Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ᴘᴇɴᴀsᴀʀᴀɴ


__ADS_3

Ardit dan Arko baru saja menyelesaikan rapat mereka dengan client, selesai menyepakati kerja sama. Mereka melangkah masuk ke dalam ruangan Arko.


Di dalam, keduanya kembali membahas tentang kelanjutan proyek mereka yang ada di kota. Sekalian juga Arko meminta tanda tangan untuk tanda bukti jika lelaki itu sudah menyetujui.


Di sisi lain, Rika dan Clara berada di kantin kantor. Menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi, Rika menatap orang-orang yang berlalu lalang didepannya.


"Pesanan kamu," Clara menyerahkan nampan kecil berisikan roti dan milkshake.


"Ya ampun, makasih banyak." ungkap Rika.


"Sama-sama," balas Clara.


Melanjutkan kembali obrolan mereka. Bisa dibilang keduanya cukup cepat untuk berteman. Apalagi dengan Rika, kalian tau sendiri jika Rika termasuk anak yang cukup pemilih dalam pertemanan.


Rika tau, mana teman yang tulus berteman padanya. Dan mana yang hanya memanfaatkan nya demi famous.


Kalau dilihat dari sudut pandang Rika. Clara termasuk cewek yang banyak bicara, sosok yang tegas dan cantik.


Awalnya, Rika cukup lama untuk menanggapi pertanyaan yang Clara layangkan padanya. Namun, makin kesini malah menjadi hal yang seru bagi Rika.


"Kak Clara, temenan ya sama kak Ardit?" tanya Rika sambil meminum milkshake pemberian Clara.


Entahlah, tak tau mengapa hanya pertanyaan itu yang tersisa di pikirannya.


Clara tersenyum, lalu menganggukkan kepala. "Iya, kita temanan dari kuliah. Kenapa Rik?" tanya balik Clara.


"Ah.. Gapapa kok, berarti kalian udah lama dong." Clara mengangguk sebagai balasan.


"Tapi cuma sampai semester awal doang sih. Karena selanjutnya kita pisah dan ketemu lagi beberapa bulan yang lalu," balas Clara.

__ADS_1


"Hah?" beo Rika.


Clara tertawa, saat melihat ekspresi Rika yang terlihat bingung. "Jadi, Ardit ngelanjutin S1 kuliah nya di Singapura dan untuk S2 dia ada di Belanda," jelas Clara.


"Sampai S2?" tanya Rika tak percaya.


Clara kembali mengangguk. "Iya S2. Kenapa, kok kaget gitu?"


"N-nggak, sekarang umur kakak berapa?" tanya Rika penasaran.


Seperti kemasukan setan, Rika semakin dibuat penasaran kembali dengan Ardit. Penasaran nya semakin menjadi, ketika tau bahwa Ardit lulusan S2. Dirinya kira suaminya itu hanya lulusan S1 saja.


"Dua puluh lima," balas Clara.


"Jadi gini, Ardit itu ikut kelas akselerasi 2 tahun. Makanya dia lebih cepat lulus dibanding anak-anak lain. Kalau gak salah, katanya dia SMA dulu umur 14 deh," jelas Clara seakan mengerti dengan kebingungan yang Rika pikir.


"Terus terus," semakin penasaran.


"Lalu,"


"Lalu dia juga termasuk dalam lulusan terbaik di sekolah nya dulu," lanjut Clara.


"Terus.."


"Terus juga..." ujar Clara menggantung, yang semakin membuat Rika penasaran.


"Terus... tanya sendiri aja deh ke Ardit, biar lebih jelas," tambah Clara menggoda.


Mencabik bibirnya kesal, sudah menunggu juga. Nyatanya malah gak jadi. "Mending langsung tanya aja ke Ardit, nanti kalau kakak yang jelasin malah berabe,"

__ADS_1


"Yahh padahal kan Rika mau denger ke kakak gitu,"


"Denger dari kakak atau kepo," goda Clara. Sambil menaik turunkan alisnya --menggoda.


"Ya-- denger dari kaka lah," elak Rika


"Yakin?" tak gencarnya Clara menggoda.


"Yakin lah, masa enggak!" jawab Rika dengan gugup.


"Masa?"


"Iya kak, cuma mau denger aja pendapat kakak tentang kak Ardit itu gimana." Rika menyengir, dalam hati meringis.


Clara mengangguk paham. "Oh gitu, yaudah padahal mah kakak--" belum sempat Clara melanjutkan ucapannya, ponsel milik wanita itu berdering.


"Halo Ar, ada apa?"


"Sama Rika kan? Buruan balik. Ditunggu Ardit soalnya," suruh Arko dari sebrang.


"Iya ini sama Rika. Oke, aku ke sana!" Clara segera mematikan panggilan.


"Kenapa kak?" tanya Rika pada Clara yang usai mematikan panggilan.


"Balik yuk," ajak Clara. "Ditungguin sama Ardit," sambung Clara.


Tersenyum paham, Rika dan Clara melangkah meninggalkan kantin. Mereka kembali bercerita hingga memasuki lift yang menuju langsung ke lantai paling atas, yaitu ruangan Ardit berada.


...

__ADS_1


Jangan lupa untuk meninggalkan jejaknya reader 🤗


__ADS_2