
beberapa orang dengan memakai kostum unik berada di toko sweet mereka terlihat memilih milih kostum, pelayan toko langsung menghampiri mereka memberikan pelayanan yang baik.
"oke jeny, semua selesai ku harap ini trapi kita yang terakhir" kata robi "iya " kata jeny "tetap semangat dan jangan terlalu memikirkan apapun dan apapun yang ada di dalam kepala itu hanya imajinasi oke" kata robi "oke, silahkan di minum jus nya" kata jeny "aku terpaksa mendatangi mu di sini, karena saat aku ke rumah ku pelayan mu bilang kau ada di toko" kata robi sambil mengambil gelas berisi jus segar, "iya saat pagi aku sudah ada di sini" kata jeny "jadi apa kau masih sering mimpi buruk saat tidur? " kata robi "tidak tapi kadang kadang aku tiba-tiba terbangun. aku tidak ingat apapun, ku rasa aku tidak mimpi buruk tapi aku juga tidak tau" kata jeny "guys" cika datang dengan memakai bando kelinci dengan lampu warna warni "astaga ku fikir kau kemana tadi, Karena tadi kau bilang mau ikut" kata robi "aku melihat lihat toko jeny" kata cika dengan santai. "kau suka? " tanya jeny "hum, tentu suka siapapun yang datang pasti suka. karena saat masuk di sini rasa nya seperti masuk ke dunia imajinasi, gambar gambar yang di lukiskan di dinding terlihat benar benar nyata" kata cika "aku sengaja tidak menempel kan kertas wallpaper dinding aku langsung menyuruh seorang pelukis membuat gambar di dinding agar terlihat lebih menarik" kata jeny "cerdas" kata robi "jika kalian mau kalian bisa lihat lihat " kata jeny "aku sudah melihat nya dan aku membeli bando lucu ini" kata cika sambil tersenyum.
"aku mau kostum anya" kata seorang wanita dengan anak nya "aku akan menunjukkan nya, ayo ikut aku" kata pelayan toko "wah toko nya ramai juga" kata boy "iya" kata bintang "kau mau sesuatu, ayo kita beli sesuatu di toko nya" kata boy sambil menggandeng tangan bintang."ayo" kata bintang "aih boy" boy menoleh ke arah suara terlihat jeny sudah ada di lantai dua ,berdiri melambaikan tangan kanan nya dan tangan kiri nya memegang sebungkus coklat .
"ayo kita ke sana" kata boy "aih kalian selalu berdua kemana pun romantis sekali" ledek jeny "jeny jangan berkata seperti itu" kata boy "tidak papa jangan memarahi nya" kata bintang "oh.. dia baik sekali tidak seperti dirimu, ayo bintang aku ajak kau melihat lihat ke sana" kata jeny sambil menarik lengan bintang, "hei! hei aku aku juga ikut" kata boy "ini lihat, ini adalah kostum couple cocok untuk mu dan boy untuk berfoto di tempat indah seperti di tepi pantai" kata jeny "ini bagus juga ya" kata bintang "kau suka bando? di lantai tiga banyak aneka bando" kata jeny "aku suka terkadang aku memakai nya di saat di rumah" kata bintang dengan senang "oh ya, apa kalian tinggal bersama? " tanya jeny "huh? " bintang terkejut "tidak " kata boy "kenapa? kalian masih malu malu ya" kata jeny "jeny" boy malu malu "iya iya" kata jeny "tidak papa" kata bintang "oh, ya kostum ini kau suka? " bintang menatap boy.
"suka ini terlihat sangat bagus untuk jalan jalan ke Korea saat musim dingin" kata boy "jeny aku akan ambil ini " kata bintang "dua dua nya? " kata jeny "iya kan couple" kata bintang "pelayan kemas ini" kata jeny "aku mau melihat bando nya " kata bintang "ayo" kata jeny sambil menarik tangan boy dan bintang.
boy tiba tiba tersenyum usil ketika melihat bando dengan telinga kucing "hahaha kerjain jin ah.. hei jeny, kuping ini bisa bergerak kan " kata boy "bisa di saat kau bicara dia akan otomatis bergerak" kata jeny "aku akan ambil ini" boy tersenyum terkekeh "astaga ekor ini sangat mengemas kan" kata bintang "tentu" kata jeny "aku mau bando yang ini sama yang itu juga deh" kata bintang, jeny menatap boy yang tertawa sendiri "bintang ku yakin sekarang boy akan melakukan kejahilan. lihat lah dia ketawa sendiri dia pasti melakukan sesuatu nanti" bisik jeny "haha.. dia memang usil selalu mengerjai teman teman nya" kata bintang "tapi dia perhatian pada mu kan? teman ku yang satu itu sangat dewasa jika menghadapi seorang gadis yang dia sukai, ku yakin kau tidak salah pilih karena boy adalah pria yang baik bukan baik tapi sangat baik" kata jeny "kau benar dia benar-benar dewasa" kata bintang sambil menatap boy yang masih tertawa sendiri.
lisa keluar dari mobil, dia menatap toko yang ada di depan nya "aku datang" kata lisa.
