Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ʟᴜɴᴄʜ


__ADS_3

...Jangan lupa jejaknya!!!...


...Happy reading...


...---------------...


Rika, Ardit, Arko dan Amel. Sekarang mereka berempat sudah berada di cafe.


Mereka berempat akan lunch bersama sudah lama mereka tak kumpul lagi seperti ini. Mungkin terakhir kali waktu Amel dan Arko debat itupun sebelum akhirnya mereka berdua nikah.


Mereka sedang asik mengobrol, Arko dan Ardit tentang kerjaan Rika dan Amel tentang k-pop mulai dari membahas teori yang lumayan susah, streaming, hingga menghafalkan dance mereka.


Hingga seseorang datang menghampiri mereka berempat. Yang membuat mereka langsung merubah wajah mereka dengan cepat. Arko menatap tajam wanita itu, Rika memutar bola mata malas m dan Ardit merubah wajahnya menjadi datar.


"Hai"


"eh Hai, siapa?" tanya Amel, semuanya langsung menatap Amel dengan tajam. Eh yang ditatap malah senyum pepsodent.


"Zabrina"


"oh Amel, salam kenal"


"em Dit, boleh ngobrol sebentar"

__ADS_1


"kalau mau ngobrol sini aja, gak usah sok berduaan. Mau ngapain lo ngajak suami gue?" tanya Rika yang dari tadi diam.


"gak cuma buat bisnis aja"


"bisnis apa bisnis?"


"mending lo pergi deh, munafik muka lo" sindir Rika dengan pedas.


"sorry, tapi beneran aku cuma mau ngobrol sebentar buat bahas bisnis"


"lo pikir gue gak tau akal busuk lo? mending lo pergi atau gue teriak maling di sini?" ancam Rika dengan suara yang sedikit keras.


Semua pengunjung melihat mereka berdua, ada yang berbisik ada juga yang mengambil vidio. Amel sudah menahan tawanya melihat Zabrina menahan kesalnya. Arko pun sama menahan tawanya.


"haha, perut gue sakit. Gila pedes amat omongan lo kenapa gak sekalian di kasih sambel aja biar tambah pedes" memegangi perutnya.


Mereka pun melanjutkan makan siang mereka yang sempat di ganggu tadi. Selesai makan mereka melanjutkan pergi ke mall taman berkeliling dan membeli makanan di sana.


Rika sedang duduk sendiri, Arko dan Ardit membeli minuman sedangkan Amel ijin ke toilet. Tapi dari tadi belum balik hingga suara notifikasi handphone Rika berbunyi.


Rika pun mengambil handphone nya yang berada di saku, membukanya tertera satu pesan oleh orang yang tak di kenal.


"Gue bakal rebut Ardit, dan bikin keluarga lo menderita"

__ADS_1


Rika tersenyum mengetikkan pesan "gue ga peduli"


Dahlah Rika gak mau bahas itu cewek males, buang-buang waktu. Mending urus yang lain yang lebih berguna daripada seorang pelakor.


Yang di tunggu pun datang, Amel duduk di samping Rika menyandarkan punggungnya menatap sambil menatap ke depan.


"lama amat lo! ngapain aja beranak lo di kamar mandi?"


"ya kali, toiletnya antri makanya lama"


Begitupun dengan Arko dan Ardit, mereka datang sambil membawa botol minuman. Di sini mereka bermain entah tebak lagu atau tentang ilmu pengetahuan. Untung Rika bawa bedak tabur jadi tinggal di tambah air.


Yang kalah akan kena itu, Amel lah yang banyak salah banyak sekali coretan yang mengenai mukanya. Rika dan Arko hanya sedikit sedangkan Ardit tak ada sama sekali.


Sampai akhirnya waktu pun udah sore, mereka berdua harus terpisah. Amel dan Arko pulang ke rumahnya sedangkan Ardit dan Rika ke apartemen.


... --------------------------------------------...


Jangan lupa tinggalkan jejaknya karena satu jejak berarti banget buat author!


Nb : maaf banget ada beberapa nama visualnya yang author ganti, karena author ngerasa kurang pas aja 😁 jadi kalau ada kesalahan nama atau yang lain bisa kalian komen di bawah!


.

__ADS_1


__ADS_2