
Setelah makan, Ardit meminta tolong ke OB untuk membersihkan sisa makanan, setelah semuanya selesai Ardit melanjutkan lagi kerjaannya, sedangkan Rika sedang bermain handphonenya.
Waktu Ashar tiba mereka berdua menggambil wudhu dan melaksanakan shalat ashar, setelah selesai shalat Rika mencium tangan Ardit dan ardit mengecup pucuk kepala Rika.
"udah gak usah dipikirin" ucap Ardit yang dapat anggukan dari Rika.
Mereka kembali keluar, Rika duduk di sofa sedangkan Ardit melanjutkan pekerjaannya. Rika yang sudah bosan hanya duduk dan memainkan hp pun menghampiri Ardit.
"kak" ucap Rika.
"iya kenapa?" tanya Ardit sambil melihat muka Rika sebentar lalu menghadap ke laptop.
"aku bantuin ya Rika bosen duduk mulu, diem mulu, gak ada yang ngajak ngobrol. kayak gak ada penghuni nih ruangan" ucap Rika.
"tadi kan udah aku bilangin, bakalan bosen" ucap Ardit.
"ya udah, atau aku panggil clara buat nemenin kamu?" tanya Ardit.
"eh gak usah, gini aja kakak kan ngerjain kantor, butuh bantuan gak kalau ada Rika bantu boleh ya, dari pada duduk terus" ucap Rika.
"emang bisa" ucap Ardit.
"yah gini-gini Rika juga bantu papa sebelum kuliah, lagian Rika ambil jurusan bisnis buat apa kalau gak buat ini?" tanya Rika.
__ADS_1
Jadi, sebelum Rika kuliah Rika sudah mendapatkan bimbingan buat urus perusahan selama 6 bulan. Kalian tau sendiri kan? kalau Rika pewaris pertama jadi kalau bukan Rika siapa lagi?.
"iya-iya ya udah kamu kerjain map biru itu aja" ucap Ardit.
"ini doang? gak ada lagi? yang banyak kek" ucap Rika.
"iya nanti tambah lagi kalau sudah selesai yang ini" ucap Ardit.
"oke siap" ucap Rika sambil memberi hormat.
"laptopnya mana?" tanya Rika.
"itu kamu pakai yang abu-abu" ucap Ardit.
Rika pun mengambil dan duduk kembali, Rika mulai mengerjakan. Satu jam kemudian, pekerjaan Rika sudah selesai sekarang jam menunjukan pukul 16.30 berarti masih ada waktu lagi buat bantu Ardit.
Ardit tersenyum, ternyata benar Rika melakukan dengan baik dan rapi.
"gak ada lagi?" tanya Rika.
"gak usah biar aku aja yang lanjutin semuanya" ucap Ardit.
"ish Rika bantuin itu biar cepet selesai, malah suruh berhenti" kesal Rika.
__ADS_1
"oke map yang coklat aja itu gak seberapa, tinggal dikit juga" ucap Ardit sambil memberikan map coklat.
Rika dengan senang hati menerima dan mengerjakan, beberapa menit kemudian Ardit telah selesai dan menghampiri Rika yang sedang fokus ke laptop.
"gimana udah belum?" tanya Ardit.
''dikit lagi, nah selesai tinggal save aja" ucap Rika.
"laper gak?" tanya Ardit.
"gak deh, gak laper" ucap Rika.
"mau mampir ke bunda gak?" tanya Ardit.
"boleh" ucap Rika.
"oke nanti ke sana setelah maghrib" ucap Ardit.
Mereka pun mengobrol sedikit, tanpa terasa waktu maghrib tiba mereka berdua bergegas untuk melaksanakan shalat, mereka shalat dengan khusyuk dengan Ardit yang menjadi imam dan dengan suara merdunya. Selesai shalat seperti biasa Rika mencium tangan Ardit dan dilanjut Ardit mengecup puncak Rika.
Selesai shalat mereka kembali duduk, Ardit membereskan berkas-berkas sedangkan Rika hanya duduk. Beberapa menit kemudian, Arko datang dan mengambil berkas-berkas yang telah direvisi serta di tanda tangani.
Mereka berdua keluar, kantor sedikit sepi karena memang Ardit menyuruh seluruh karyawan untuk kerja sampai pukul 18.00 dan selebihnya mereka lembur.
__ADS_1
Rika dan Ardit sudah berada di mobil, Ardit menyalakan mobil dan mobil mereka meninggalkan kantor menembus padatnya kota.
Hay semua assalamualaikum, buat para pembaca PBC mohon maaf ya author up nya pendek karena author sibuk juga untuk ujian jadi mohon maklumi. Dan alhamdullilah kemarin sudah selesai jadi baru bisa up sekarang. Sekali lagi author minta maaf 🙏