Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
kakak yang perhatian


__ADS_3

"kau minum terus tidak papa kah?"tanya boy "kau seperti baru mengenal ku saja"jeny meneguk kembali minumannya "baik lah aku akan menjaga mu nanti aku kembali aku lanjut kerja dulu"kata boy jeny mengangguk "hai jack "boy menyapa rekan nya "aih kau ini terlalu semanggat ngomong ngomong"jack menunjuk jeny "kau ini sahabat nya kenapa mengizinkan dia minum terlalu banyak"kata jack "aku tidak bisa melarang dari awal kami ketemu dia sangat sangat menyukai minuman ini"kata boy "hai"seorang pria duduk di depan jeny "sial"boy langsung tegang "itu pria semalam"fikir boy "nama ku john" pria itu mengulurkan tangan jeny berdiri berjalan melewati pria tadi tapi dua orang langsung menahan jeny "menyingkir lah"kata jeny "tidak bisa kan kau menemani minum nona"kata john jeny berbalik menatap pria itu sepertinya gak asing seperti pernah bertemu tapi entah di mana "BOOOOYYY"seru jeny seketika boy melompat dan berlari mendekat "kau tidak mengambil kan aku minum lagi "kata jeny "minuma. Ku habis"kata jeny "oh iya iya kau lanjut duduk dulu perlu aku cari tempat duduk yang lain"kata boy dia tau jeny sudah mulai mabuk "ini tempat duduk ku ngomong ngomong bisa usir dua orang ini dia mencoba menghalangi ku"kata jeny "oh kalian pergilah maaf nona sudah mengganggu mu mereka itu bodyguard ku"kata john "kau membawa orang orang yang payah"jeny duduk kembali menatap pria di depan nya "minumanmu"boy datang "kau lama sekali"kata jeny "humm jen, ini sudah terlalu larut kau"boy terdiam di saat jeny menarik kerah nya "aku lupa alamat rumah"bisik jeny "orang itu berbahaya kau tunggu bentar aku akan antar kau pulang"bisik boy "aku tidak mau"jeny lanjut meneguk minumanya "jack kau bisa lakukan semua dengan yang lain kan aku akan antar dia pulang"kata boy "boy" boy kaget buka. Main "kak riki kapan datang"kata boy "aku sudah pulang dari tadi dan mencari adikku kemana mana tapi dia tidak di temukan apa dia di sini?"tanya riki "dia di sana cepat bawa pulang "kata boy "ini kartu ku pin nya 251202 pegang kartu itu jika adiku mengambil sesuatu ambil lah uang dari situ"kata riki "aih kau baik sekali aku baru saja mau mengantar dia pulang oh ya biasa nya dia juga bayar kalau sudah stabil cepat lah bawa dia pulang"kata boy "baik lah"riki pun berjalan ke arah adik nya "hei pak tua seperti nya kita pernah ketemu ya tapi di mana oh di .. Hm di.. "jeny bingung "tepat nya satu hari yang lalu kau pingsan di depan ku"kata john "jeny"riki menarik jeny "aduh bob"kata jeny "kau ini sudah mabuk masih minum"riki menggendong jeny "selamat"fikir boy "di mana rumah anak itu"john menatap boy seketika boy terdiam dan mematung "aku ...aku tidak tau"kata boy dua bodyguard itu menarik boy ke sebuah ruangan lalu memukul nya "jangan pura pura"ujar john "uhuk uhuk "boy terbatuk batuk "kau tenang saja aku tidak akan melukai dia aku cuma mau berteman "kata john "dia dia tinggal di kost mawar jalan tiga"kata boy.


riki mengelap wajah jeny "kau harus kembali seperti dulu lagi"kata riki "cukup cukup aku aku lelah"jeny mengoceh gak jelas "iya iya adiku"kata riki "nah ini nama nya hiburan"kata jeny "kau tau apa"kata jeny riki menyelimuti tubuh adikk nya lalu ke dapur membuat olahan makanan untuk adik nya besok karena dia tidak punya banyak waktu dia harus berkerja . Riki melangkah memeriksa ruangan kecil tempat obat obatan melihat surat surat dari psikolog dan obat depresi milik jeny "halo"riki menelpon seseorang "kenapa apakah adik mu kambuh"terdengar suara yang sangat lembut "kau menagis"terdengar suara lagi "dia meminum lebih banyak akohol terus menerus"kata riki "aku kwatir"kata riki. "selamat pagi"riki membuka gorden kamar jeny "ayolah bangun kau jangan malas malasan"riki mencium kening jeny "aih bau sekali adikku ini"kata riki "kak"jeny membuka mata "kapan kau pulang"jeny melihat pria berkulit putih duduk di dekat nya "apa kau tidak menyadari nya"riki menatap adiknya dengan lembut "tadi malam ya"kata jeny "kau ini masa tidak sadar coba ingat siapa yang membawa mu ke sini hmm... Kau jangan terlalu banyak minum sayang aku sudah menyetok minuman lain jangan pergi minum di luar lagi ya"kata riki "iya ngomong ngomong aku bau ya"jeny mengendus bau nya sendiri "tidak kok sekarang pergilah mandi air hangat dan sarapan kakak akan tunggu di bawah "ucap riki "baik lah".


__ADS_2