Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
balon


__ADS_3

pesawat semakin tinggi di udara, reno tersenyum sambil melambaikan tangan nya ke arah pesawat itu "akh" reno menunduk "kenapa? " kata dio "paha ku terasa sakit" kata reno "bilang saja kau mencari perhatian ku" kata dio sambil membungkuk menggendong reno "dio.. orang orang akan melihat kita" kata reno "biar mereka tau kalau kita adalah sepasang suami-istri" kata dio sambil tersenyum membawa reno ke dalam mobil.

__ADS_1


"kenapa kau menatap ku seperti itu? " tanya bintang "sulit memaling kan pandangan dari wajah mu" kata boy. lisa menarik jeny agar jeny bersandar pada nya "kau kelihatan sangat lelah" kata lisa "siapa yang membuat ku seperti jika tidak kau" celetuk jeny dengan wajah ketus,lisa tersenyum sambil mencium wajah jeny "kau tau betapa khawatir nya aku, semua orang menginginkan mu, kau tidak boleh jauh dari ku" kata lisa "aku cuma minum segelas Alkohol saja" kata jeny "cuma? kau yakin cuma segelas? " kata lisa "iya" tegas jeny "segelas tambah segelas dan begitu seterusnya" lisa langsung tertawa "kau ini" lisa mencium jeny lagi. "pokoknya kedepan nya kau tidak boleh jauh dari ku" lisa terus menatap wajah jeny "bagaimana? aku di toko dan kau di kantor" kata jeny "kau akan ikut dengan ku, toko akan ada yang mengurus nya" kata lisa "aih.. lisa.. kau ini posesif sekali " kata jeny "aku ingin menjaga mu, kau tau semua orang ingin bersama mu da--" kata lisa "dan aku ingin bersama mu bukan bersama yang lainnya" mata jeny menatap lurus ke arah lisa, "aku percaya itu tapi biarkan aku menjaga mu tiap detik" kata lisa "kenapa? " kata jeny "ayolah jangan tanya lagi" kata lisa "biarkan aku menjaga mu" paksa lisa "baik lahh... " kata jeny "kau terlalu polos tidak bisa membedakan bahaya di dekat mu" gumam lisa "hah? kau bilang apa barusan? " tanya jeny "aku mencintaimu" kata lisa "aku juga" jeny memeluk lisa.

__ADS_1


keesokan harinya..

__ADS_1


"lisa" boy kikuk "kenapa tidak ketuk pintu? sai menelpon ku kalau kau datang, ayo masuk" kata lisa sambil menarik boy "lisa aku bisa ta--? " boy melihat banyak balon di kamar lisa "jeny ingin menghias sebuah ruangan karena ini ulang tahun sakura haruno" kata lisa "jadi dia sedang mengisi balon dengan gas dan aku membantu nya " lisa duduk kembali "tidak membantu boy, dia memegang balon dengan tidak benar dia malah meremas nya!! itu membuat ku tidak tahan karena balon nya bisa meledak jika di remas seperti itu, dia juga tidak memasukan gas nya dengan perlahan. itu benar-benar bisa membuat balon nya meledak, kebetulan kau datang kau akan membantu ku kan? dimana bintang? " kata jeny "jadi kalian dari tadi sibuk karena balon" boy terlihat canggung "iya, dia sangat usil sekali" kata jeny "apa salah nya" sahut lisa "astaga fikiran ku sudah kemana mana" kata boy dalam hati "boy kau akan membantu ku kan? " kata jeny "iya iya, tapi aku gak bisa lama lama aku meninggalkan bintang di rumah sendirian" kata boy "oke, awas kau lisa jangan sentuh balon ku!!" kata jeny "oh ya jen, ini paket mu sudah datang" kata boy "oh oke berikan pada ku " jeny membuka kotak itu "apa itu? " tanya lisa "ini adalah stiker sakura karena ini hari ulang tahun nya aku akan memasang stiker nya. aku memesan nya dari jauh hari cuma memakai ponsel boy " kata jeny "boy kau baik baik saja muka terlihat memerah? kau demam? " kata lisa "oh tidak.. tidak aku aku baik baik saja aku akan membantu jeny" kata boy sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2