Merakit Cermin Yang Hancur

Merakit Cermin Yang Hancur
cinta milik kita


__ADS_3

di dalam apartemen nya dim berbaring di sofa sambil mencium selimut yang di pakai jeny "tenang.. tenang... dan tetap tenang.. fikir kan cara lain" kata dim "aku tidak akan gagal tapi kenapa jeny tidak marah pada lisa " kata dim.


"kau sudah bangun? " lisa duduk di sisi jeny "lisa" jeny duduk "pelan pelan.. masih sakit tidak perut mu? " kata lisa "ku rasa tidak" kata jeny "kapan kau menjemput ku, kenapa lama sekali" kata jeny "maafkan aku" kata lisa "ada perban di pipi mu" kata jeny "aku kecelakaan saat ingin menjemput mu" kata lisa "astaga tapi kau tidak papa kan? " kata jeny "apa ada luka lain hah? apa ini sa--" lisa memeluk jeny "maafkan aku tidak bisa menjaga mu dengan baik" kata lisa "lisa ada apa dengan mu" kata jeny "bisakah aku minta satu hal hari ini" kata lisa "apa itu? " kata jeny "jangan percaya pada dim dia menipu mu sungguh, dia ingin merebut mu dari ku" kata lisa "apa yang kau bicara kan? kau semalam menitipkan aku pada nya dengan santai kau meeting tiba tiba tanpa memberitahu ku" kata jeny "aku tidak meeting jeny.. aku kecelakaan aku tidak sadar kan diri dim menipu mu dia sama sekali tidak menelpon ku aku kakak datang mencari mu tapi kau tidak ada di tempat " kata lisa "tunggu aku tidak mengerti" kata jeny "dim datang dari thailand ke Indonesia hanya untuk mencari mu dia ingin kau ikut dengan nya dia ingin merebut mu dari ku dia akan melakukan berbagai cara tolong jangan percaya pada nya dia ingin kita berpisah" kata lisa "kau percaya pada ku kan? " kata lisa "kau ini bicara apa? kak dim sudah punya pacar dia pernah mengatakan itu pada ku saat acara nya kak nano, tidak ada yang akan memisahkan kita" kata jeny "aku jelas percaya pada mu ayolah kau pasti terlalu lelah jadi kawatir berlebihan" kata jeny "jangan ke kantor ya hari ini" kata lisa "aku yakin dim akan mencari mu" kata lisa "baik lah aku akan bersama mu hari ini aku akan bilang dengan kakak tapi cuma satu hari ya" kata jeny "hum baik" kata lisa "aku akan ke kantor sebentar siang akan pulang menemui mu tapi kau jangan kemana mana " kata lisa "oke oke aku nanti ke kantor mu mengantar kan makanan ini sudah jam setengah sembilan kau pergilah ke kantor aku akan kesana nanti mengantar makanan untuk mu" kata jeny "oke terimakasih" kata lisa "jangan peluk lagi cepat lah aku akan memasak " kata jeny "baik tapi hati hati ya pisau sangat tajam" kata lisa "iya" kata jeny.


"halo kak, hari ini aku tidak ke kantor, lisa kelihatan nya mengalami mimpi buruk tadi malam dia sangat takut aku pergi kemana mana" kata jeny "iya aku tau itu dia tadi sudah menceritakan semua nya" kata Daichi "ya sudah aku mau masak dulu lisa tadi tidak sempat sarapan" kata jeny "oke baik lah " kata Daichi.


jeny mulai memasak memotong beberapa sayuran di bantu dengan beberapa pelayan "nona minum air jahe nya" kata sai "oke kebetulan perut ku juga masih sedikit sakit" kata jeny . "jadi pemasaran kita sekarang berada di tingkat ini" kata lisa di depan beberapa orang.

__ADS_1


"roy antar aku ke kantor lisa" kata jeny "baik nona" kata roy jeny membawa makanan untuk lisa lalu masuk ke dalam mobil "mimpi apa dia ya sampai sampai dia bisa berfikir kalau kak dim ingin merebut ku dari nya? dan apa iya kak dim menipu ku? lalu kemarin kak dim bicara dengan siapa? " kata jeny dalam hati.


di dalam ruangan nya lisa duduk melihat layar laptop nya "semua nya aman aku bisa pulang cepat" kata lisa "permisi" lisa melihat ke arah pintu "yap masuk saja" kata lisa seorang wanita masuk ke ruangan nya "ada apa? " kata lisa "nona aku ingin memberikan laporan yang kau minta pada ku" kata wanita itu "tunggu sebentar" kata lisa.


semua orang menatap ke arah jeny yang baru datang dengan di dampingi dua bodyguard "selamat datang nona jeny" kata beberapa orang "oh.. um.. kalian mengenal ku? " kata jeny "tentu" kata mereka "semangat ya kerja nya" kata jeny "terimakasih nona" kata mereka.


