Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ɪɴғᴏ


__ADS_3

hay semua Assalamu'alaikum Nana mau kasih info nih untuk kalian, mohon maaf untuk cerita Allea akan author ganti di sini.


Di sana terjadi kesalahan. Untuk itu, akan nana ganti buat di cerita Perjodohan Berakhir Cinta.


Nana minta maaf sekali lagi, untuk itu mulai besok Nana akan up di sini kembali dan hari ini akan nana tulis untuk prolog nya saja. Dan Nana minta maaf untuk para readers, yang sudah baca cerita Allea.


Happy reading stay safe, stay healthy semuanya!!!


...-----...


...Enjoy and happy reading semua!!!...


...-----...


Semuanya berada di ruang keluarga, rumah Aldebaran. Sunyi tak ada yang membuka suara, hingga suara bariton sang papa membuka obrolan.


"Papa mau kamu nikah sama Lea"


"Hah? Nikah!" ucap mereka berdua dengan kaget dan saling tatap.


Apa? Nikah yang bener aja, apa kata orang nanti kita hanya sahabat dan itu gak lebih, di garis bawahi hanya sahabatan.

__ADS_1


"Pa, papa gak becanda kan? Kita temenan lho pa masa nikah sih yang bener aja!" Ucap Al yang tak Terima.


"ralat sahabatan maksudnya gimana sih" bisik Lea yang tak Terima.


"Iya om kita cuma sahabatan dan gak lebih, kalian becanda kan haha" dengan tawa yang garing.


"kita serius" ucap mereka berempat bersamaan.


"lagian ya, bunda liat kalian cocok kok kenapa gak nikah aja, ya gak?" tanya Rika -bunda Al kepada yang lain.


"tapi bun, lagian ya kita aja gak cinta gak ada rasa dan bunda tau kan kalau kita berantem mulu dimana pun dan kapan pun. Gimana mau nikah coba?"


"lagian siapa juga yang mau nikah sama cewek yang cerewetnya minta ampun kayak nih anak" guman Al tapi masih terdengar oleh Lea.


Lha terus tadi apa?


"Ma udah lah ngapain sih pakai nikah-nikah segala, kehidupan Lea masih panjang Ma. Lea masih mau nikah Lea masih mau ketemu jodoh Lea nantinya" ucap Lea, kembali duduk.


"gak usah jauh-jauh Le tuh sebelah kamu ada"


"Dia?" ucap mereka sambil menunjuk satu sama lain.

__ADS_1


"Cih ogah" membuang muka.


Ardit, Arko, Rika dan Amel hanya menggelengkan kepala.


"Udah gak ada penolakan, pokoknya kalian minggu depan udah nikah titik! Gak ada bantahan" Ucap Arko dengan serius, yang membuat mereka berdua menutup mulut.


"Al Bunda mohon, kali ini aja turutin yang bunda mau ya? Bunda gak minta apa-apa kok dari kamu cuma ini aja. Bunda mohon" ucap Rika memohon dengan mata berkaca-kaca.


"Tapi Bun-"


"Al Bunda mohon nak, mau ya? Bunda mohon sayang" ucap Rika sambil mengelus tangan Al.


Lea hanya melirik di dalam hati dirinya berdoa semoga Al tak menerima "ya Allah semoga Al gak Terima perjodohan ini, semoga Al menolak mentah-mentah Lea mohon ya Allah, Al please tolak please" batin Lea yang tak berhentinya berdoa.


"Al Papa mohon, Papa juga gak minta apapun dari kamu. Papa cuma mau yang terbaik buat kamu. Papa gak mau kamu salah pergaulan Al, apalagi zaman sekarang kamu tau sendiri kan pergaulan bebas di mana-mana?" tanya Ardit -papa Al.


"Papa tau kamu gak akan melakukan itu tapi papa yakin kalian punya rasa selama ini, tapi semua tersembunyi" lanjut Ardit.


...----...


Apakah Al dan Lea akan menerima perjodohan ini? Atau akan menolak mentah-mentah? ikutin terus ceritanya.

__ADS_1


Semoga suka sama ceritanya.


Jangan lupa tinggalkan jejaknya karena satu jejak berarti untuk Nana. Terima kasih yang sudah dukung cerita Nana dari cerita sebelumnya 🤗


__ADS_2