
Setelah hampir satu jam akhirnya mereka berdua sampai ketempat tujuan, Rika masih bingung kenapa harus disini?. Ardit membuka pintu mobil setelah keluar meninggalkan Rika sendiri, setelah itu kembali lagi dan mempersilahkan Rika untuk keluar, sedangkan Rika hanya diam dia bingung apa yang dilakukan suaminya ini.
Entahlah! Rika hanya mengikuti kemana pun Ardit membawanya. Langkah Rika tiba-tiba terhenti ketika melihat sekeliling, matanya mengelilingi setiap
yang ada di sana, hijau nan asri.
"gimana suka gak?"
"suka banget, kok hubby tau kalau Rika suka hijau?" ucap Rika dengan mata yang berbinar.
"tau dong apa sih yang gak tau buat kesayangan hubby" ucap Ardit dengan candanya.
Ya, mereka berada di The Lodge Maribaya atau yang dikenal dengan The Lodge Earth Bond Adventure Park Bandung. Ardit membawa Rika kesini karena dia tau kalau Rika memang menyukai dedaunan, dan benar saja reaksi Rika begitu membuat Ardit tersenyum bahagia dengan hal seperti ini dan tak perlu jauh-jauh dia bisa membahagiakan Rika.
Tempatnya memang ramai, dan wisata ini menyajikan pemandangan hutan pinus yang cocok untuk bagi para wisatawan atau para traveling, cocok banget dengan udara yang dan tempat yang bagus untuk spot foto kalian. Mereka berdua mengelilingi tempat di sana, dan tak lupa mengabadikan untuk kenang-kenangan mungkin. Kali ini Ardit yang menjadi fotografer untuk Rika, iya Ardit membawa kameranya untuk mengabadikan kegiatan mereka di Bandung.
Rika mengajak Ardit ke sebuah tempat yang menurutnya bagus, tapi di sana cukup antre ya tak apa lah yang penting kebagian, setelah menunggu beberapa menit sekarang giliran mereka berdua untuk berfoto ria.
Tanpa terasa mereka berkeliling waktu duhur tiba mereka mencari mushola atau masjid yang ada di sekitar sana, setelah menemukan Ardit dan Rika melaksanakan shalat berjamaah dengan pengunjung yang lain.
"sayang makan dulu ya, udah waktu makan siang, kita cari makanan dulu" ajak Ardit dan mengajak Rika ke sebuah tempat makan yang ada di sana.
Ardit memang selalu mengingatkan Rika untuk tak lupa makan, tau sendiri kan? kalau Rika sudah sibuk dengan pekerjaan atau tugasnya pasti akan lupa untuk mengisi perutnya sampai menunggu maag nya kambuh Rika pun makan.
__ADS_1
Tapi setelah bersama Ardit, dia bahkan tak pernah melupakan makannya, karena setiap tiba waktu makan Ardit akan memberikan kabar kepada Rika.
"by aku aku mau seblak aja ya, boleh yaaa"
"gak-gak nanti maag kamu kambuh! pilih yang lain aja jangan itu" tegas Ardit.
"yah, ayo dong by sekali aja gak pedes kok boleh ya aku gak mau makan nasi" ucap Rika dengan jurus andalannya.
"oke fine, kali ini aja dan gak boleh pedes!"
"iya by, takut banget tenang aja"
Setelah itu Ardit dan Rika memesan makanan. Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang, Ardit dan Rika pun langsung menyantapnya. Setelah selesai makan Ardit langsung membayar dan mereka berdua melanjutkan berkeliling di daerah sana.
"setelah ini mau kemana?"
"boleh itu aja? gak ada yang lain?"
"em liat dulu aja by, misalnya waktunya gak cukup ya udah kita pulang kita lanjut lagi besok. Eh tapi kan besok hari terakhir" lirih Rika.
"gimana kalau pulangnya lusa? hari Senin, sekalian biar gak setengah-setengah jalan-jalannya"
"gak deh by, gapapa besok aja pulangnya kan kamu lusa juga kerja aku juga kuliah apalagi bentar lagi aku ujian semester"
"aku gapapa sayang, malah aku seneng temenin kamu, selagi aku bisa bahagiain kamu kenapa gak? kalau emang kamu mau besok ya aku gapapa, tapi kalau kamu masih mau disini aku juga gak masalah"
__ADS_1
"iya sih by, kapan-kapa aja bentar lagi aku juga libur eh enggak ding aku libur sambil ngerjain skripsi hehe"
"gak usah dipikirin itunya, yang penting kerjain aja dulu biar gak bingung"
"iya, ya udah by sekarang ke Kawah Putih biar nanti malamnya bisa ketempat yang lain"
"oke let's Go!" ucap Ardit sambil merentangkan tangan dan itu tak membuat Rika menolak dan menerimanya.
Destinasi pertama telah selesai, mereka berdua menuju ke destinasi kedua di Kawah putih. Setelah hampir empat puluh lima menit mereka berdua sampai ketempat tujuan mereka.
Kawah Putih, siapa sih yang tak kenal dengan tempat wisata Bandung yang populer ini?. Hampir setiap akhir pekan atau liburan tempat ini memang banyak di kunjungi wisatawan. Kawah Putih menawarkan pemandangan danau kawah indah berwarna hijau tosca terang kabut Putih dan di pinggir kawah terdapat pepohonan tanpa daun yang membuat tempat ini menjadi menarik.
Mereka berdua pun masuk setelah membeli tiket, Rika tampak begitu semangat, bagaimana tidak Rika bahkan sudah lama tak mengunjungi tempat seperti ini terakhir kali mungkin sekitar tiga sampai empat bulan yang lalu itupun bersama Amel.
"udah lama gak kesini, makasih by udah temenin"
"Sama-sama sayang, emang kapan terakhir kali?"
"mungkin tiga sampai empat bulan yang lalu, maybe sih itu pun sama Amel ke sini nya"
Mereka pun menikmati suasana di sana, dengan angin yang sepoi-sepoi dan pengunjung yang cukup ramai membuat Rika betah, andai dari dulu bisa begini ya mungkin Rika bakalan senang.
Tak lama kemudian waktu ashar datang, mereka pun mencari mushola dan melaksanakan shalat, setelah itu mereka melanjutkan mengelilingi Kawah Putih. Sampai waktu tak terasa waktu menunjukan pukul 18.00 merek pun shalat di sana dan setelah itu kembali ke villa.
__ADS_1
Mereka merasa tak enak, karena di villa hanya ada bu Jum dan pak Yanto. Hampir satu jam akhirnya mereka berdua sampai ke villa, awalnya Rika mau berkeliling lagi tapi pikirannya berubah ketika mengingat bu Jum dan pak Yanto yang hanya berdua di rumah.
𝙃𝙖𝙮 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙚𝙟𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙪𝙥𝙤𝙧𝙩 𝙩𝙚𝙧𝙪𝙨, 𝙨𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙝𝙞𝙗𝙪𝙧 :)