Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
jangan pergi ya..


__ADS_3

"lisa.. lisa.. lisa" Agnes melihat jeny kembali mengigau "boy!!! boy!! " seru Agnes dengan panik, "ada apa? " boy datang "jeny.. jeny" boy yang melihat jeny mengigau langsung berusaha membangunkan jeny.


"lisa!! " jeny membuka mata nya "tenang ini minum lah" kata boy "hah" jeny keliatan ketakutan dia langsung mendorong boy "jangan tangkap aku.. jangan tangkap aku.. ku mohon " kata jeny sambil meringkuk ketakutan "jeny" kata Agnes, tapi tangisan jeny semakin kuat "jangan kak dim.. ku mohon lisa.. lisa tolong" kata jeny "jeny ini Agnes" kata boy namun seperti nya jeny tidak mendengarkan nya.

__ADS_1


"nona lisa anda belum sembuh" kata dokter "tidak papa" lisa berjalan dengan kaki pincang "aku akan panggil dokter" kata Agnes "jeny.. ini boy" kata boy "teman mu, tidak ada yang mau menangkap mu" kata boy dengan lembut,namun jeny tetap tidak tenang dia malah semakin ketakutan "jeny" lisa datang "jangan tangkap aku" pinta jeny "jeny" mendengar suara lisa jeny langsung terdiam sesaat "lisa lisa tolong lisa" kata jeny sambil melihat kesekeliling nya "ini lisa" kata lisa "lisa" jeny menatap lisa "iya sayang ini aku.. aku lisa" kata lisa.air mata jeny menetes "lisa tolong, aku takut" kata jeny "tidak papa aku di sini aku akan menjaga mu" kata lisa "tidak" jeny mendorong lisa, dan itu membuat lisa terkejut "kau bukan lisa" kata jeny air mata lisa langsung keluar "dimana lisa ku" tangis jeny "jeny.. di kehidupan selanjutnya aku mau menjadi naruto kau ingat kan waktu di Jepang? " kata lisa jeny terdiam "lisa" kata jeny "iya ini aku " kata lisa sambil mencium tangan jeny "ingat kan dengan ku" kata lisa. jeny mengangguk "aku akan menjaga mu" lisa memeluk jeny "hah" jeny turun dari ranjang "lisa kak dim datang" jeny duduk di lantai dengan ketakutan "jeny.. jeny itu perawat" kata lisa "bukan bukan tolong aku.. " kata jeny "baik baik" lisa merangkul jeny "pejam kan mata mu" kata lisa "kami ingin memeriksa keadaan nona jeny" kata perawat "sebentar" kata joe "lisa jangan pergi ya, di rumah ada pembunuh yang akan membunuh mu" kata jeny "iya aku akan di sini" kata lisa .


Agnes memeluk bob "kenapa jadi begini" kata Agnes "bolehkah perawat memeriksa mu" kata lisa "tidak " kata jeny sambil mempererat pelukan nya "jangan di lantai, ini sangat dingin" kata lisa "hah? " jeny langsung teringat dengan dim "jangan di lantai ayo naik" jeny langsung mendorong lisa "kenapa lisa tidak datang juga" kata jeny "jeny" kata lisa "kau bukan lisa.. kau kau kak dim.. " kata jeny "nona" kata perawat jeny melihat ke arah pintu "awas" jeny mendorong perawat "jeny jeny kau mau kemana" lisa menarik jeny "aku tidak akan menikah dengan mu!! aku hanya mencintai lisa dan kalau kau memaksa aku akan membunuh diriku di hadapan mu" kata jeny "dady" jeny diam "Hai kesayangan dady" lisa tersenyum "dady" jeny berheti menangis "dady menyayangi mu" kata lisa "dady lisa" kata jeny sambil menatap lisa "iya dady lisa" kata lisa sambil memeluk jeny "lepas dulu rantai yang mengikat ku" kata jeny "hum baik baik aku akan melepaskan nya" lisa kembali berusaha menahan tangis nya karena sedih melihat keadaan jeny, "kenapa kau tidak mengangkat telpon ku" kata jeny "maaf kan aku" kata lisa "kau mau coklat? aku bisa mengambil coklat untuk mu" kata lisa "tidak, tidak !! tidak jangan pergi" kata jeny "hum baik lah" kata lisa "lisa perawat mau memeriksa nya" kata boy "kita duduk ya" kata lisa "tidak" jeny menggelengkan kepala nya "bagaimana kalau kak dim datang? dia bilang dia akan melakukan hal buruk pada ku jika kau mengganggu pernikahan nya" kata jeny "dim sudah pergi ke tempat yang jauh" kata lisa. jeny tersenyum "jadi kau tidak perlu takut" kata lisa "rantai nya" kata jeny sambil menunjukkan tangan nya "iya kita akan lepas kan kau duduk dulu di situ" kata lisa dengan sabar, jeny duduk mengikuti perkataan lisa "jeny" boy menahan jeny yang kembali kehilangan kesadaran nya "ya Allah" kata boy "periksa lah dia" kata lisa "dokter kenapa dia bisa melupakan kami? " kata joe "itu karena dia kemungkinan mengalami truma dan syok parah" kata dokter.

