Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ᴋᴇɢᴜɢᴜʀᴀɴ


__ADS_3

Lima belas menit akhirnya Ardit dan Arko pun sampai di RS Medika, Ardit pun langsung turun dan menuju ke administrasi untuk bertanya di ruang apa Rika di rawat.


"ada yang bisa saya bantu?"


"sus ruangan pasien yang baru aja masuk karena kecelakaan dimana ya?"


"perempuan? baik ada di UGD ya pak, nanti silahkan lurus belok kanan mentok di sana ruangannya"


"makasih sus"


Ardit pun langsung berlari sampai meninggalkan Arko yang mengejarnya di belakang, sampai di depan ruang UGD langkah Ardit begitu pelan. Dia merasa tak sanggup melihat Rika dengan keadaan seperti ini.


"Dit lo yang sabar ya? Rika bakal baik-baik aja kok dia kan kuat"


"makasih Ar"


Beberapa menit kemudian datanglah Veni, Ardi, Rusdy dan Santi. Santi tak bisa menahan air matanya dirinya begitu shock setelah mendengarkan kabar bahwa anak semata wayangnya terkena kecelakaan.


Mereka semua masih menunggu dan tak berhentinya untuk berdoa untuk keselamatan Rika, beberapa menit kemudian datanglah Amel, ya Arko telah memberitahukan ke Amel. Amel yang barusan membersihkan dirinya pun kaget mendapatkan kabar bahwa Rika kecelakaan.


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam"

__ADS_1


"tante yang sabar ya, Rika kan kuat"


"makasih ya Mel udah datang"


Ardi dan Rusdy pun mengajak Ardit dan Arko, mereka sedikit menjauh dari Amel, Veni dan Santi. Mereka ingin membahas masalah kecelakaan Rika.


"Dit kamu tenang aja! Ayah udah telephon orang buat cari siapa dalang di balik ini semua"


"iya Yah makasih"


Cukup lama mereka membahas, mereka pun kembali bertepatan dengan dokter yang menangani Rika. Ardit langsung menghampiri dan menanyakan kabar Rika.


"bagaimana dok keadaan istri saya?"


"dan kami memberitahukan ada pergeseran pada tulang yang membuat pasien lumpuh sementara. Dan kami minta maaf tidak bisa menyelamatkan kandungan pasien. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi yang di atas berkehendak lain"


"ma-maksud dokter istri saya hamil?"


"iya istri anda hamil, kandungannya memasuk bulan pertama. Kami mohon doanya untuk pasien agar segera sadar, sebentar lagi pasien akan kita pindah ke ruang rawat. Kalau begitu saya permisi" pamit sang dokter.g


Hati Ardit terasa terhantam. Bagaimana tidak? dirinya merasa tak becus untuk menjaga Rika bahkan sekarang dirinya bahkan tak tau kalau Rika hamil dan dia tak bisa menjaganya.


"ya Allah ujian apalagi ini? sayang kenapa kamu gak bilang sama aku" batin Ardit.

__ADS_1


Rika bukannya tak bilang, tapi Rika tak merasakan gejala sama sekali, seperti muntah, masuk angin atau yang lain.


"Dit, kita shalat ashar dulu ya? udah adzan"


"iya Pa"


"ma kita shalat dulu ya? papa yakin Rika akan sembuh dan papa bakal panggil dokter terbaik buat rawat Rika. Mama gak usah khawatir sekarang yang di perlukan Rika doa kita semua"


"iya pa, mama gak kebayang aja nanti setelah Rika bangun Rika akan denger semua"


"shut udah yuk"


Yang lain pun pergi ke mushola, sedangkan Amel tak ikut karena sedang halangan. Beberapa menit kemudian dokter pun menghampiri Amel dan memberitahukan bahwa Rika sudah boleh dipindahkan di dalam ruang rawat inap. Sedangkan di mushola Ardit dan yang lain berdoa berjamaah untuk kesembuhan Rika.


"Ya Allah yang maha pengasih, berikanlah kesembuhan kepada istri hamba, berikan kekuatan kepadanya ya Allah agar bisa bangun dari masa kritisnya. Ya Allah maafkan kesalahan hamba karena tidak bisa menjaga amanah darimu, ya Allah hanya kepadamu hamba memohon dan hanya kepadamu hamba meminta. Ròbbanaa Aatinaa Fid Dunyaa Hasanah, Wa Fil Aakhiròti Hasanah, Wa Qinaa 'Adzaaban Naar. Aamiin" batin Ardit.


Setelah itu mereka pun kembali lagi menuju ke UGD, di tengah perjalanan handphone Arko berdering yang membuat langkahnya terhenti dan mengangkatnya. Ternyata panggilan tersebut dari Amel yang memberitahukan bahwa Rika sudah di pindahkan di ruang rawat inap.


"ada apa Ar?"


"ini Om, Amel kasih tau kalau Rika sudah dipindah diruang rawat inap di lantai 2"


"alhamdullilah, ya udah kita ke sana sekarang"

__ADS_1


Mereka pun bergegas ke lantai 2 untuk menemui Rika dan Amel.


__ADS_2