Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
party


__ADS_3

"kakak kau sehat kan? "


"sehat bagaimana dengan mu? gigi mu hitam. kau habis makan coklat" kata riki "iya aku baru makan coklat" kata jeny "sudah ku duga" kata riki "kakak kau tidak datang ke sini?" kata jeny "aku juga gak lama lagi akan ke sana" kata riki "kemana kakak kakak lain" riki langsung sedikit cemberut, "sebagian sedang masak" kata riki "kau mencari ku? " tanya pam "halo kak pam" kata jeny "halo adik ku yang manis? kau terlihat bahagia" kata pam "aku habis pemotretan iklan mempromosikan kostum yang ada di toko ku" kata jeny "wah itu luar biasa" kata pam "dimana sendal ku? " terdengar suara fudo "kau biasa nya meletakkan di depan kamar mu" kata amin "diam kau aku tidak butuh jawaban mu" kata fudo "astaga kenapa ribut" ucap jeny


"biasa " kata pam "kalian mencurigakan " kata fudo "aku tidak melihat sendal mu" kata endo "biar aku bantu, jeny aku bantu fudo mencari sendal nya " kata riki "iya kak. astaga ada ada saja" kata jeny "biasa fudo kalau bangun tidur mood nya hancur semua akan di anggap musuh" kata pam "aku mendengar mu bodoh" kata fudo "FUDO!!! CEPAT KE SINI!!! " seru riki "ada apa? " kata fudo "lihat, ini sandal siapa? ha! " bentak riki "aku tidak lihat tadi" kata fudo dengan santai "jelas jelas ada di depan kamar mu, lihat ini baik baik" riki memukul fudo dengan sandal nya "akhh.. " fudo kesakitan "mampus kau" kata endo "riki hentikan" kata fudo "mereka kembali bertengkar, lihat kami sedang memasak seafood pedas" kata pam "Hai jeny" kata amin "Hai kakak" kata jeny "astaga riki suara mu berisik " kata endo "mereka sedang berdebat seperti pengacara dan hakim" kata pam.


ara berjalan sambil memegang map merah dia berhenti di depan pintu "permisi" kata ara "masuk" terdengar suara dari dalam "ada apa ara? " tanya lisa "saya ingin mengantarkan berkas laporan pembelian" kata ara "tolong periksa" kata lisa "baik nona" kata asisten nya


"baik ara, kau boleh pergi jika ada kesalahan aku akan memanggil mu" kata lisa "baik terimakasih " ara pergi keluar "Hai ara! " kata jeny "hai jeny kau di sini" ara tersenyum ramah "aku kan memang selalu di sini" kata jeny "oh ya, benar aku lupa " ara menepuk kepala nya "kau sudah makan siang? " tanya jeny "aku akan segera makan siang" kata ara "mau makan bersama ku? " kata jeny "tidak kau makan lah dengan lisa " kata ara "baik lah oh ya, jangan lupa besok kita ada acara" kata jeny "iya aku ingat kok. aku juga sudah membeli pakaian sesuai tema nya" kata ara "baik lah aku akan menemui lisa" kata jeny "iya bye..jeny" kata ara "bye".


lisa langsung tersenyum melihat jeny datang " pergilah "kata lisa. asisten nya langsung mengangguk lalu pergi, " sudah selesai? "tanya jeny " udah, kau bawa makanan apa? "tanya lisa " memang nya kau mau makan apa? "jeny meletakan tas yang dia bawa, " hum.. makan apa ya"kata lisa "cake? " kata jeny "ayolah jangan cake " kata lisa sambil tertawa kecil "bagaimana kita makan di luar" kata lisa "boleh" kata jeny "tapi cium aku dulu" kata lisa. jeny tersenyum lalu mendekati lisa dan langsung mencium nya "aku mencintai mu" kata jeny "aku mencintai mu" kata lisa.


dengan tas di tangan nya carry berjalan sambil tersenyum "papa" kata carry, "tuan muda" beberapa orang membungkuk memberi hormat


"carry" Liam menatap anak nya datang "papa kau mau kemana? " tanya carry "aku ada pertemuan di luar kota" kata Liam "papa besok ada acara keluarga tuan hiko kau tidak datang? " tanya carry sambil menatap genta yang meletakkan barang yang baru mereka beli, "kau bisa datang bersama genta " kata Liam "oh baik lah dengar resi, Krisna, yen, rio dan yang lainnya jaga papa ku dengan benar!!!" kata carry "siap tuan muda" kata bodyguard Liam "pertemuan ini sangat penting aku tidak bisa menundanya bersama tuan fang" kata Liam "tidak papa kita bisa pergi berdua" kata genta "iya" kata carry .

__ADS_1


bob tersenyum melihat seorang wanita datang menemui nya "hei" kata bob "ayo makan siang bersama" kata Winda "ciye bob" kata Agnes "ayo kalian juga bisa bergabung" ajak Winda "aduh aku sibuk" joe pergi "aku..aku. aku juga " kata Agnes "kenapa dengan teman teman mu? " tanya Winda "biasa, seharusnya kabarin kalau mau datang" kata bob "kenapa? kau tidak suka aku datang? " kata Winda "bukan bukan.. ya sudah ayo kita makan" kata bob sambil menggandeng tangan Winda.


satu hari berlalu..


malam ini di sebuah gedung besar yang di hiasi dengan sangat indah dengan musik yang membuat siapa saja langsung ingin menari


"bersulang!!! " kata orang orang yang ada di sana "Hai teman teman" kata carry "hai" kata bob dan yang lainnya "sweet" seorang wanita datang dan langsung ingin memeluk jeny membuat lisa terkejut dan langsung menarik jeny.


