
Kini Zidan sengaja mengantar Siska untuk menemui Hamdi di jembatan yang menjadi saksi pertemuan pertama keduanya saat Siska akan menggugurkan Cleo saat dulu.
Dari kejauhan tampak dengan jelas seorang pria berpakaian rapih tengah menatap jam di tangannya dengan raut wajah yang cemas, hingga Zidan pun terdiam dan mencoba menanyakan pada Siska apakah dia yakin akan menemui Hamdi saat ini juga.
"Kau yakin akan mengatakan semuanya pada dia sis? Mas tak ingin kau ikut campur dalam rumah tangga mereka, namun jika semua yang Naura lakukan selama ini telah menyakitimu. Maka mas pun Takan pernah diam jika wanita ular itu terus saja mengganggumu bahkan setelah Hamdi resmi menjadi miliknya. Mas akan terus berada di sisimu dan mendukung apapun keputusan. Namun kamu harus tahu batasan dirimu dimana sebab mas tak ingin jika keluarga mas termasuk kamu kenapa Napa"
Siska tersenyum dan memeluk tubuh Zidan di sampingnya seraya berkata bahwa apapun yang ia lakukan Takan pernah mungkin membuat semua orang kena imbasnya.
"Aku tahu batasanku mas dan aku tak pernah mengorek privasi mereka. Aku sudah tak perduli dengan apapun tentang Hamdi saat ini. Namun aku ingin membuat keadilan untuknya dan juga untuk Cleo setelah apa yang ia lakukan pada putra kesayanganku "
Siska mulai melangkah keluar mobil dan meninggalkan Zidan yang masih mengawasinya dari kejauhan. Tanpa Zidan ingin tahu apa yang sebenarnya Hamdi ingin katakan pada Siska.
__ADS_1
Hamdi yang sejak tadi tengah gelisah menunggu Siska yang tak kunjung datang. Berniat untuk melangkah pulang. Namun saat ia menoleh ke belakang, wanita cantik yang sejak tadi ia tunggu sedang menatapnya penuh dengan binar di matanya.
"Siska" gumam Hamdi pelan saat menatap wanita cantik yang selama ini masih saja mengisi relung di hatinya.
Siska hanya terdiam. Ia tak ingin jika harus berbasis basi dengannya, sebab rasa sakit di hatinya dengan ketakutan yang Hamdi miliki jika bersamanya masih saja melekat di ingatannya.
"Apa yang ingin kau katakan?" tanya Siska dengan ketus.
"Apa Zidan mengantarmu Sis? Sebegitu buruk kah aku dimatanya sampai ia mengawasiku sebab takut aku melukai adik kesayangannya. Hemh, ternyata aku memang telah mendapatkan cap buruk di dalam keluargamu".
Siska memutar matanya karena malas. Ia tak ingin jika Hamdi berpikir buruk tentang keluarganya padahal ia jelas jelas tak pernah menganggap masalah dengannya sebagai pemutus silaturahmi yang terjadi dengannya.
__ADS_1
"Kau berpikiran buruk tentang keluargaku sampai sampai kau lupa akan niatan kamu bertemu denganku disini Ham. Jujur saja kami tak pernah sedikitpun berpikiran buruk tentangmu selama ini. Bahkan kau lupa keakraban kami kepadamu saat pernikahanmu dulu. Kau tahu kan keluargaku bagaimana ? dan kau pun pasti Takan lupa dengan sikap kakakku sebab kalian telah berteman selama ini. pikiranku yang membuat kami terlihat buruk di matamu dan pikiranmu yang telah membuat kita seperti ini. Aku selama ini tak pernah mengganggapmu buruk. Dan aku selama ini bahkan masih menyimpan namamu di tempat yang seharusnya ku miliki untukmu. kumohon berhentilah berpikiran buruk tentang keluargaku. Sebab kita tak tahu bagaimana hubungan kita kedepannya Ham. Sekarang cepat saja ke intinya. Aku tak bisa meninggalkan Cleo dengan Mbak Nayla terus. kasihan dia"
Hamdi tertampar dengan kata kata yang dilontarkan oleh Siska. Hingga ia pun seketika bungkam dan segera membahas masalahnya dengan Naura.
"Jadi apa kau punya bukti tentang kehamilan Naura?" tanya Hamdi dengan nada yang cukup serius.
Siska kemudian membuka ponselnya dan menunjukan rekaman saat dirinya memergoki Naura saat mengumpat di dalam toilet rumah sakit. Hamdi menahan gemuruh di dalam dadanya kala tahu ternyata istrinya telah tidur dengan pria lain sebelum menikah dengannya. Dan parahnya lagi Naura bahkan tak bertanggung jawab dengan kehamilan yang ia miliki bersama lelaki yang telah merenggut kesuciannya.
"dasar perempuan sampah! Aku Takan melepaskanmu dan membiarkanmu menipuku dengan wajah ularmu itu" umpat Hamdi dengan geram seraya mengepalkan tangannya.
*untuk kelanjutan cerita ini mohon maaf tidak bisa up setiap hari. Mohon maaf sebesar besarnya untuk yang telah lama menunggu cerita ini. Semoga kalian sehat sehat dan terimaksih sebanyak banyaknya telah menunggu kelanjutan cerita ini 🙏❤️❤️❤️❤️🥺insyaallah jika ada waktu saya up lagi
__ADS_1