Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
melacak keberadaan jeny


__ADS_3

di rumah jeny , fudo duduk di sofa sambil mengutak-atik laptop di depan nya sementara lisa memperhatikan di samping nya "lokasi nya lumayan jauh tapi masih wilayah kita " kata fudo "ketemu kak? " kata lisa "ketemu" kata fudo sambil berdiri "ayo ayo" kata fudo mereka langsung masuk ke dalam mobil menuju lokasi jeny yang terdeteksi "aku tidak kepikiran untuk melacak ponsel jeny" kata lisa "di saat situasi begini kita tetap tenang" kata fudo.

__ADS_1


di tempat lain terlihat jeny duduk sambil mengamati pemandangan di luar jendela "bangunan di sekitar sini tidak asing tapi aku tetap tidak bisa mengetahui dengan pasti ini dimana" kata jeny. pintu terbuka seorang wanita datang dengan seorang pria "selamat pagi nona jeny" sapa mereka jeny berdiri melihat apa yang mereka bawa "ahh" pria itu terkejut jeny tiba-tiba memukul nya "kau diam" jeny menatap wanita itu "dimana kita berada sekarang" kata jeny sambil mencekik pria itu "prang"vas pecah mengenai wanita itu ketika dia hendak melarikan diri jeny menarik si wanita ke dekat pria itu " katakan sekarang kita ada di mana!! "kata jeny " maaf nona jeny kami tidak bisa mengatakan nya"kata pria itu "haah" jeny melempar gelas ke lantai di dekat dua orang itu "aku akan membunuh kalian jika kalian tidak menjawab ku" kata jeny sambil memungut serpihan gelas itu "katakan!!!! " kata jeny "KATAKAN KATAKAN!!! " pria itu meringis ketika wajah nya kena serpihan gelas itu jeny menghancurkan benda benda di sekitar nya "gak mau bicara juga, baik di depan mu aku akan menggores leher wanita ini" jeny menarik wanita itu "akhh" wanita itu ketakutan "tenang nona tenang" kata pria itu "katakan!! " kata jeny "kita.. kita ada di kota erl-" pintu terbuka lop berdiri di pintu "jeny" kata lop "diam!! aku juga akan membunuhmu nanti" jeny melempar beberapa sepihan kaca ke lop "jangan ikut campur" kata jeny "kota apa yang kau sebut tadi? " kata jeny "huh? " pria itu melirik ke arah lop "jeny" kata lop "diam!! aku tidak bicara pada mu.. dengar kak lop aku mempercayai mu seperti seorang teman namun apa yang kau lakukan? seharusnya kau menolong ku dan Mengatakan pada kak dim kalau ini salah!! " kata jeny "ini tidak salah" kata lop "tidak salah? " jeny menautkan alis nya "ini nama nya cinta" kata lop "tidak ada cinta seperti ini!! apakah ini cinta? dia menculik ku, merantai ku layak nya hewan peliharaan kau lihat yang di leher ku ini seperti kalung anjing" kata jeny "dan kali ini " jeny menatap dua orang di depan nya "untuk lisa aku bisa membunuh mereka bukan hanya mereka untuk lisa aku bisa menghabisi seribu orang sekaligus" kata jeny lop bergerak mendekati jeny "jangan jeny" kata lop "dengar kak lop ak--" jeny melihat dim sudah datang "ada apa ini? " kata dim lop langsung membawa dua orang itu di saat jeny lengah Karena kedatangan dim "tenang jeny" kata dim "kau tidak mencintai ku kak dim" kata jeny "aku mencintai mu" dim perlahan berjalan "aku sangat sangat mencintai mu" kata dim dengan tenang "aku akan me-- akhh" jeny melihat kaki nya "grebb" dim langsung memeluk nya dengan erat "lepas lepas kan aku!! " kata jeny "tenang lah" kata dim "lepaskan aku biarkan aku menemui lisa ku" kata jeny "aku harus bertemu dengan nya" kata jeny.

__ADS_1


"berhenti" kata fudo "sudah sampai kak? " tanya boy "belum, awas !biar aku yang mengemudi" kata fudo "awas bright" kata lisa. mobil kembali melaju dengan sangat cepat "gila" kata boy "kita harus sampai ke sana lebih cepat sebelum mereka pindah" kata fudo.

__ADS_1


mobil berhenti fudo langsung keluar dari mobil dia melihat ponsel nya "seharusnya di sekitar sini" kata fudo "tapi tidak ada apapun di sini" kata lisa "bentar" fudo melihat ponsel nya lagi "aku tidak melihat apapun" kata boy "JENY!!! JENY!! " seru joe , fudo berjalan ke arah lain "JENY!!! " seru lisa "ponsel" kata fudo dia memungut sebuah ponsel di dekat rerumputan "ponsel jeny" kata lisa "mereka membuang ponsel jeny di sini" kata fudo "kakak aku teringat sesuatu" kata lisa "apa? " kata yang lain "aku memasang CCTV di rumah jeny" kata lisa "kita kembali dulu" kata fudo.

__ADS_1


tangan jeny di balut perban dim langsung menatap jeny "seharusnya kau tidak melakukan ini" kata dim "seharusnya kau juga tidak melakukan ini pada ku" sahut jeny "karena aku mencintaimu" kata dim "dan aku tidak mencintai mu sampai kapan pun aku tetap mencintai lisa" kata jeny "aku akan membuat mu lupa dengan lisa" dim menarik rantai nya membuat tangan jeny kembali tertarik ke atas pelayan datang membawa makanan lalu pergi keluar kembali, "hari Ini aku tidak ada kerjaan aku akan menemani mu, sekarang ayo makan" kata dim sambil mengusap wajah jeny "um" jeny menggerakkan wajah nya ketika dim hendak mencium nya "tidak masalah" kata dim sambil mengambil makanan untuk jeny "buka mulut mu" kata dim "kau akan menyesal membawa ku ke sini" kata jeny sambil berusaha ingin menggerakkan kaki nya "ku pastikan kau beruntung memiliki ku" kata dim sambil membuka paksa mulut jeny "puff" jeny memuntahkan makanan nya "aku lebih baik mati dari pada harus bersama mu" kata jeny dim menatap jeny dengan sangat tenang "baik kau tau aku bukan orang yang mudah kesal, satu lagi ini akan terjadi lebih sering jika kau tetap nakal seperti ini" kata dim sambil memasukan makanan ke mulut nya sendiri "dia gak kesal? sungguh? lihat saja aku akan hancur kan kamar ini meskipun aku akan kehilangan tangan ku " kata jeny dalam hati, jeny terkejut dim memegang wajah nya "kau mau apa? " kata jeny sambil menatap dim yang masih mengunyah "memberi mu makan" jeny terkejut dan langsung memberontak sebisa nya .

__ADS_1


__ADS_2