Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ᴘᴇɴᴀɴɢᴋᴀᴘᴀɴ #𝟸


__ADS_3

Mendengarkan pertanyaan Amel, muka kedua orang tersebut berubah menjadi pucat.


"gimana? tau?"


Arko yang paham dengan pembicaraan Amel pun langsung nimbrung dan memancing mereka untuk mengatakan sejujur-jujur nya agar semuanya cepat selesai.


"kayaknya mereka gak tau deh, coba lu jelasin siapa sebenarnya lu dan ARIKA WINTA" ucap Arko menekankan setiap katanya.


"Oke gue jelasin, ARIKA WINATA anak pertama sekaligus pewaris PT. AR Group dan sekarang sudah menikah dengan ARDITYA ALDEBARAN seorang milyuner muda yang ada di Indonesia, yang gak akan diam jika keluarganya di usik oleh seseorang. Yakin gak kenal?"


Mau tak mau Amel harus menjelaskan, sebenarnya tak dijelaskan pun hampir semua orang pasti tau apalagi Arditya Aldebaran siapa sih yang tak tau? seorang milyuner muda yang mempunyai banyak perusahaan dan berbagai cabang dimana-mana.


Kedua orang tersebut hanya diam dan menunduk tak ada jawaban dari mereka yang membuat Amel dan Arko memutar bola mata malas.


Haduh kalau gini kapan selesainya sih, orang tinggal kasih tau apa susahnya coba? ayolah jangan buang-buang waktu.


"pak kita hanya minta jawaban bapak dimana keberadaan bos kalian? setelah itu kalian bisa bebas kita gak akan lapor atau tangkap bapak"


"kalian punya istri? anak? dan keluarga?" tanya Arko dan hanya dijawab anggukan oleh mereka berdua.


"kalian tau apa yang kalian dan bos kalian lakukan?" tanya Arko lagi, dan hanya dijawab anggukan oleh mereka berdua.

__ADS_1


"berarti kalian tau siapa Arika?" tanya Amel dan dijawab anggukan oleh mereka.


"kalian punya anak, istri dan keluarga masa kalian tega kasih mereka uang makan dan yang lain dengan cara ini? dengan cara mencelakai anak orang? sampai koma atau bahkan bisa aja meninggal? gimana kalau itu anak kalian atau istri kalian? kalian kepala rumah tangga sebenarnya kalian tau mana yang benar dan yang salah. Pak kalau anak dan istri kalian tau kalian kerja seperti ini apa yang akan mereka lakukan?"


"kita terpaksa melakukan ini, sebenarnya kita gak mau tapi bos mengancam kita dengan mencelakai keluarga kita"


"saya tau pak tapi bukan seperti ini juga, bagaimana kalau korban yang kalian berdua celakai meninggal? apa bapak bisa tanggung jawab? dengan penjara itu, gak akan bisa mengembalikan nyawa seseorang"


"iya kita tau kita salah, tapi saya mohon jangan laporkan kita berdua. Kita khilaf kita mau taubat"


"saya gak akan laporkan bapak, saya hanya mau setelah teman saya sadar bapak minta maaf ke mereka dan sekarang saya mau bapak kasih tau dimana keberadaan bos kalian?"


"b-baik saya akan kasih tau tapi saya mohon jangan penjarakan saya"


"di kota x jalan x itu yang saya dengar"


Akhirnya setelah debat merekapun menemukan keberadaan orang yang mencelakai Rika.


Arko langsung mengasih kabar kepada Ardi, Rusdy dan yang lainnya. Sedangkan Amel membukakan tali dan menyuruh mereka ikut biar omongan mereka benar.


Beberapa menit akhirnya Rusdy, Ardi dan yang lain pun sampai.

__ADS_1


Arko memberitahukan kepada Ardi dan Rusdy tentang yang mereka omongkan tadi dan disetujui oleh mereka berdua. Semuanya pun kembali ke mobil dan menuju ketempat yang telah disebutkan oleh kedua orang tua tadi.


Dua jam kemudian akhirnya mereka semua sampai ketempat tujuan cukup sunyi dan tak banyak orang yang ada semuanya sudah pada posisi masing-masing.


"VERONIKA LEBIH BAIK ANDA MENYERAH! ANDA SUDAH DIKEPUNG"


Di dalam, seseorang sedang memikirkan bagaimana cara untuk kabur? sial padahal ini termasuk tempat yang sulit dan jauh dari kerumunan kenapa cepat sekali dirinya tertangkap.


"gak-gak aku gak boleh ketangkep, sial! diluar aku udah dikepung gimana cara buat kabur? gak pokoknya aku gak boleh ketangkep gak boleh!"


"VERONIKA SEKALI LAGI LEBIH BAIK ANDA MENYERAH! JANGAN SAMPAI KITA MELAKUKAN HAL YANG LEBIH BESAR"


"mending dobrak aja"


Akhirnya mau tak mau mereka pun mendobrak pintu.


bruk


bruk


brukk

__ADS_1


"angkat tangan! anda sudah kami kepung"


__ADS_2