
...Hai semua apa kabar?...
...Selamat Malam semua!!!...
...Jangan lupa jejaknya!!!...
...Happy reading...
...-------------...
Saat ini Ardit dan Rika sedang berada di keramaian supermarket. Untuk membelikan susu bumil untuk Rika.
Tadi setelah USG Ardit langsung mengajak Rika menuju ke supermarket, membeli susu serta vitamin.
Dan hasil USG tadi menyatakan bahwa kandungan Rika baik-baik saja. Hanya perlu istirahat dan tak boleh banyak pikiran. Sekarang Rika dan Ardit menuju ke rak susu bumil.
Rika hanya memilih rasa coklat, sedangkan Ardit dia menggambil semua rasa satu persatu dia masukan ke dalam keranjang. Rika hanya menggelengkan kepala.
Setelah itu mereka menuju ke rak vitamin. Menggambil minyak ikan dan memasukkan kedalam keranjang belanjaan.
"udah semua kan?"
"udah deh kayaknya" mengecek barang belanjaan "udah semua by"
"oke kita pulang, sini hubby yang bawain" mengambil alih kresek belanjaan.
"nanti beli cilok di pertigaan dulu ya?" ucap Rika.
Ardit mengangguk "iya sayang, ngidam lagi?" Rika mengangguk kepalanya.
Untung saja Rika tak meminta yang aneh-aneh. Kemarin Rika meminta rujak. Dan ya Rika yang notebate nya gak suka rujak pun membelinya.
"anak papa mau Cilok ya hm?" mengelus perut datar Rika.
__ADS_1
Ardit pun menjalankan mobil menuju ke tempat jualan siomay. Sampai pertigaan Ardit turun membeli cilok yang Rika inginkan.
Selesai membeli cilok, Ardit kembali lagi dan memberikan kresek berisi cilok ke Rika.
"makasih hubby" mengambil kresek tersebut.
... ----------------------...
Kehamilan Rika sudah berjalan dua bulan setengah.
Jam sudah menunjukkan pukul 23.50 WIB. Ardit dan Rika sedang duduk di atas karpet berbulu, Ardit menemani Rika menonton drakor, Rika menyandarkan diri pada dada bidang milik Ardit.
Malam-malam tiba-tiba Rika bangun dan meminta Ardit untuk menemaninya menonton drakor.
"by"
"mau pecel lele"
"kamu yakin sayang, mau cari dimana ini udah jam 12 malam lho"
"ih gak mau, katanya kamu mau nurutin semua aku mau pecel lele by. Masa iya kamu tega sih" rajuk Rika.
"tapi ini udah malam sayang, hubby buatin aja ya" bujuk Ardit.
Rika menggelengkan kepala "gak mau, mau beli di luar hiks masa kamu tega sih" ucap Rika dengan mata berkaca-kaca.
"oke hubby cari ya, kamu tunggu di sini" Rika mengangguk dengan senyum.
Ardit mengambil kunci, menyambar hoddie yang berada di belakang pintu. Turun ke bawah dan menyalakan mobil.
Sudah hampir dua setengah jam Ardit berkeliling mencari pecel lele untuk Rika. Sudah semua tempat Ardit datangi tapi tak ada yang buka hingga akhirnya ada rumah makan yang buka.
Ardit langsung memarkirkan mobil dan memesan nya.
__ADS_1
... -------------------------...
Ardit menatap Rika sambil menggelengkan kepalanya. Sudah satu jam Rika menyueki dirinya dan fokus pada pecel lele yang ia makan.
Rika bersendawa kecil, menepuk perutnya yang sudah kenyang. Dan berdiri untuk membereskan sisa makanan.
"mau kemana?"
"ini mau balikin piring"
"gak usah biar hubby aja, bentar lagi subuh kamu siap-siap" mengambil alih piring dan turun ke bawah.
Rika mengangguk, masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri. Selesai mandi, Rika keluar sudah dengan pakaian yang menempel pada tubuhnya. Lalu menyuruh Ardit untuk mandi.
Sambil menunggu Ardit Rika menata sajadah. Ardit keluar dengan kaos putih polos dan celana hitam pendek. Mereka pun melaksanakan shalat subuh berjamaah.
Selesai shalat tiba-tiba perut Rika mules dengan cepat-cepat Rika membuka mukena dan berlari ke kamar mandi. Sudah tiga kali Rika bolak-balik ke kamar mandi.
Rika duduk di atas kasur, Ardit sudah menyuruh Rika untuk meminum obat dan tak lupa juga menelphone dokter untuk mengecek kandungan Rika.
"masih sakit gak? tunggu sebentar ya, sebentar lagi dokter Jihan juga dateng" sambil mengelap pelipis Rika yang dari tadi keluar keringat.
"iya by"
Dokter datang dan memeriksa keadaan Rika.
"keadaan kandungannya baik-baik saja. Kandungannya kuat, hanya saja jangan sampai terulang lagi ya karena bisa membahayakan kandungan"
Rika dan Ardit sama-sama mengangguk. Dokter Jihan pun pamit untuk undur diri. Rika menyuruh Ardit untuk berangkat kerja tak Rika merasa tak enak karena membuat Ardit melakukan cuti terus.
... ----------------------------------...
Jangan lupa tinggalkan jejaknya karena satu jejak berarti banget buat author!
__ADS_1
Nb : maaf banget ada beberapa nama visualnya yang author ganti, karena author ngerasa kurang pass aja 😁 jadi kalau ada kesalahan nama atau yang lain bisa kalian komen di bawah!