Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ɪɴsᴛᴀɢʀᴀɴ


__ADS_3

Al dan Lea sudah siap untuk pulang ke Jakarta, sekarang mereka sedang berada di perjalanan menuju ke bandara.


Lea gadis itu sedang tertidur, akibat semalam begadang. Setelah beberapa menit mereka berdua sampai di bandara.


"Bangun Le, udah sampai" Bisik Al.


Lea yang mendengarkan bisikan Al mulai membuka matanya. "Udah sampai?" tanya Lea dengan suara khas bangun tidur.


"Udah, yuk turun"


Setelah chek in dan sebagainya akhirnya, panggilan menuju Jakarta tiba. Di dalam pesawat, Lea tak berhenti nya mengoceh, biasa, drama yang dia liat pasti dia ceritakan ke Al.


Dan Al hanya menangapi dengan anggukan, ngeselin sih udah ngobrol panjang lebar cuma dijawab singkat.


Ya, mau gimana lagi. Al aja gak tau sama apa yang diomongin Lea, dirinya hanya menjawab seadanya, dan bertanya jika perlu.


"Beneran kesel tau, jahat banget jadi orang. Kek dajjal lah orangnya" Kesal Lea.


"Dajjal nya kek mana?" tanya Al.


"Kek kamu" dengan tampang watados (wajah tanpa dosa) nya Lea berbicara seperti itu.


Al hanya menggelengkan kepala, mengapa gadisnya makin kesini makin ngeselin. Tapi karena sayang gak jadi.


"Udahlah ngantuk, mau tidur" Memejamkan mata dan menyandar pada bahu Al.


"Untung istri kalau gak gue piting nih cewek" Batin Al.


.........


Hampir satu jam setengah mereka berada di dalam pesawat, sekarang mereka sampailah di kota Jakarta.


"Langsung apartemen?" tanya Lea.


Al mengangguk, "Ya lah mau kemana?"


"Ya... Kali mau kemana gitu" Cicit Lea.

__ADS_1


"Ke kantor papa gimana? papa tadi kirim pesan buat ke sana" Al menatap pesan dari mertua yang paling- ngeselin, pantesan Lea ngeselin bapaknya aje sama-sama ngeselin.


"Boleh, udah lama gak ke sana"


"Kamu mah semuanya boleh" Al masih fokus dengan jalanan.


Btw, Al memakai mobil. Tadi menyuruh sang bunda untuk mengirim mobil ke bandara


"Ih ngeselin" Memukul pelan lengan Al. "Lagian ditawari juga, ya terima lah. Rezeki tau! Gak boleh ditolak"


"Iya sayang"


"Dih sayang-sayang"


"Tapi sayang kan?" Ucap Al, menaik turunkan kedua alisnya.


"Iya sayang" Cicit Lea malu-malu.


"Dih malu-malu, biasanya juga malu-malu in" Ucap Al, yang terdengar sangat-sangat menyebalkan ditelinga Lea.


"Mirror mas!" Kesal Lea. Mulai nih berantemnya.


"Tau ah, Al ngeselin" Lea membuang muka, menatap luar jendela yang menurutnya lebih asik. Ngomong sama Al kek ngomong sama tembok sekarang.


...…...


Al memarkirkan mobilnya di depan gedung yang menjulang tinggi, mereka sudah sampai di perusahaan Arko. Setelah memarkirkan mobil mereka berdua masuk kedalam.


Menuju ke lift khusus, mereka naik menuju ke lantai lima belas. Ruangan Arko.


Ting


Lift terbuka, dengan langkah lebarnya, dan tentunya wajah datar Al berjalan menuju ke ruangan Arko yang berada di ujung.


Mereka berdua langsung masuk, setelah Arko memberi izin. Al dan Lea mengecup tangan Arko. Lea yang tak paham dengan permasalahan dan malas ikut campur pamit keluar untuk membeli minuman di cafe.


Sambil menunggu Lea membuka akun instagramnya, sudah lama Lea tak membuka akun instagramnya.

__ADS_1



Pesanan Lea datang, sambil menunggu Al yang katanya mau ke sini. Lea ber-selfie dan mempostingnya di akun IG.



6.378 likes


@lealou_ xoxo 🦋


@achacaca__ kok kenal tempatnya?!


@ghea.atn cantik bener temen gua @lealou_


@fansallea_ cans banget 😍


@jojo.abraham oleh-olehnya ditunggu!


@pemutih.alami mau secantik kak Lea? Yuk mampir ke toko kita


@achacaca__ @jojo.abraham gak tau malu lo!


@jojo.abraham @achacaca__ bodo!


@dnish_mdsion @lealou_ kapan lo pulang?


@alvaroadbr_ @lealou_ ❤


@leaou_ @jojo.abraham ntar gua kasih, @achacaca__ hm mana ku tau, @ghea.atn thx 😍, @dnsih_mdsion otw, @alvaroadbr_ 😘💓


Lea menggelengkan kepalanya, tangannya menari di atas keyboard. Membalas pesan dari para sahabat dan pengikutnya.


"Al mana ya? Masa gue telpon" Ucap Lea pada diri sendiri.


"Em gak usah deh, gue tunggu aja. Palingan mereka masih sibuk diskusi. Eh tapi napa Al komen. Au ah pusing" lanjut Lea kembali.


...…...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak pay-pay!


__ADS_2