy sambil tersenyum "hum..iya juga ya"kata jeny "dasar!"kata joe setelah selesai makan, masing masing pada kembali ke kamar kecuali jeny yang sedang berbicara ke seorang wanita dengan baju merah "aku mau es krim coklat tiga ya"kata jeny. "loh kemana anak itu?"lisa baru sadar jeny tidak ada di belakangnya saat menutup pintu, "kita yakin akan ke jepang?"kata reno "iya, sebagai kejutan untuk nya yang sudah maju dan semakin aktif kita akan ke jepang ke tempat wisata yang sama seperti desa yang ada di film naruto itu"kata boy "anak itu pencinta naruto"kata joe sambil duduk . Jeny masuk ke dalam kamar sambil membawa es krim coklat "loh lisa kemana?"kata jeny "perasaan dia udah duluan tadi"kata lisa sambil duduk dan meletakan es krimnya "selagi tidak ada lisa aku mandi dulu deh"jeny membuka lemari menyiapkan baju yang akan dia pakai nanti "aku bawa saja baju nya ke kamar mandi"jeny melangkah ke kamar mandi "KYAAAAAA!!!"jeny langsung menutup pintu "lisa kenapa kau tidak mengunci pintunya??"kata jeny "kau juga tidak mengetuk pintu nya mana aku tau kalau kau mau masuk"kata lisa "demi tuhan! Kau sangat menyebalkan "kata jeny "tapi kau sudah melihatku jen!!"kata lisa "sungguh aku tidak melihat apapun!"kata jeny lisa hanya terkekeh "mengaku lah jen!"kata lisa dari dalam kamar mandi "dasar sialan!"jeny meletakan baju tidurnya kembali lalu dia duduk dan mulai menyendok es krim nya. Lisa keluar dari kamar mandi dengan handuk putih dia menatap jeny yang sedang menikmati es krim "kau makan es lagi?"kata lisa sambil membuka lemari "huh!"jeny berdiri lalu masuk ke dalam kamar mandi "dasar "lisa tersenyum melihat jeny masuk ke kamar mandi lalu dia memakai baju tetapi pandangan nya teralihkan dengan baju yang berada di atas ranjang "oh..dia mau membawa baju ke kamar mandi tetapi lupa"lisa tertawa kecil, suara air mulai terdengar dari kamar mandi lisa menoleh saat ponsel yang ada di atas ranjang berbunyi "ponsel jeny"lisa mengambil ponsel jeny "JENY!! KAKAK MU MENELPON BERAPA KODE NYA?"kata lisa "APAA?"kata jeny "KAK RIKI MENELPON MU, BERAPA KODE PIN MU AGAR AKU BISA MENGANGKAT PANGGILAN NYA!!"kata lisa "ohh 300803 DENGAR TIDAK??"kata jeny "oke oke"kata lisa "halo kak"kata lisa "oh..halo lisa, apa kabar?"kata riki "baik kak"kata lisa "hum..kemana adikku?"kata riki jeny keluar dari kamar mandi lisa menatap jeny "hum..dia lagi--"lisa melihat jeny memberi isyarat agar lisa mengatakan kalau dia sedang di toilet lisa mengangguk "jeny sedang di toilet"kata lisa "oh..oh ya lisa jika kau tau adikku belum mandi saat hari mulai gelap bisakah kau tarik dia untuk mandi? Aku sedikit kwatir dia akan sakit saat mandi malam"kata riki "ooh...baik kak aku akan menariknya oh, ya apa kau baik baik saja di sana"kata lisa sambil melihat jeny mengambil baju yang di atas ranjang "jangan lihat lihat"kata jeny sambil melirik ke lisa "aku baik baik saja, oh ya bagaimana dengan liburan kalian?"tanya riki "aman kak, oh ya adikmu itu sangat aktif sekali"kata lisa "wah..apa saja yang dia lakukan? Apa dia membuat masalah?"kata riki jeny masih memakai bajunya "tidak kak cuma dia sangat sangat bersemangat sekali semua wahana di coba dengannya"kata lisa "sungguh?"kata riki "tuh kan adikmu baik baik saja"bisik pam "kakak"jeny mengambil ponselnya dari tangan lisa "kau lama sekali di toilet ngapain saja?"kata riki "ya aku buang air masa aku menari di toilet"kata jeny "oh ya kak kau tau tidak?"kata jeny "tidak"kata riki "ahhhh...kau tidak asik cepat sekali menjawab tidak"kata jeny "haha jadi aku harus jawab apa" kata riki "seharusnya bukan itu dulu"kata jeny "baik baik maafkan aku adikku..ayo kita ulangi"kata riki "malas deh"kata jeny lisa menatap jeny sambil menggelengkan kepalanya sambil tertawa kecil "ayolah adikku maafkan kakak mu ini "kata riki "aku merasa adiknya berusia delapan tahun"bisik fudo "dia memang begitu"kata pam. "kak kau tau tidak"kata jeny "tau apa?"ujar riki "ya kau tau tidak?"kata jeny "tau apa adikku? Ayo katakan"kata riki "kau tidak tau?"kata jeny "hum..ku rasa tidak "kata riki "hahaha tentu saja karena aku belum memberitahu mu"kata jeny "baiklah tolong beritahu pada ku apa itu?"kata riki "aku tadi bermain game tapi kalah terus "kata jeny "ahh..game mobil yang itu kan aduh..lupa namanya"kata riki "iya...kalah terus"kata jeny lisa menutup mulutnya agar tidak tertawa "tapi pada akhirnya aku menang"kata jeny "wahhh.sungguh"kata riki "iya aku berhasil mengalahkan mereka!"kata jeny "apa boy membantu mu?"ujar riki "tidak lah, aku usaha sendiri"kata jeny lisa langsung menutup mukanya dengan bantal .