"nona" seorang pelayan datang "ada apa? " tanya jeny "penggemar anda banyak yang meminta anda untuk melakukan live di instagram sweet " kata pelayan "live? oh aku mengerti siapakan ruangan di sebelah stock kostum aku akan live di sana" kata jeny "oke" kata pelayan.
dengan memakai kostum dan wig ungu, jeny duduk di depan ponsel nya "Hai.. hyahaha.. aku terlihat mengerikan di layar ponsel ku" jeny tertawa "hai semuanya aku sweet ini pertama kali nya aku live, jadi aku gak tau bagaimana cara nya berbicara dengan benar aku asal bicara saja ya" kata jeny sambil memperhatikan komentar yang muncul.
"astaga conan sangat imut"
"sweet akhirnya live"
"lucu banget sih jadi ingin culik"
"ambil karung woy"
"hai sweet aku dari Jepang"
"bicara apa saja sweet "
"live sambil jualan sweet"
"sweet umur kamu berapa? "
jeny tersenyum "agar kalian tidak bosan melihat ku dengan kostum naruto. jadi aku ganti hari ini aku memakai kostum conan, mirip gak? cuma aku gak bisa berubah jadi kertas ya. live sambil jualan? ya ide bagus Terima mauza. umur aku beberapa bulan lagi akan beranjak dua puluh satu tahun astaga aku sudah tua" kata jeny sambil tertawa
"belum tua sweet"
"kita seumuran sweet"
"muka nya itu loh"
"sweet jual apa aja"
"sweet kalau ulang tahun undang aku ya"
jeny tersenyum "aku manggil kalian apa ya biar enak" kata jeny.
"terserah sweet"
"sweet lover"
"sweet fans"
"panggil sayang aja"
"panggil nama aja"
"panggil aku pacar mu"
jeny menggelengkan kepala nya "aku tidak bisa memanggil mu dengan pacar, kau tau apa yang akan terjadi? lisa akan marah. belok? ya sweet belok hyahaha. apa sih bahasa nya? iya sih belok juga bagus bahasa nya tapi kalian jangan ikut ikutan belok ya! cukup aku saja kalian harus lebih baik dari aku" kata jeny.
__ADS_1
pintu terbuka terlihat lisa muncul dengan membawa mangkok berisi makanan "kau belum makan juga" kata lisa "aku sudah makan coklat dan marshmello" kata jeny "apa itu makanan " kata lisa "iya" kata jeny.
"sweet bicara dengan siapa"
"sweet siapa itu"
"asisten mu ya"
"sweet kok belum makan? "
"makan dulu sweet"
lisa duduk di dekat jeny "mereka mengatakan kau belum ada makan, sekarang kau harus makan. lihat ini udah jam setengah tiga, ayo buka mulut mu" kata lisa sambil menyuapi jeny
"itu pacar nya gak sih? "
"anjir di suapin"
"jeruk makan jeruk"
"pacar sweet hai sweet nya untuk aku ya"
"aku sedang live" kata jeny "hah? " lisa melihat ke arah ponsel jeny "oh" lisa mundur sedikit menjauh agar tidak terlihat di layar "maju sini " kata lisa jeny tertawa lalu dia lanjut memakan makanan yang di berikan lisa. "panjang umur ya teman teman dia datang padahal baru saja di sebut" kata jeny sambil terus membaca komentar yang muncul di live nya. "iya, ini lisa pacar ku kan tadi udah di bilang kalau aku belok, pacar sweet hai sweet nya untuk aku ya" jeny menatap lisa seketika raut wajah lisa berubah dia langsung duduk di samping jeny "hei.. Taurus.. Taurus yang pakai emoji pelangi sweet milik ku!!aku tidak akan mengizinkan siapa pun mengambil nya" kata lisa "dia cuma bercanda" kata jeny "aku juga bercanda" kata lisa sambil lanjut menyuapi jeny
"pacar nya ngamuk"
"sweet kok bisa sama lisa? "
"cerita dong"
"suami nya takut istri nya di ambil"
"sweet marry me"
"dia makan aja menggemaskan"
"imut banget sih pacar orang"
"Taurus aku memantau mu" kata lisa membuat jeny langsung tertawa "jika soal jeny by one kita ya" kata lisa "hyahaha" jeny pergi, dia tertawa terus "makan lagi sayang" kata lisa "aku tidak sanggup menelan lagi" kata jeny "nanggung nih tiga suap lagi" kata lisa.