"lisa? " jeny terkejut "maaf ya, aku salah satu penggemar sweet" kata wanita itu "ya, ya tapi pacar ku tidak boleh di peluk sembarangan" kata lisa "wah kau posesif sekali" kata wanita itu "maafkan dia ya, apa kau datang bersama yang lain? " tanya jeny "iya kami datang bersama sama lihat penggemar mu sedang meletakkan hadiah dia sana" kata wanita itu.


"ikat aku! " kata jeny, lisa tersenyum dan langsung memasang rantai itu ke gelang jeny "ayo jalan" kata jeny "lihat ke kamera " kata tukang foto "katakan bersulang!!! angkat gelas kalian" seru tukang foto


"bersulang!!! " lisa menatap ke arah jeny sambil tersenyum "ayo lagi !! ganti gaya!! " ara menatap joe "jangan lihat ke arah ku" kata joe dengan wajah datar, "mau buat pose love" kata ara joe langsung menatap nya dan menarik ara ke dekat nya . beberapa foto pun berhasil di ambil "sweet foto lah dengan para penggemar" kata seorang pria sambil membawa foto jeny dan lisa "oke aku foto dengan teman teman ku dulu baru dengan kalian oke" kata jeny "oke".


" Hai teman teman kembali bersama sweet jangan gagal fokus ke rantai kecil yang ada di lengan ku ya, ini tidak papa cuma ini di gunakan untuk agar hum. aku tidak jauh dari lisa .

__ADS_1


hari ini kita mengadakan party. dan aku live di ponsel salah satu penggemar menggunakan akun nya, nama dia .hum.. siapa nama mu aku lupa" kata jeny "Pete" kata pria itu


"Pete ini akun dia jangan lupa di follow, aku suka melihat kalian meskipun sebagai gak bisa hadir tidak papa aku menyayangi ka--" kata jeny "ku" kata lisa "huh? " jeny menatap lisa "kau menyayangi ku" tegas lisa "ya, ya tentu" kata jeny


"Pete kau bisa lanjut kan live nya jika mau, aku akan kesana " kata jeny "oke sweet" ucap Pete "selamat menikmati pesta nya" kata Daichi "ehh" lisa menarik rantai nya "kau mau ngapain? "tanya lisa " aku cuma mau minum sedikit "kata jeny " kau tidak boleh minum Alkohol "kata lisa " ayolah seteguk saja"kata jeny "baik hanya seteguk" lisa mengambil segelas minuman lakukan meneguk nya "nih" kata lisa "apa? ini" kata jeny "hanya seteguk kan, aku sudah menyisakan nya seteguk untuk mu" kata lisa "menyebalkan" jeny cemberut


"kenapa diam saja? ayo menari angkat tangan mu!!" kata boy "selama bersenang-senang" kata Jack sambil menari di samping boy "astaga kalian ini" kata bela "kumat" kata bintang "ayolah para gadis" kata Jack sambil menarik bintang "hei dia milik ku" kata boy "ih, salah aku !! ayo sayang kita menari" kata Jack "jack" kata bela "ayo!! " kata bob "mau menari? " joe mengulurkan tangan nya ke ara, seketika ara langsung tersenyum senang "dengan senang hati" kata ara "bersulang" kata genta "bersulang! " kata Daichi "hei hei" jeny berjalan sedikit lebih jauh lalu berbalik menatap lisa.


"lihat jeny" kata bintang lisa tersenyum melihat jeny mulai menari "astaga lihat jeny" kata bela "hum.. aku " kata lisa. jeny mendekati lisa "I love you dady" lisa langsung menarik jeny "waw lihat mereka" kata Winda "keren" kata orang orang yang ada di sana


jeny dan lisa seketika menjadi pusat perhatian karena gerakan tarian mereka yang begitu memukau, sampai musik berhenti ketika lisa dan jeny saling bertatapan dan berpegangan tangan semua orang bertepuk tangan "lanjut kan musik nya" kata Daichi "aku sangat haus" kata jeny "ayo kita minum"kata lisa .


riki membuka pintu " akhirnya semua nya beres"kata endo "iya cape juga ya" kata pam "hah.. jangan terlalu malam jen, segera pulang jika acara telah selesai " kata riki "iya kakak acaranya bentar lagi selesai, kenapa kau keliatan lelah sekali" kata jeny di telpon "aku habis menemani tuan fang bertemu dengan tuan Liam" kata riki "kalau begitu segera istirahat aku juga akan bersiap pulang acara nya sudah mau selesai" kata jeny "baiklah good night sayang" kata riki "night to" kata jeny.


di bawah sinar bulan jeny dan lisa saling bertatapan sambil memegang tali merah yang berhubungan dengan balon berbentuk hati dengan nama mereka yang terukir di balon itu "apapun yang terjadi kedepan nya. aku akan tetap mencintai mu" kata lisa "aku juga tidak tau apapun lagi kecuali mencintai mu sampai akhir ku, rasa hanya itu tujuan hidup ku" kata jeny "aku akan mengabadi momen ini" kata boy "ya ampun " joe menutup mata ara di saat lisa mencium jeny, balon pun di lepaskan "yeay" bela menyalakan bom hias "huff" Winda meniup terompet nya "sangat indah " kata evan "ini adalah bukti betapa indah nya cinta" kata jin sambil tersenyum menatap balon itu yang terbang semakin tinggi.

__ADS_1


__ADS_2