
Setelah puas dengan keliling-keliling dan membeli beberapa buku untuk Rika ujian, mereka pun kembali ke parkiran untuk pulang.
Sekitar lima belas menit akhirnya mereka sampai ke apartemen Ardit, mereka berdua turun dan langsung naik untuk membersihkan diri dan melaksanakan shalat.
Sampai di dalam Rika mandi duluan dan Ardit menunggu sambil mengerjakan tugas kantornya, sepuluh menit sudah Rika memanjakan tubuhnya Rika keluar kamar mandi dengan memakai pakaian.
"kak buruan mandi bentar lagi maghrib" ucap Rika lalu menuju ke lemari mengambil pakaian dan peralatan shalat dan dirinya dan menaruhnya di kasur.
Ardit pun keluar dan mereka pun melaksanakan shalat maghrib, setelah shalat mereka bersama-sama membaca Al-Qur'an sambil menunggu waktu isya tiba.
Adzan isya berkumandang mereka berdua pun menyelesaikan membaca Al-Qur'an dan melaksanakan shalat isya, setelah selesai mereka melipat peralatan shalat dan menaruhnya ke tempat awal.
Rika turun dan membuat makan malam, karena memang tak terlalu lapar Rika berinisiatif membuat carbonara, Ardit ikut turun dan melihat Rika sedang berkutat dengan dapur karena tak ingin menganggu Ardit hanya duduk di meja makan dan hanya melihat punggung Rika.
"mau masak apa?" tanya Ardit sambil menuang air kedalam gelas.
"eh maunya sih carbonara, kak Ardit mau?" tanya Rika dan dapat anggukan dari Ardit.
Setelah mendapatkan jawaban Rika menyiapkan bahan dan peralatan setelah itu memotong bawang dan merebus mie. Beberapa menit kemudian masakan Rika telah selesai, Rika pun membawanya ke meja makan.
"tada makanan sudah siap" ucap Rika menaruh piring di meja.
__ADS_1
Mereka pun memakannya, Awalnya Rika menunggu Ardit dan melihat ekspresinya apakah keasinan atau yang lain.
"gimana keasinan gak?" ucap Rika.
"hm, asinnn.... nya pas" ucap Ardit yang membuat Rika tersenyum.
"enak banget kalau masak" ucap Ardit.
"makasih udah ah makan" ucap Rika.
Mereka pun memakannya, selesai makan mereka berdua menuju ke ruang tamu dan Ardit melanjutkan pekerjaannya dan Rika melanjutkan tugas kampus, saat lagi konsen-konsennya handphone milik Rika berdering dan membuat si punya HP mendengus kesal.
"Amel ngapain ni anak" batin Rika.
"assalamualaikum adikku sayang" ucap Amel yang di lembut-lembut kan.
"waalaikumsalam kakak ku yang cantiknya tiada huek" sahut Rika.
"agh lo mah gak seru, tau gitu gue gak kasih kata-kata manis gue" sebal Amel.
"serah, ada paan?" tanya Rika.
__ADS_1
"besok gue jemput lu ya? besok masuknya agak siangan kan, jadi gue jemput lo" ucap Amel di sebrang.
"iya tapi gue bilang dulu ke kak Ardit di izinin apa gak" ucap Rika.
"oke kalau di izinin kabarin gue, dan jangan lupa sharelock ya" ucap Amel.
"iya nanti gue share ke lo" ucap Rika.
"ya udah cuma itu aja, gue tutup ya, assalamualaikum" ucap Amel.
"waalaikumsalam" ucap Rika lalu menutup panggilan.
"kenapa?" tanya Ardit.
"besok Mel mau jemput soalnya besok masuknya agak siangan, kita mau berangkat bareng boleh gak?" tanya Rika.
"iya, aku izinin tapi nanti pulangnya jangan lupa telephon" ucap Ardit.
Mereka pun melanjutkan pekerjaan masing-masing, tanpa terasa waktu telah malam mereka menyudahi dulu dan melanjutkan besok. Mereka berdua pun naik ke atas sebelum tidur Rika membersihkan muka dan melakukan skincare malamnya, setelah itu melanjutkan tidurnya.
Mereka berdua terbangun ketika suara adzan subuh berkumandang, Rika dan Ardit mengambil wudhu dan menjalankan shalat dua rakaat.
__ADS_1