__ADS_1


bintang datang membawa makanan "makan ini" kata bintang "kau datang? " boy berdiri "aku turut prihatin atas apa yang terjadi" kata bintang "guys Ini makan dulu" kata Jack "lisa ada di dalam" kata boy "dia juga belum makan" kata boy lagi "aku akan antar makanan ke dalam" kata jin. "tenang lah" kata lisa sambil mengusap wajah jeny yang terus mengigau "lisa cepat datang" kata jeny dengan lirih "lisa di sini" kata lisa "lisa" jin datang "makan lah dahulu" kata jin, jeny membuka mata nya "jeny"kata lisa " Hai jen"kata jin "kau mau makan? " tanya lisa "kau siapa? " tanya jeny "lisa" kata lisa "lisa suami mu" kata lisa "dia" kata jeny "jin teman kita" kata lisa "kau mau makan? aku akan suapin ya" kata lisa jeny memperhatikan wajah lisa lalu memperhatikan tangan nya dan meraba leher nya "rantai hilang? " kata jeny "iya tadi sudah di lepas" kata lisa "mau sesuatu atau ramen? " kata lisa "tidak tidak jangan pergi" kata jeny "hum baik" kata lisa "lisa kita akan menikah? " kata jeny "iya kita akan menikah" kata lisa "aku mau coklat" kata jeny "baik lah" lisa menatap jin "tolong jaga dia ya" kata lisa "baik" kata jin "lisa kau mau kemana? "boy melihat lisa ke luar " jeny minta coklat "kata lisa "boy.. boy" suara jin terdengar keras, boy langsung lari ke dalam "jeny jeny kau mau apa? " kata boy "aku tidak mau menikah dengan nya, aku akan melompat dari sini" kata jeny "tidak, jangan. jangan begitu" kata boy "hei jeny.. jeny.. jangan melompat" kata fudo "lisa sudah mati" kata jeny dengan air mata berlinang "lisa masih hidup lisa masih Hidup" kata jin "jeny" panggil lisa.


jeny menatap lisa "suara nya sama" kata jeny "jeny jika kau melompat aku dengan siapa? " kata lisa "ku mohon jangan lakukan itu aku mencintaimu " kata lisa dengan memohon "kita akan bersama lagi" kata lisa, jeny diam "hah? kenapa kenapa aku di sini? " kata jeny "astaga" kata bintang "oke oke jangan bergerak, jeny jangan bergerak kakak akan membantu mu" kata fudo "pegang tangan ku" kata fudo "aku mau melompat" jeny melihat ke bawah "greb" fudo langsung menarik jeny "lepas lepas kan aku.. jangan tangkap aku" kata jeny "tidak, tidak!! ini kakak lihat baik baik " kata fudo "boy" jeny tersenyum "ya ya aku boy" kata fudo "boy tolong aku" kata jeny "iya " fudo mengangkat tubuh jeny dan meletakkan nya ke atas ranjang "kau mau makan" kata fudo "lisa sudah makan? " tanya jeny "ya dia baru saja makan" kata fudo "aku mau cery" kata jeny "cery" jin langsung pergi "baik kau akan mendapatkan nya" kata fudo "ini ini" kata jin "dari mana kau dapat" kata Jack "anak kecil di depan" kata jin "ayo makan cery nya" kata fudo,jeny mengambil cery nya dan mulai memakan nya boy memeluk lisa yang menangis tanpa suara "enak kan? " tanya fudo "manis" jeny tersenyum "iya" kata fudo sambil tersenyum "loh kok di muntah kan lagi" kata fudo "tidak.. tidak boleh makan!! nanti aku, aku cepat sembuh dan dan pernikahan nya akan terjadi aku harus aku harus tetap demam" kata jeny

__ADS_1


fudo mengusap wajah nya "Hai adik ku sayang" kata fudo "kakak" kata jeny "iya kau sedang ada bersama kakak " kata fudo "kakak kapan datang" kata jeny "kakak baru datang kau harus makan ya" kata fudo sambil mengusap wajah jenuh dengan tisu,jeny tersenyum "lisa akan datang menangkap mu" kata jeny "keadaan nya jadi benar-benar kacau" kata bob "jeny" lisa berdiri di depan jeny "lisa" kata jeny "iya sayang" kata lisa "akhirnya kau datang" kata jeny "aku datang menjemput mu" kata lisa "peluk aku" pinta jeny "baik" lisa memeluk jeny "jangan lepas peluk kan mu ya" kata jeny "iya sayang" kata lisa "ada orang di rumah kita" bisik jeny "benarkah kalau begitu kita harus telpon polisi" kata lisa "iya telpon polisi" kata jeny "baik " kata lisa "jangan pergi ya" kata jeny "iya" kata lisa "kau juga jangan sedih lagi ya kita akan bersama selama nya" kata lisa sambil mencium pipi jeny "kau lapar tidak? " kata lisa "jen" kata lisa "kalian mau menangkap ku" jeny mendorong lisa "ini teman teman kita" kata lisa jeny menggelengkan kepala nya "aku tidak akan menyerah" kata jeje "kakak apa yang kau lakukan? " kata lisa ketika fudo menyemprotkan sesuatu ke wajah jeny dan tak lama kemudian jeny kembali tidur "biarkan dia tidur" kata fudo "sampai separah itu ya" kata Jack "jeny" lisa mendekati jeny "kita tidak boleh tinggal kan dia sendirian" kata fudo sambil menepuk nepuk bahu lisa.


__ADS_2