"sweet spill bando bando buat cosplay dong"
"sayang gak tuh manggilnya"
"makan tuh duduk sweet"
"lisa ayo by one kalau aku menang sweet untuk ku ya"
"astaga Taurus "
"Taurus nantangin tuh"
lisa meletakkan mangkuk nya "ayo dimana" kata lisa "lisa" jeny memukul kepala lisa dengan tongkat berwarna biru dengan hiasan pokemon di atas nya, "kalau kau berkelahi kau tidur di gudang" kata jeny "teman teman ini bando nya ! dia beragam nya ada yang telinga kucing, telinga kelinci, telinga beruang dan ada hiasan lainnya di atas nya ini juga bisa gerak ya lihat" jeny memakaikan bando itu di kepala lisa "bicara" perintah jeny "I love you" kata lisa "tuh kan telinga bergerak gerak teman teman" kata jeny
"coba sweet yang pakai"
"telinga beruang nya"
"hahaha.. lisa jadi bahan percobaan"
"sweet pakai juga kumis palsu kucing nya"
__ADS_1
"kita coba bando kucing ya" jeny melepaskan bando beruang yang dia pakai "ini ada kumis nya" jeny memasang nya di hidung nya lalu memakai sarung tangan kucing nya
"conan berubah"
"conan nya jadi kucing"
"demi apa? ini imut banget"
"gerak gerak dong"
"praktek kan sesuatu"
jeny maju ke dekat ponsel nya "miaw" kata jeny
"huuu"
"reflek cium ponsel sendiri"
"miaw miaw"
"gak deh gak cocok" kata jeny sambil melirik lisa
"cocok sweet"
"lagi sweet"
"sweet say ara ara"
lisa tidak bisa berpaling dari jeny sambil "bagus gak? " jeny menatap lisa lalu duduk di dekat kaki lisa yang duduk di sofa ,"apapun yang kau pakai semua terlihat bagus" kata lisa "sweet say ara ara oke" jeny mengangkat tangan nya memperlihatkan kan sarung tangan kucing nya "ara ara" lisa langsung menarik jeny dan memeluk nya "aduh" kata jeny
"langsung ditarik dong"
"ya ampun"
"suara nya kok bisa gitu ya"
"mirip suara yang di tik tok"
"lagi sweet"
"bukan sembarang conan nih"
"ada nya record guys"
jeny tersenyum sambil menatap lisa begitu juga dengan lisa "aku sedang mempromosikan jualan ku kenapa kau menarik ku? " kata jeny "kau baru saja membuat mereka senang, mereka pasti makin menyukai mu ingat ya! kau milik ku" kata lisa "iya aku ingat" kata jeny.
"dia bicara biasa aja imut suara nya apalagi meniru suara anime"
"sweet marry me"
"nikah yuk sweet"
"sweet sama aku aja"
"sweet aku mau hiasan kepala anya"
"jangan mau di suruh bicara aneh aneh ya" kata lisa sambil merangkul jeny "iya " kata jeny "jangan buat suara imut" kata lisa, jeny tertawa sambil menarik hidung lisa "hiasan kepala anya oh ya, kaya tanduk itu ya. ini ada kok" kata jeny
"sweet pernah nonton anya? "
"coba bilang waku waku kaya anya"
__ADS_1
"aku pernah nonton anya dia sangat lucu aku juga bisa meniru nya sedikit pas dia bilang waku waku" kata jeny "gini gini" kata jeny, lisa membantu jeny memasang aksesoris di rambut jeny "waku waku" lisa langsung menatap ke arah jeny sambil tersenyum. "di beli ya teman teman apa, di papan iklan di jalan, iklan susu kotak dan wafel. iya itu aku teman teman, kakak ipar ku menjual susu kotak yang sangat sehat kalian juga beli ya " kata jeny "di toko ku banyak cosplayer teman teman, jadi jika kalian datang kalian akan melihat naruto dan karakter lainnya nyata di sini kita bisa berjabat tangan dan memukul nya" kata jeny sambil tertawa kecil, "eh tapi jangan di pukul ya kalau kalian kesal pukul saja pacar kalian seperti ini" jeny menatap lisa lalu memukul lengan nya dengan tongkat yang dia pegang "begitu tapi kalau jomblo ya.. hum.. nonton naruto saja" kata jeny sambil membuka sebungkus coklat "aku suka makan teman teman,kadang kalau malam aku suka ke dapur mencari makanan" kata jeny "padahal di kulkas kamar ku ada makanan tapi aku malah ke dapur" kata jeny lalu dia menatap lisa "aku tidak bisa membuka minuman nya" kata jeny "sini aku bukain" kata lisa sambil menatap jeny tanpa henti.