Perjodohan Berakhir Cinta

Perjodohan Berakhir Cinta
ᴍᴇsᴜᴍ


__ADS_3

Semua murid berlarian keluar kelas, bel pulang telah berbunyi membuat mereka semua bersorak gembira.


Lea masih ada di kelas, buku catatan nya ketinggalan membuat dirinya kembali lagi ke kelas untuk menggambil buku.


Lea berjalan keluar, Tiba-tiba dirinya di hampiri anak cewek, mungkin adik kelas terlihat dari bed nya yang berwarna hijau.


"Maaf kak" Panggil cewek tersebut yang bernama Salsabila.


"Iya kenapa dek?"


"Maaf kak, kakak di suruh untuk ke gudang belakang, di suruh buat ambil barang di sana"


"Barang?" Lea sedikit bingung, ngapain dia di suruh ambil barang di gudang?.


"I-iya kak, kakak tunggu sana aja"


"Siapa yang su-"


Belum juga melanjutkan ucapannya, gadis tersebut dengan cepat memotong ucapan Lea dan pergi meninggalkan Lea yang berdiri mematung.


"Maaf kak aku cuma di suruh aja. Kalau gitu aku pamit" Ucap gadis tersebut lalu meninggalkan Lea.


Lea mengidikkan bahu, berjalan menuju ke gudang walaupun begitu ada perasaan yang kurang enak.


Sampai di gudang, bukan gudang melainkan tempat-tempat peralatan olahraga.


Sepi...


Tak ada orang di sana, Lea masuk ke dalam menatap sekeliling. Langkahnya mundur hingga dirinya menabrak seseorang.


"Akhh" Teriak pea langsung menoleh ke belakang.


"Kevin?"


"Lea?"


Ucap mereka bersamaan, bertepatan dengan itu pintu gudang tertutup membuat mereka berdua sama-sama kaget.


Dok.. Dok.. Dok..


Mereka sama-sama menggedor pintu. Tapi di luar tak ada yang sautan di luar.


"aduh gimana ini?" Ucap Lea khawatir.


Bukannya apa-apa, dirinya takut akan menjadi fitnah nantinya jika mereka berduaan di dalam gudang. Walaupun pastinya iya.


"Siapa sih yang kunci segala" Ucap Kevin sambil menatap sekitar.


Tak ada fentilasi, tak ada jendela hanya ada lampu remang-remang.


Lea kembali menangis, ingatannya kembali saat dirinya terkunci di kamar mandi.


"Hiks"


Kevin yang mendengarkan tangisan lea menoleh, menghampiri dan memberitahu bahwa semuanya tak akan terjadi apa-apa.


"Hiks gimana dong"


"Lo tenang aja, sekarang kita berusaha buat buka pintu kita cari apa gitu. Lo ada jepit atau gak gunting?"


"Gak ada, gue gak pakai jepit" Ucap Lea sambil menangis.


"Siapa sih ah yang berani kunci kita!"


"Mana gue tau! Udahlah lo jangan nangis nanti malah gue yang di kira lakuin aneh-aneh sama lo"


Lea menatap jam sudah pukul empat sore. Tau gitu tadi dirinya gak usah ikuti omongan adik kelasnya.


Mereka masih berusaha memikirkan gimana caranya buat keluar dari sini?


"Lo cari sana biar gue cari sini" Ucap kevin sambil mencari-cari benda yang sekiranya bisa untuk membuka pintu.


Lea mencari, kepalanya kembali pusing. Membuka handphonenya.

__ADS_1


Lowbat


Kenapa sih kalau lagi urgent gini mah lowbat handphonenya! Gak tau apa lagi ribet gini pakai lowbat.


"Ck ini HP juga pakai mati segala, Lama-lama gue ganti juga lo" Gimana Lea dengan kesal.


"Vin"


"Apa?"


"Pinjam handphone lo" Ucap Lea menyodorkan tangannya.


"Buat apa?"


"Gue jual! Buat telpon lah lo mau kita kejebak di sini semalem? Gue sih ogah"


Kevin memberikan handphonenya pada Lea, tak berapa lama HP nya malah balik lagi.


"Kenapa?"


"Gak ada sinyal!" Kesal Lea mengembalikan HP kevin.


Mencoba kembali untuk membuka pintu, tapi sama sekali tak ada yang mendengar teriakan mereka.


Di parkiran, Al sudah mengeram kesal, sudah jam segini Lea belum menampakkan batang hidungnya, padahal cuaca juga udah mulai mendung.


Di parkiran Al tak sendiri ada Revan, Acha dan juga Jojo. Yang lain sudah pulang. Mereka bertiga menunggu Lea karena Acha ada suatu hal yang ingin dia sampaikan.


"Lo gak tau Lea dimana?" Tanya Al pada Acha.


Acha mendongak menatap Al. "Mana gue tau! Kalau tau pun udah gue jemput"


"Ada yang gak beres" Guman Revan tapi terdengar dengan yang lain.


"Maksud lo apa Van?" Tanya Jojo dengan bingung.


"Mending kita cari Lea sekarang"


Semuanya mengangguk, mereka mencari keberadaan Lea. Mulai dari lantai atas hingga bawah, Al dengan Jojo dan Revan dengan Acha.


"Lea lo dimana?" Ucap Acha mencari keberadaan sahabatnya tersebut.


Di gudang, Lea mulai kembali menangis. Takut? Jangan tanya. Tak ada cahaya, tak ada oksigen.