agnes tersenyum puas "yeeah mati kau"kata agnes "aduh..sial banget di tabrak mulu"kata bob "kalau main ludo aku pasti menang"kata agnes "jangan senang dulu"kata bob. "maju dikit dong"kata joe "aku udah maju kau dimana?"kata boy "aku sembunyi nyawa ku sekarat nih"kata joe "dasar sialan kau suruh aku maju tapi kau malah sembunyi!"kata boy.


Lisa menatap jeny "aku akan jatuh jen"kata lisa "aku juga bisa jatuh, ayo geser lagi!"ucap jeny "badan mu kecil tapi kau menguasai ranjang"kata lisa "kau tau kan aku tidur seperti naruto tanpa ramen"kata jeny "apa tuh?"kata lisa "ya seperti orang gak waras! Eh..jangan sentuh guling nya aku tidak mau kau dekat dengan ku"kata jeny "sungguh jen kau sangat menyebalkan!"kata lisa "salah sendiri mau sekamar dengan ku"kata jeny sambil berbaring "good night jen"kata lisa "good morning"kata jeny lisa hanya menahan tawa nya tak lama kemudian jeny sudah tertidur pulas "jangan dekat dekat, jangan sentuh gulingnya padahal dia tadi duduk di pangkuan ku"guman lisa sambil ikut berbaring juga.


ke esokannya..

__ADS_1


Lisa terbangun di saat dia merasakan tangan kecil berada di atas tubuhnya dia melihat jeny meringkuk di dekat nya "jangan dekati, jangan sentuh gulingnya eh siapa yang ada di bawah leher ku sekarang"fikir lisa "hummm.mm"tangan jeny bergerak sebentar lalu diam lagi "pagi sayang"kata ezra sambil mengusap rambut dea dengan lembut "pagi juga"kata dea sambil tersenyum manis.


"hum..hm"lisa menyadari jeny akan bangun dia segera pura pura tidur "huamm.."jeny melihat lengan lisa yang dia pegang "hum.."jeny menarik sedikit tubuhnya dan baru menyadari bahwa dia memeluk lisa "gawat"guman jeny saat melihat kepala lisa ada di dekat nya juga "ku kerjain deh"fikir lisa "aku harus segera berdiri sebelum dia bangun"kata jeny "humm.."lisa menarik tubuh jeny saat jeny mau menjauh dari lisa "****!! Sial banget"kata jeny "lisaaa awas!!"kata jeny "huamm"lisa bangun "astaga ngapain kau pegang pegang tangan ku?"kata lisa "dasar sialan kau barusan menarikku ya aku menahannya lah"kata jeny sambil segera pergi ke kamar mandi "menahan ya"kata lisa sambil tersenyum.


