
"tap" riki menghentikan langkah nya, lalu dia berbalik menatap adik nya "kakak semangat ya" kata jeny.
__ADS_1
riki tersenyum "rawat gigi mu" kata riki "iya aku akan membersihkan gigi ku dengan coklat" kata jeny membuat fudo langsung tersenyum "bye.. bye.. aku akhirnya bisa membunuh ikan ikan itu" kata jeny "hei!! " seketika amin berbalik "bercanda kak hehe" kata jeny "hahaha amin langsung berbalik, jangan lupa tuang sianida ke kolam nya" kata pam "ahahahaha ide bagus" sahut endo "kau" amin langsung menendang kedua teman nya itu "jeny jangan nakal" tegur lisa "iya aku cuma bercanda" kata jeny "aku menyayangi mu!! " seru riki "aku mau menendang mu eh aku juga menyayangi mu!!! " seru jeny.
__ADS_1
semua orang menatap reno yang berlari dengan cepat "gawat aku terlambat dasar pria gay sialan dia tidak membangun kan ku" kata reno "gawat nih ada rapat" reno masuk ke dalam lift "maaf ak--?? " Reno masuk ke ruang rapat dengan tergesa-gesa tetapi dia terdiam melihat ruangan rapat berubah menjadi lebih indah, bahkan terlihat seperti dunia fantasi dio menatap Reno "apa apa yang.. apa yang terjadi? " tanya Reno "meja? kursi pada kemana? " kata reno dia langsung menatap tulisan di belakang dio "menikah lah dengan ku" kata dio ,sambil tersenyum dia berlutut sambil mengeluarkan cincin "aku berharap kau menjadikan aku dunia mu seperti aku menganggap mu dunia ku, tidak ada kata kata yang indah yang bisa ku katakan, aku juga tidak tau banyak hal dalam mengungkapkan hal percintaan Reno kau lah hidup ku. mungkin alasan ku untuk hidup maukah kau menikah dengan ku? " kata dio "waktu itu" kata Reno "aku mau mengulang nya kembali di sini agar semua nya tau bahwa kau milik ku" kata dio, Reno tersenyum "aku milik mu" Reno mengulurkan tangan nya "aku sudah mempersiapkan semua, besok kita menikah" kata dio .
__ADS_1
lisa berlari mencari jeny dia Terus berlari sampai menemukan jeny sedang live di ruangan nya "ada apa sayang? " lisa terlihat panik "gawat Reno menikah " kata jeny ,lisa terdiam sesaat "itu bagus" kata lisa "tapi apa yang harus ku berikan pada nya" kata jeny "astaga" kata lisa "jadi kau menelpon ku cuma karena itu" lisa memeluk jeny "iya ini darurat acaranya besok jam delapan!! kita harus berangkat malam ini" kata jeny "aku akan siap kan hadiah nya kau jangan panik" kata lisa "tapi apa yang akan kau berikan? " tanya jeny "buket indah dan langka yang akan ku pesan sendiri dan kursi " kata lisa "kursi? yang benar saja? " kata jeny "kursi tantra" kata lisa sambil melepaskan pelukan nya dan mencium jeny "kursi macam apa itu? ayolah lisa kenapa harus kursi? " kata jeny "itu bukan sembarangan kursi" kata lisa "benarkah? apa itu sejenis kursi pijat? " kata jeny "kursi ajaib untuk Reno itu spesial" kata lisa "buket nya? " kata jeny "aman pokoknya kau jangan kawatir aku akan urus tiket nya,kita akan berangkat" lisa menutup pembicaraan.
__ADS_1