Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
amin di culik


__ADS_3

Jeny keluar dari kamar nya terlihat boy sedang membantu rita memasak di dapur, sementara lisa menyiapkan beberapa makanan di meja. "good morning jen"kata lisa "aih..sudah bangun dia"kata boy sambil tersenyum "huaam...kalian terlihat semangat sekali"kata jeny "kau malah terlihat tidak semangat"kata boy "bukan tidak semangat, rasanya aku masih sangat mengantuk"kata jeny "kau sarapan dulu baru kembali istirahat, itu pasti karena kau sangat kelelahan"boy menyiapkan makanan di piring jeny "apa tidur mu nyenyak?"tanya boy sambil duduk di dekat jeny "nyenyak, kau tau aku saat bangun tadi. Aku malah terkejut aku sudah berada di dalam kamar ku, padahal aku merasa aku baru sebentar tidur di mobil"kata jeny "hahaha..kau ketiduran semalam saat perjalanan pulang. Sekarang makan lah"kata boy "kau tidak makan boy?"kata jeny "sebentar lagi"kata boy "kalau begitu makan sekarang, nih makan saja bersama ku karena aku merasa tidak akan sanggup menghabiskan makanan ku pagi ini"kata jeny "kau mau aku makan satu piring dengan mu?"kata boy "hm"jeny mengangguk "baik lah dengan senang hati, ayo lisa makan sarapan mu"kata boy "hum..yam...enak sekali"kata jeny "jadi kapan kau akan latihan kembali?"kata boy "ku rasa besok"kata jeny "pagi pagi sudah membuat masalah!"kata lisa di dalam hati sambil melihat dua orang di hadapannya sedang makan sepiring berdua "coba ini jen, ikan ini rasa nya enak aku memasak nya tadi"kata boy sambil menyuapi jeny sepotong daging ikan "humm..lumayan aku curiga bukan kau yang memasaknya tapi bi rita yang memasaknya"kata jeny "kau selalu curigaan pada ku"kata boy lalu dia melihat ke arah lisa "coba ini lisa, aku tau kau suka daging panggang kan. Jadi aku membuat nya untuk mu"kata boy sambil meletakan sepotong daging ke piring lisa "kau juga makan boy"kata jeny "aku juga sedang makan"boy melahap sepotong cumi cumi pedas "nanti malam kau akan kerja?"tanya jeny "tentu saja"kata jeny "aku ikut"kata jeny "tidak, kau istirahat saja besok kau harus latihan"kata boy "ku rasa boy benar"kata lisa sambil menatap jeny.


Boy melihat jeny sudah kembali tidur di sofa dengan televisi di depannya yang masih menyala, "hup"boy memindahkan jeny ke dalam kamar "humm"jeny terbangun "tidak papa, lanjut saja tidur nya hum..jeny aku harus pergi mengantar lisa"kata boy "hum"jeny mengangguk, boy tersenyum lalu pergi mengantar lisa. "lisa"kata boy di dalam mobil "hum?"lisa menatap boy yang ada di sampingnya "aku ingin menanyakan satu hal"kata boy "apa itu?"kata lisa "aku berfikir kalau kau menyukai jeny"kata boy lisa terkekeh "tentu saja aku menyukainya jika tidak aku pasti tidak berada di dekat nya"kata lisa "duh..gimana ya ngomongnya"fikir boy "bukan itu"kata boy "lalu?"kata lisa "kau menganggap jeny apa?"kata boy lisa makin tertawa "ku rasa kau lelah boy, pertanyaanmu seperti pertanyan orang bodoh, kau tau jawaban ku tapi kau masih bertanya"kata lisa "kau tau aku menyukai jeny tetapi kau malah bertanya lagi seolah olah kau tidak mengerti"fikir lisa "ku rasa aku terlalu lelah "fikir boy.

__ADS_1


Fudo menatap pria berambut putih yang tak jauh darinya "itu dia zeky"kata fudo "tunggu dia masu ke dalam"ujar riki "dia sendirian kelihatannya ingin bertemu dengan orang lain"kata pam yang sedang menyamar jadi pelayan restoran "ada orang masuk menemui dia"kata amin "saatnya"fudo berjalan masuk ke dalam restoran terlihat pria berambut putih itu sedang melakukan transaksi secara diam diam dengan orang lain lalu dia menjabat tangan orang itu lalu bersiap mau pergi "riki"kata amin "siap"kata riki "hupp!!"fudo mulai menyerang duluan "awas tuan"para bodyguard melindungi pria itu "jangan sampai lolos!!"ujar amin "dia lari!"kata pam "hiaaaa!!"riki menarik pria itu lalu memukulnya .


Mobil berhenti lisa segera keluar "sampai bertemu nanti"kata lisa "ya..bye"kata boy mobil pun lanjut berjalan lagi "kenapa jawaban lisa membuatku kurang puas ya"fikir boy "apa aku salah pengucapan ya?"guman boy "oh..iya kali mungkin aku harus bilang lisa apa kau mencintai jeny nah itu kaya nya yang benar"fikir boy.

__ADS_1


Amin segera di ikat di sebuah kursi "bangunkan dia sekarang!"kata zeky "heh!!"orang orang mencoba membangunkan amin dengan di pukul di bentak tapi amin tidak bangun "byurrr"zeky menyiram amin dengan minumannya "puff..huk uhuk"amin terbangun "siapa kau?"kata zeky "aku malaikat maut mu"ucap amin "plakk!"amin di pukul "siapa yang menyuruh mu?"kata zeky amin tersenyum dan tetap tenang.


Ke esokannya jeny kembali berlatih semua tariannya terlihat sangat indah dan bagus sekali boy terlihat sangat senang sekali "luar biasa"kata boy "boy"ucap lisa yang baru datang "wah ....kau datang kemari"kata boy "iya aku datang membawa minuman untuk para penari"kata lisa "lihat lisa bagaimana menurutmu tarian mereka?"tanya boy "sangat sangat indah"kata lisa. "gimana persiapan lainnya?"tanya joe sambil menatap ezra "sudah siap bahkan barang barang nya ada yang ku titipkan di rumah lisa"kata ezra "wah..satu hati lagi nih"kata agnes "duhh..jangan begitu aku jadi deg degkan" kata dea.

__ADS_1


Saat malam hari jeny terlihat sedang berlatih sendiri "jen. Aku pergi dulu"kata boy "iya hati hati!"kata jeny sementara lisa masih memperhatikan jeny yang masih menari "sudah jen"kata lisa "loh, kau masih di sini?"kata jeny "aku mau bilang pada mu dari tadi"kata lisa "apa?"kata jeny "di rumah ku penuh dengan barang barang buat acara ezra dan dea jadi..aku mau tidur di sini boleh ya?"kata lisa "hei..bodoh aku tau ya rumah mu itu sangat luas, masa gak ada ruang untuk mu tidur"kata jeny "penuh semua jen"kata lisa "kan demi acaranya berjalan lancar"kata lisa "hum..iya deh"kata jeny "kau juga seharusnya mandi dulu, kata kak riki kau tidak boleh mandi malam"kata lisa "ya ya ya..awas aku mau lewat"kata jeny "um...jeny"lisa menunduk sebentar "hum?"jeny menatap lisa "apa kau menyukai bright dan mau menikah dengannya?"tanya lisa "HYAHAHAHAHA kau masih memikirkan itu ya, aku bercanda kok"kata jeny "aku tidak akan mengambil bodyguard mu lisa huuh dasar payah"jeny segera pergi menaiki tangga untuk mandi.


__ADS_2