Ezra menarik sebuah kursi untuk dea "aduuh..capek juga"kata bob "baru juga sebentar"kata jeny "tap!"lisa menutup pintu mobil lalu berjalan mendekati teman temannya "aahh segar"kata joe setelah minum es nya "panas banget ya hari ini"kata reno "betul banget tuh"kata boy "ihhh"jeny meletakan minumannya "kenapa?"kata lisa sambil melihat wajah jeny "tidak nyaman?"lisa meletakan tangannya di bawah mukut jeny "gluk"jeny menelan "gak papa aku meminumnya"kata jeny "tidak enak"kata jeny lisa segera mengambil minuman jeny dan menukarnya dengan miliknya "jangan di minum lagi"kata reno "boy..aku mau coba milikmu"kata jeny "nih"boy memberikan minumannya "hum...ck ck..gak enak juga"kata jeny "agnes mau..."kata jeny "coba lah "agnes menyodorkan minuman miliknya "dengar sayang jeny akan menyoba minuman kita"bisik dea "hum..lumayan"kata jeny "bob aku mau coba punya mu"kata jeny "coba saja ini rasa teh tarik"kata bob "uhh..no.no"kata jeny lalu dia mencoba milik joe dan juga reno "humm..gak manis"kata jeny "coba punya ku"kata dea "hum..ck ck..lumayan"kata jeny "coba yang di depanmu"kata lisa "hum"jeny melihat segelas minuman besar di depannya lalu meminumnya "hummm..wah, ini enak kaya ada ..rasa serealnya"kata jeny "minum lah"kata lisa "hum..."jeny mulai meminum minuman yang ada di depannya dia memegang gelas itu dengan kedua tangannya lisa tidak berkedip melihat gadis di sebelah nya yang sedang menikmati minumannya sendiri "enak?"kata boy sambil melihat jeny tapi dia juga melihat lisa yang menatap jeny "euah..enak loh kau mau coba boy?"kata jeny "hum hum..tidak"kata boy .


Mereka pun lanjut berkeliling dan juga berfoto bersama dan mencoba hal hal baru, "aku mau ini, ini juga, cumi nya juga mau"kata jeny sambil memilih berbagai camilan yang dia temui "jeny..ayo cepat!"kata agnes "iya"kata jeny "halo pak, aku mau kau melukis kami berdua"kata ezra "baik silahkan duduk"kata seorang pria tua di pinggir jalan "paman ini apa namanya?"kata jeny "ini lotre"kata seorang pria "aku ingin main juga bagaimana caranya?"kata jeny "ngapain jen?"kata reno "wah ini lotre guys ayo main"kata bob "bagaimana caranya?"kata jeny "kau ambil satu lalu kau gosok saja begini"kata bob "aku juga mau deh"kata joe "kau tidak main boy?"kata agnes "bagaimana?"kata boy kedua tangannya sudah penuh dengan camilan dan barang yang di beli jeny "kalau begini bagaimana?"kata jeny "wah kau dapat duh tunjukin ke paman itu"kata bob "paman aku dapat"kata jeny "iya ..iya..pilih hadiahnya"kata pria itu.

__ADS_1


Jeny sudah pergi berjalan dia kan menghampiri apa yang menarik perhatiannya "halo halo"kata jeny "halo"beberapa wanita menyambutnya "kalian sedang apa?"kata jeny "membuat kerajinan dari tanah liat"kata salah satu dari mereka "nanti akan jadi seperti ini"dia menunjukan hasil yang sudah jadi "wuah..keren keren aku juga mau buat boleh?"kata jeny "memangnya kau bisa?"kata agnes "bisa kok"kata jeny, satu wanita menuntun jeny ke sebuah tempat duduk untuk membuat kerajinan tangan nya "duh..duh..kaget..dia lembek banget"kata jeny "jeny jeny"kata reno sambil duduk di samping jeny sambil membuat kerajinan tangan juga "wah...anak itu udah ngilang"kata boy "agnes kan ada dengannya ayo"kata lisa "wah...hasilnya bagus"kata dea "iya bagus ayo kita cari yang lain"kata ezra "lihat sayang ada baju bagus tuh"kata dea "yuk lihat"kata ezra. "wah..reno kau ternyata bisa membuat nya"kata agnes "nah..itu kayanya agnes"kata boy "kau benar ayo ke sana"kata lisa "ehh..eh..kok meleyot ..ini..ini gimana"kata jeny "huahahahaha"boy tertawa melihat jeny "gitu aja gak bisa"kata bob "gini gini"reno berjalan ke belakang jeny lalu membantu jeny membentuk tanah liat itu menjadi sangat indah.