"AHHHH" wanita itu tiba-tiba melompat ke arah lisa membuat lisa terkejut dan buru buru menghindar tapi terlambat wanita itu jatuh ke arah nya "nona lisa ada kecoak" kata wanita itu "aku takut" wanita itu menaikan kaki nya "kej--" jeny membuka pintu "jen" kata lisa "awas kau" kata lisa "ahh.. jangan kasar pada ku" kata wanita itu "hei" asisten lisa datang "jen aku tidak menyentuh nya" kata lisa jeny langsung berbalik meletakkan makanan ke lantai lalu pergi "jeny!! " kata lisa "sial apa maksud mu? " kata lisa "aku aku beneran lihat kecoak" kata wanita itu "pergi ke HRD ambil surat pengunduran diri mu kau di pecat!! " kata lisa.

__ADS_1


"jeny.. jeny.. hei jeny" lisa menarik tangan jeny "jeny jangan salah paham" kata lisa jeny terisak "apa kau mau mengatakan kalau itu kebetulan juga? " kata jeny "dia tiba tiba melompat ke arah ku aku juga tidak sadar itu tiba-tiba" kata lisa "melompat? melompat apa?? dia menaikan kaki nya ke paha mu" kata jeny "dia bilang lihat kecoak tapi aku sudah memecat nya sungguh, aku tidak bermaksud mem--" kata lisa "kau selalu berkata tidak bermaksud tapi kau selalu melakukan nya" kata jeny "maaf kan aku jen.. maaf aku salah" kata lisa "ku kita cinta kita satu cuma ada kau dan aku seperti nya aku salah" kata jeny "kau tidak salah jen, aku" kata lisa "aku mau sendiri" jeny pergi "jen jeny tunggu" kata lisa.


"jeny? " kata rita "bibi" kata jeny "astaga apa yang terjadi" rita memeluk jeny "bibi mengapa perasaan ku terasa sakit aku bahkan tidak bisa berfikir apa apa lagi" kata jeny "sstt... tenang lah sayang bibi ada di dekat mu" kata rita "bibi aku merasa sakit" kata jeny "iya iya.. tidak papa " kata rita.


lisa langsung turun dari mobil dan langsung mecari jeny di dalam rumah tapi jeny tidak di temukan "sial di mana dia" kata lisa "aduh" lisa menabrak seseorang di pintu "hei ku fikir kalian sedang main lari larian seperti film India" kata Daichi "kakak" kata lisa "dimana adik ipar ku? aku membelikan nya sesuatu karena ku dengar dia memasak untuk mu" kata Daichi "kakak" kata lisa.


mobil lisa masuk ke halaman rumah jeny sao membuka pintu mobil dia langsung turun "dengar ya jika kau gagal membunuk adik ipar ku maka kau akan tau akibatnya" kata Daichi "iya kak" kata lisa.

__ADS_1


"jeny" lisa berhenti melangkah dia melihat jeny ada di teras belakang "jeny" kata lisa "oh.. maafkan aku jen, aku aku tidak bisa tanpa mu" kata jeny "ku mohon" lisa mendekati jeny "apa yang selanjutnya? " kata jeny "kau akan memeluk siapa lagi? mantan mu? masa lalu mu? client mu, karyawan mu, atau siapa? dan kenapa aku harus melihat nya" kata jeny lisa menjatuhkan lututnya di hadapan jeny "cinta kita satu.. hanya kau dan aku.. aku bersumpah jen" kata lisa "pukul lah aku jen yang penting jangan tinggalkan aku.. aku tidak bisa tanpa mu.. aku mencintaimu jen.. maafkan aku.. apa yang harus aku lakukan agar kau mau memaafkan ku" kata lisa "aku benar-benar tidak berguna aku menyakiti mu aku tidak berguna" kata lisa "kau tau" jeny menatap lisa "aku selalu berusaha menyakinkan diriku kalau kau mencintai ku dan aku mencintaimu aku selalu berfikir positif dengan semua yang aku lihat namun itu tidak mudah apalagi melihat mu dengan yang lain" kata jeny "apa ka merasakan apa yang ku rasa kan? melihat pacar mu memangku orang lain di hadapan mu? " kata jeny "aku tidak akan mengulangi nya lagi sungguh" kata lisa "tolong maafkan aku" kata lisa sambil mengusap air mata jeny "aku dan kau akan bersama selama nya.. kita hadapi semuanya" kata lisa "tapi aku selalu menghadapi nya sendirian" kata jeny "aku tidak akan membiarkan itu terjadi" lisa memeluk jeny "tolong maafkan aku" kata lisa "ku mohon.. " kata lisa "jangan biarkan aku melihat hal seperti ini lagi ya" kata jeny "iya.. ini yang terakhir ku yakin" kata lisa "jangan tinggal kan aku ya" kata lisa "jangan sakiti aku lagi ya" kata jeny "aku mencintai mu tidak akan aku melukaimu" kata lisa sambil mencium jeny "ku rasa aku tidak perlu turun tangan" kata Daichi yang berdiri di kejauhan.


__ADS_2