Cit.. cit..


Suara itu membuat Lea menoleh. Dengan cepat Lea bangkit. Ada tikus dong.


"Akhh! Tikus" Teriak Lea.


Lea bersembunyi di belakang badan Kevin. Dengan cepat Kevin mengusir tikus tersebut.


"Hiks takut" Cicit Lea.


Nafas Al naik turun, pikirannya kembali tak enak. Apalagi pikirannya kembali saat Lea celaka di dalam kamar mandi.


"Udah ketemu?" Tanya Revan yang baru datang dengan Acha.


"Belum"


Di depan gudang, seperti biasa tukang pembersih membersihkan keadaan sekitar, bapak tersebut ingin menuju ke gudang untuk membersihkannya.


Membuka gembok dan membuka pintu, betapa kagetnya bapak tersebut melihat Kevin dan Lea berduaan dengan keadaan memeluk.


Revan tak sengaja memeluk Lea yang terlihat ketakutan.


"Kalian berdua! Bukannya pulang malah berbuat mesum di sini!" Teriak bapak tersebut membuat Lea dan Kevin saling tatap.


Lea langsung saja mendorong tubuh Kevin agar menjauh.


"Kalian berdua ikut saya!" Ucap bapak tersebut menarik kedua tangan Lea dan Kevin.


...…...

__ADS_1


Sekarang mereka berdua berada di ruang kepala sekolah. Tak hanya mereka berdua saja melainkan ada Al, Revan, Jojo dan Acha.


Mata Al dari tadi menatap tajam orang yang ada di depannya. Lea yang mendapatkan tatapan tersebut dibuat takut sendiri.


"Bisa kalian jelaskan?" Ucap Pak Budi selaku kepala sekolah.


"Kita berdua di jebak pak"


"Di jebak?"


Mereka berdua mengangguk, me jelaskan apa yang terjadi. Bukannya selesai malah memanas. Bapak penjaga tersebut juga menceritakan apa yang terjadi.


"Saya kecewa dengan kelakuan kalian"


"Tapi pak kita gak ngelakuin hal tadi, demi apa pun saya gak ngelakuin hal tersebut" Ucap Kevin membela diri.


Akhirnya masalah pun selesai, jam sudah menunjukkan pukul enam. Mereka akhirnya dipulangkan.


...…...


Berita tentang Lea dan Kevin kembali menjadi bahan trending topik di SMA Trisatya. Al awalnya percaya tak percaya tapi setelah mendengarkan apa yang Lea jelaskan semalam membuatnya yakin bahwa mereka berdua hanya dijebak.


Menggandeng tangan Lea, Al bisa merasakan tangan Lea yang begitu dingin.


Nama Lea kembali terdengar, setelah dua kasus yaitu kasus keracunan dan kecelakaan di kamar mandi.


"Gila lho gue kira Lea anaknya baik ternyata itu cuma topeng doang"


"Wah gak nyangka gue, ternyata dia ngelakuin hal sekotor itu. Apalagi sama Kevin musuh terberat sahabatnya sendiri"


"Iya apalagi Lea termasuk murid pinter"


"Ya elah muka aja baik tapi hatinya busuk sama aja"


"Bener tuh, muka gak menjamin hati"


Lea tak bisa lagi menahan air matanya, baru juga menginjakan kaki namanya menjadi sorotan di sini.


Al yang geram langsung saja memarahi mereka.


"Bisa diem gak tuh mulut?" Ucap Al menatap tajam mereka.


Semuanya langsung sunyi, walaupun begitu tak sedikit juga yang bicara bisik-bisik.


Acha, Danish, Ghea, Revan, Jojo dan Thony datang. Menghampiri mereka sesekali memarahi dan mengusir mereka.


"Lea" Acha langsung saja memeluk Lea.


Dirinya tak kuat melihat Lea yang di bully seperti ini. Ya walaupun hanya omongan tapi bisa saja omongan mereka melukai hati Lea.


"Sabar ya Le, gue tau kok bukan lo yang lakuin ini" Bisik acha memberikan semangat kepada sahabatnya.


Lea tak bisa lagi menahan air matanya, Lea bukan cewek tegar. Apalagi dirinya tak bisa menghadapi ini semua.


Bilang saja Lea lemah, memang dirinya lemah. Siapa sih yang tak tahan dengan omongan pedas orang-orang.


Ada memang yang kuat tapi itu tidak bagi Lea


"Sabar Le" Ghea ikut juga memeluk sahabatnya di susul juga dengan Danish.


Tak jauh dari mereka, ada orang yang menatap Lea senang. Akhirnya bisa juga membuat nama Lea menjadi turun dan membuat Lea malu.


"Selamat Lea, akhirnya semuanya terbalaskan. Et... tapi ini masih belum apa-apa, lo akan tau apa yang akan terjadi nantinya" Ucap orang tersebut dengan senyum devil nya.


Meninggalkan tempat tersebut dan berjalan menuju ke kelas dengan senyum kemenangan.


...…...


Jahat banget sih orang yang jebak Lea 😭


Selamat menjalankan puasa ramadhan semua. Semoga puasanya lancar ya!! Nih buka puasanya di temenin sama Allea 🥰


Lanjut gak nih? Komen banyak-banyak guys

__ADS_1


Jangan lupa follow, klik like jika suka, komen lanjut, dan jangan lupa vote nya juga.


See you next episode guys!!


__ADS_2