boy melihat ke samping "aduuh....kemana lagi si jeny"kata boy "astaga cepat banget ngilangnya"kata bob "patung mini ini berapa paman?"tanya jeny "itu itu"kata lisa "ngapain lagi"kata reno "oh ya paman, tempat yang paling bagus dan penuh makanan enak di mana ya?"kata jeny "emang di sini tidak ada makanan"kata pria itu "ada paman tapi sudah bosan"kata jeny "apa kamu habis jalan jalan?"kata pria itu "iya paman aku dan temanku baru saja jalan jalan ke candi,ke tempat wisata lain, ke air terjun gitu"kata jeny "mantap..apakau sudah pernah ke tempat wisata salju abadi"kata pria itu "wah..di mana tuh paman apa itu di indonesia juga atau di luar negri?"kata jeny "di indonesia tapi aku lupa dimana ya"kata pria itu "aih..paman kau sangat pelupa ya"kata jeny "maklum..aku ke sana saat aku remaja sekarang aku sudah punya cucu wajar saja aku lupa"kata pria itu "ohh..kalau paman mau kemana kalau ingin liburan"kata jeny "ke thailand"kata pria itu "wah..kenapa?"kata jeny "karena idola ku akan ke sana "kata pria itu "siapa idola mu paman?"tanya jeny "tuan son, dia akan datang ke thailand besok"kata pria itu "tu..tuan son"kata jeny "gawat"kata boy "apa?"kata lisa "lihat ya dalam hitungan ke tiga jeny akan melihat ke arah ku satu..dua.."kata boy "boooy...."kata jeny datang ke arah boy sambil membawa dua patung kecil yang dia beli "thailand"kata jeny sambil tersenyum ke boy yang terlihat pasrah.


Pesawat mendarat dengan sempurna "tuan son aku datang"kata jeny dengan senang "senang kau!"kata boy "hei...kenapa kau terlihat kesal?"kata jeny "tidak kok"kata boy "wah..ramai juga ya"kata dea "kita cari hotel dulu"kata lisa tak lama kemudian ada mobil mewah datang "nona lisa selamat datang!"seorang pria keluar dari mobil menyambut mereka "siapa dia kok kenal dengan mu?"kata jeny "dia salah satu kenalan ayah ku, ayo masuk"kata lisa "memang sultan"kata agnes.


joe memotong daging panggang di piringnya bob memanggang daging di depannya, "kau sangat berkeringat sayang"ezra mengelap keringat di wajah dea "seharusnya kan kita ke jepang?"bisik reno "ssttt aku jug tau"kata bob "kenapa kalian bisik bisik?"kata jeny lisa memperhatikan jeny "aku jadi curiga ke kalian"kata jeny "kebiasaan mu selalu buruk"kata boy "karena kalian berbisik bisik"kata jeny "kami sedang membahas makanan di sini"kata bob "ohh..aku tau"kata jeny "apa?"kata reno "kalian sedang melihat pelayan yang tadi kan?"kata jeny "terserahmu"kata joe "hahaha sudah sudah makan makan jangan bicara saja"kata ezra "makan daging nya"kata lisa dan boy bersamaan "hum..makan guys"kata boy "aku merasa ada kejanggalan "fikir boy "hayo..kalian juga mencurigakan"kata jeny "haduh...dasar tukang curigaan"kata dea "onnie kau harus membelaku"kata jeny "oh..iya iya mereka memang mencurigakan ya"kata dea "buka mulutmu biar aku isi dengan daging agar kau tidak banyak bicara!"kata boy dan lisa secara bersamaan "wah..kok bisa?"kata bob "hum..bukan apa apa "kata lisa "kan..."kata jeny "terserah deh"kata boy.

__ADS_1


Di kamar lisa melihat jeny keluar dari kamar mandi "huuaamm...aku ngantuk banget"kata jeny "aku jadi curiga"kata lisa "hah! Curiga dengan siapa?"kata jeny "dengan mu"kata lisa "kok aku?"kata jeny "tumben kau sekarang cepat tidur"kata lisa "dan juga saat aku bangun kok guling di tengah hilang padahal aku merasa aku memeluk guling saat tidur"ucap lisa "mungkin jatuh"kata jeny "ohh..jatuh ya"kata lisa "jangan kau berfikir aku yang memindahnya ya!"kata jeny "aku tidak begitu kok"kata lisa . Boy duduk di sofa dia sangat ingat saat seharian tadi dia melihat tatapan mata lisa ke jeny sangat berbeda tidak seperti yang lain dan dia juga baru sadar lisa selalu mengiyakan apa yang di katakan jeny hari ini, apalagi saat jeny ingin ke thailand lisa langsung setuju saja "apa cuma fikiran aku aja ya?"kata boy di dalam hati tapi dia sangat ingat bagaimana tatapan lisa saat melihat jeny di meja makan "tapi kenapa lisa sampai seperti itu? Apa aku salah lihat ya?"fikir boy "kau tidak tidur?"kata joe "iya sebentar lagi"kata boy.


Lisa selesai ganti baju dia melihat jeny sudah terlelap "dia benaran cepat sekali, padahal baru sebentar tapi kau sudah tertidur"kata lisa lalu dia pun mulai berbaring "good night jen"bisik lisa lalu dia pun tidur di sebelah jeny.


__ADS_2