Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ʀᴇɴᴄᴀɴᴀ ʟɪʙᴜʀᴀɴ


__ADS_3

Hari ini pembagian rapor semester ganjil, jadi mereka libur. Nah mumpung libur, mereka berdua masih asik di atas ranjang. Setelah kemarin begadang semaleman.


Jam sudah menunjukan pukul 08.45 tapi dia sejoli masih asik dengan mimpinya.


Lea menggeliat ketika cahaya matahari menerpa wajahnya. Membuka mata perlahan mengambil handphone yang berada di nakas, menatap jam. Pukul 08. 55 WIB.


Menyamping kan tubuh menatap kearah Al yang masih tertidur. Lea terkekeh menatap wajah Al seperti baby.


"Selamat pagi suami, bangun yuk udah pagi" Bisikan Lea tepat ditelinga Al.


"Hm"


"Bangun, udah pagi"


"Ini udah bangun" Ucap Al masih dengan menutup kedua matanya.


"Itu merem, ayo bangun. Udah pagi Al. Bangun!"


"Jam berapa?" Tanya Al sambil menguap.


"Sembilan, ayo bangun. Aku mandi dulu, awas aja kalau aku selesai mandi kamu masih tidur" Bangkit dari kasir, mengambil pakaian dan menuju ke kamar mandi.


...…...


Selesai dengan ritual mandinya. Keluar mendapatkan Al yang sibuk dengan handphonenya.


"Sana mandi" Lea merampas pelan handphone Al.


Bangkit, memeluk Lea sebentar. "Gini dulu" Ucap Al, semakin erat memeluk Lea. Aroma vanila ditubuh Lea membuatnya candu.


Lea hanya menggelengkan kepala, mengelus rambut Al dari depan. "Sana mandi, aku mau buat sarapan, mau sarapan apa?" Tanya Lea.


"Buat nasi kuning" Lea mengangguk melepaskan pelukan. Mengambil pakaian Al dan menaruhnya di atas kasur.

__ADS_1


...…...


Nasi kuning buatan Lea sudah siap, dengan perkedel kentang dan juga tempe orak-arik, dan juga ayam goreng. Menaruh semuanya dimeja makan.


"Udah selesai?" Tanya Al yang baru turun.


Lea mengangguk "Udah, yuk makan"


Mengambil piring, menyiapkan untuk Al terlebih dahulu, lalu dirinya. mereka makan dengan diam. Tak ada pembicaraan diantara mereka.


Sekarang mereka berdua berada diruang tamu, menonton televisi. Sambil nyemil makanan ringan. Al teringat untuk mengajak Lea pergi berlibur, apalagi bulan depan mereka sudah disibukan oleh. Try Out, Ujian Praktek, Ulangan. Serta yang lainnya.


"Sayang"


Lea menoleh, "Iya? Kenapa Al?" Tanya Lea sambil memasukkan jajan dalam mulutnya.


"Mau liburan gak?" Tanya Al, merapikan anak rambut Lea kebelakang telinga.


"Kamu maunya kemana? Nanti aku langsung cari tiket buat ke sana"


Lea diam memikirkan liburan kemana kali ini. "Gimana kalau Surabaya? Udah lama gak ke sana. Kangen sama makanan sana. Boleh gak?"


"Tentu, apapun tuan putri mau kita ke sana" Lea bersorak gembira, akhirnya bisa ke Surabaya. Al hanya menggelengkan kepala pelan.


"Kapan mau ke sana?" Tanya Lea, penasaran.


"Lusa, habis ini aku pesan"


"Makasih Al" Lea memeluk Al, rasanya senang sekali.


"Sama-sama" Ucap Al, membalas pelukan Lea mengelus rambut panjang milik Lea.


...…...

__ADS_1


Bel berbunyi membuat Lea yang. sedang. mencuci menghentikan kegiatannya. Memastikan kran dan menuju ke pintu, membukanya mendapatkan Bunda dan Mama yang tersenyum manis kearah Lea.


"Eh Bunda! Mama" Lea mengecup kedua tangan wanita tersayangnya.


Mempersilahkan mereka berdua masuk, Rika dan Amel ke sini ingin memberikan rapor mereka berdua. Lumayan bagus Lea peringkat 3 di kelas dan Al peringkat 1 di kelas.


"Makasih Ma, Bun udah dibawain" Lea menerima rapor tersebut. "Oh iya, Mama sama Bunda udah makan? Lea masak nasi kuning tadi pagi Al minta"


"Gak usah sayang, kita tadi udah makan kok dijalan" Tolak Rika secara halus.


"Oh iya kamu mau liburan?" Tanya Amel.


"Iya Ma, kok Mama tau?" Lea sedikit bingung, padahal dirinya belum memberitahukan mereka, handphone saja Lea belum pegang.


"Aku yang kasih tau" suara baritone membuat Lea menoleh kebelakang. Mendapatkan Al yang duduk di sampingnya.


"Kenapa?" Tanya Al pada Lea.


Lea menggeleng kecil, "Al! Lea! Bunda sama Mama balik ya. Ada hal yang harus Bunda dan Mama tangani" Pamit Rika.


"Lho, kok pulang sih kan baru sampai Ma, Bun"


"Nanti kita ke sini lagi ya, Mama sama Bunda ada suatu hal sayang. Kalian berangkat lusa kan. Mama cuma mau pesan.. Jangan lupa buat cucu buat Mama dan Bunda" Ucap Amel membuat Lea bersemu malu.


"Mamaaa!" Rengek Lea menutupi kedua pipi nya yang bersemu merah.


"Haha, ya sudah kita pamit ya? Assalamu'alaikum" Pamit Amel.


"Waalaikumsalam"


...…...


Jangan lupa jejaknya guys! Semangat puasanya

__ADS_1


__ADS_2