
Rika membuat sarapan tiba-tiba ada tangan kekar yang melingkar di pinggang kecil milik Rika, Rika yang melihat itu hanya menggelengkan kepala.
"masak apa?" tanya Ardit menaruh dagunya di bahu Rika.
"buat pancake" ucap Rika.
Rika pun sibuk dengan masakannya sedangkan Ardit tak berhenti menggoda Rika, setelah selesai dengan masakannya Rika menghidangkan makanannya di meja makan, mereka pun makan dengan tenang.
selesai makan Rika mencuci piring sedangkan Ardit naik untuk siap-siap berangkat kerja, dilanjut dengan Rika menghampiri Ardit di atas, Rika membantu memasangkan dasi ke leher Ardi sambil menjinjit, sedangkan Ardit memeluk pinggang Rika agar tak jatuh, setelah Ardit selesai Rika memakai pakaiannya dan merekapun berangkat ke untuk memulai aktivitas mereka.
Di dalam perjalanan Rika memberi tahu kalau ada seseorang yang mengancam dirinya serta sang orang tua, Ardit yang mendengarkan itu terkejut sampai segini nya?.
"kak gimana kalau mama sama papa tinggal di sini apart kita dulu" ucap Rika.
"kenapa disini? emangnya ada apa?" tanya Ardit bingung.
__ADS_1
"Bobby melakukan lebih dari kemarin dia ngancem aku dan lebih parahnya yang jadi korban bukan aku tapi mama, papa bahkan orang terdekat juga bisa. Bobby udah taruh mata-mata kalau sampai aku lapor ke polisi ya yang pasti mama dan papa kenapa-napa'' ucap Rika panjang lebar.
"huft, cinta kalau udah buta ya gini, oke nanti aku bakal bilang ke bunda sama ayah pasti mereka bantu dan lebih baik kita suruh mama sama papa buat tinggal di rumah bunda sama ayah aja, kan nanti ada bunda yang temenin mama kalau papa gak ada di rumah" ucap Ardit.
"iya kak, mungkin besok atau lusa aku akan bilang ke papa" ucap Rika..
"kenapa besok?" tanya Ardit.
"aku mau selesaiin masalahku sama Sania, biar sekarang aja dan buat Bobby agak nanti aja deh" ucap Rika.
"gini aja, aku yang akan urus masalah kamu sama Bobby untuk kali ini kamu urus dulu aja masalah kamu sama Sa-sania itu" ucap Ardit.
"hay baby, gimana udah ada jawabannya" ucapnya.
"belum sih, tapi lo tunggu aja ya sekitar satu minggu ini, lo bakal tau jawabannya" ucap Rika lalu pergi meninggalkan Bobby.
__ADS_1
Di kelas, Rika langsung duduk dan beberapa menit kemudian Amel datang dan langsung duduk di samping Rika.
"udah lama?" ucap Amel.
"gak terlalu, eh em sorry ya masalah kemarin tiba-tiba gue marah ke lo" ucap Rika.
"hmm sans aja, lagian lo ngapain sih marah-marah segala" ucap Amel.
"lo PMS?" tanya Amel dan dapat gelengan dari Rika.
"atau jangan-jangan lo hamil lagi, wah gila cepet banget tuh Ardit bikin lo bunting" ucap Amel.
"gimana bisa hamil gue aja baru ngelakuin kemarin" batin Rika.
"eh gimana rencana lo" ucap Amel.
__ADS_1
"hari ini, gue males lama-lama" ucap Rika.
Mereka pun membicarakan rencana mereka untuk membuka siapa dalang dibalik itu semua, namun semuanya hilang seketika ketika Sania dkk datang ke kelas Rika yang membuat Rika menatap jengah Sania.